fbpx

Business Analyst, Ini Job Desk dan Tanggung Jawabnya 

Di era , dan menjadi dua hal yang tidak terpisahkan. Tapi, untuk menghubungkan keduanya dibutuhkan peran seorang Analyst. Nah, makin penasaran deh, apa itu ?

Singkatnya, Business Analyst adalah peran yang mengisi gap antara teknologi dan bisnis dengan melakukan analisis. 

Seperti namanya, Business Analyst menggunakan analisis untuk meningkatkan nilai bisnis, produk atau layanan. Bukan pekerjaan yang mudah tentunya, karena Business Analyst dituntut untuk dapat berpikir seimbang, baik dari segi bisnis maupun teknologi. 

Agar lebih jelas, simak pembahasan berikut ini. 

Business Analyst Adalah?

Business Analyst adalah seseorang yang menganalisis proses, sistem, produk, dan layanan (service) perusahaan untuk kemudian ditingkatkan agar lebih efisien. 

Dalam pekerjaan sehari-harinya, Business Analyst lekat dengan angka, dan pengembangan produk. 

Kemahiran Business Analyst dalam menggunakan teknologi untuk menganalisa data, menjadi bekalnya untuk merekomendasikan sistem  / model / solusi yang menguntungkan bagi perusahaan. 

Business Analyst membantu perusahaan mendokumentasikan proses bisnis dengan menilai model bisnis dan integrasinya dengan teknologi, serta menyarankan solusi untuk meningkatkan efisiensi kegiatan operasional perusahaan.

Business Analyst bekerja bersama dengan pimpinan bisnis, tim IT, dan stakeholder lainnya untuk mengkomunikasikan tujuan bisnis, sistem, produk, proses dan layanan bisnis. 

Soft skills yang wajib dimiliki seorang Business Analyst diantaranya adalah kemampuan analisis (analytical skills), komunikasi, riset, problem solving, visualisasi data, database, SQL, dokumentasi serta membuat laporan. 

Lantas, apa saja job desk dan tanggung jawab Business Analyst? Yuk, intip di bawah ini!

Baca Juga :  Kelebihan dan Kekurangan Bisnis Online di Website

Apa Job Desk dan Tanggung Jawab Business Analyst?

Job desk Business Analyst sangat bervariatif menyesuaikan kebutuhan perusahaan dan sektor bisnis perusahaan itu. Tapi secara umum, job desk Business Analyst adalah sebagai berikut.

  • Menganalisa dan mengevaluasi proses bisnis yang dimiliki perusahaan saat ini dan mengidentifikasi area perbaikan
  • Mengkaji proses bisnis terkini dan kemajuan teknologi untuk diperbaiki atau membuat sistem yang lebih baik dan modern
  • Meminimalisasi resiko bisnis
  • Mengenali dan memprioritaskan kebutuhan dan persyaratan fungsional dan teknis organisasi
  • Menganalisa kumpulan data menggunakan SQL dan Ms Excel 
  • , bagan, dan berbagai elemen visualisasi data lainnya
  • Membuat model keuangan untuk menunjang kebutuhan bisnis
  • Memiliki pemahaman yang baik mengenai bisnis serta persyaratan dan tujuannya
  • Merekomendasikan perencanaan struktur bisnis perusahaan
  • Memperkirakan, menyusun perencanaan, dan melakukan analisis varians dan keuangan

Tanggung jawab Business Analyst juga bervariasi menyesuaikan tahapan yang dijalani. Lima tahapan dalam pekerjaan Business Analyst adalah :

Inisiasi (Initiation)

Adalah tahap awal saat dimulainya project. Pada tahap ini, tanggung jawab Business Analyst adalah : 

  • Melakukan analisa biaya dan manfaat project yang hendak dilaksanakan
  • Mendalami kasus bisnis yang mungkin terjadi selama pelaksanaan project
  • Menganalisa kelayakan project untuk dikerjakan
  • Mengidentifikasi pengaruh stakeholder terkait pelaksanaan project

Perencanaan (Planning)

Merupakan tahap pengumpulan persyaratan terkait pelaksanaan dan pengelolaan project. Pada tahap ini, tanggung jawab Business Analyst adalah :

  • Menganalisa persyaratan project, mengatur dan mendokumentasikannya
  • Menilai dan memvalidasi solusi yang diajukan oleh
  • Meningkatkan komunikasi dengan stakeholder
  • Merumuskan plan dalam pengelolaan project
  • Merancang dan memberi rekomendasi solusi

Eksekusi (Execution)

Adalah tahap solusi dari pengembangan project. Pada tahap ini, tanggung jawab Business Analyst adalah : 

  • Menjelaskan persyaratan yang dibutuhkan oleh tim IT
  • Meninjau pengembangan solusi yang telah diajukan pada tahap planning
  • Berdiskusi dan membuat kesepakatan akan ruang lingkup project
  • Membuat beta test script
  • Menyelesaikan konflik / masalah yang mungkin terjadi melalui komunikasi dengan tim

Baca Juga : Apa Itu Copywriter? Tugas dan Tanggung Jawab Pekerjaannya

Pengawasan dan Pengendalian (Monitoring and Controlling)

Adalah tahap untuk menjaga project berjalan sesuai rencana. Pada tahap ini, tanggung jawab Business Analyst adalah :

  • Membuat test script dan mengujinya terhadap modul dan integrasi secara komprehensif
  • Melaksanakan User Acceptance Test (UAT)
  • Menyusun laporan dari hasil pengujian yang telah dilakukan
  • Mengakomodasi apabila ada permintaan perubahan dari klien pada developer
Baca Juga :  Syarat Daftar Google Adsense Untuk Blogger

Closing

Merupakan tahap akhir dari pelaksanaan project. Kini, tanggung jawab Business Analyst adalah : 

  • Mempresentasikan project (yang sudah selesai dilakukan) kepada klien
  • Menyusun manual training 
  • Membuat dokumentasi produk akhir dan mempelajarinya sebagai bekal untuk mengoptimasi project selanjutnya

Setelah mengenal profesi Business Analyst lengkap dengan job desk dan tanggung jawabnya, apakah Anda tertarik untuk berkarir di bidang ini?

Baca Juga : Apa Itu Dropshipper? Cara Mulai dan Mekanismenya