fbpx

Apa Itu Dropshipper? Cara Mulai dan Mekanismenya

Kemunculan martkeplace di Indonesia membawa banyak perubahan. Tidak hanya dari sisi jual beli, tapi juga memotivasi banyak orang untuk mulai menjalankan sendiri. Jika kita berbicara tentang bisnis , ada banyak sekali cara memulai bisnis untuk pemula yang bisa dilakukan, contohnya berjualan dengan cara dropship atau menjadi dropshipper.

Berjualan secara dropship sangat disukai oleh para pebisnis pemula. Banyak pula pebisnis sukses yang menyarankan bisnis model ini. Namun sebelum memulai bisnis sebagai dropshipper, tentunya ada beberapa hal yang perlu dipelajari dan dipahjammi terlebih dahulu.

Maka dari itu, kali ini kita akan membahas secara spesifik mengenai apa itu dropshipper beserta cara memulai dan mekanismenya. Dengan begitu Anda akan lebih siap untuk menjalankan bisnis ini nantinya.

Apa Itu Dropshipper?

Dropshipper adalah orang yang memasarkan atau menjual produk dari supplier. Seorang dropshipper tidak harus memiliki produk atau barang ketika melakukan bisnis dropship. Keuntungan yang didapat oleh dropshipper tergantung kesepakatan yang dilakukan antara supplier dan penjual.

Pekerjaan sebagai dropshipper dianggap lebih mudah karena hanya bertugas memasarkan produk, kemudian menghubungkan pembeli dan supplier. Meski begitu, seorang drophipper juga harus jeli dan memilih produk dan supplier yang tepat. Kedua hal tersebut juga akan sangat membantu kelancaran bisnis yang dijalankan.

Keuntungan Menjadi Dropshipper

Tidak hanya menawarkan kemudahan serta keuntungan yang menjanjikan, berjualan secara dropshipper juga memberikan beberapa keuntungan lain yang layak dipertimbangkan, seperti:

1. Tidak Pelu Modal Besar

Layaknya menjadi seorang reseller, seorang dropshipper juga tidak memerlukan modal yang besar untuk memulai bisnis dropship. Itu karena dropshipper tidak harus mengeluarkan biaya-biaya tertentu seperti pembelian produk untuk stok, biaya pengiriman hingga menggaji untuk packing dan lain-lain.

Meski begitu, juga ada beberapa hal lain yang perlu diperhatikan seperti biaya , perawatan gadget juga biaya tak terduga lainnya yang berkaitan dengan bisnis yang sedang dijalankan.

Baca Juga :  Cara Setting Yoast SEO 2022 (Gampang & Mudah!)

2. Banyak Pilihan Produk

Berjualan secara dropship juga memberikan kebebasan dalam pemilihan produk. Ada banyak jenis produk yang bisa ditawarkan kepada calon konsumen. Kita bisa memiliki apakah akan menjual satu produk pada kategori tertentu saja atau banyak produk dengan beragam kategori.

Semua bergantung pada kemampuan dan strategi marketing yang nantinya akan dilakukan. Kemampuan produksi dari supplier yang dipilih juga penting diperhatikan guna mengambil keputusan.

3. Minim Risiko

Menjalankan bisnis dropship membuat kita jarang berhubungan dengan konsumen secara langsung. Selain itu kita sebagai dropshipper hanya bertugas memasarkan produk serta memastikan ketersediaan produk yang diminta.

Baca juga: Pengertian Konten Marketing dan Cara Kerjanya

Sehingga kemungkinan mengalami kerugian seperti kehabisan modal, penumpukan stok yang belum terjual hingga kendala dalam pengiriman akan sangat minim sekali terjadi. Hal itu juga yang membuat bisnis model ini aman dilakukan bagi pemula. Menjadi salah satu rekomendasi bisnis yang bisa dijalankan oleh siapa saja yang ingin memulai bisnis.

Cara Berjualan untuk Dropshipper Pemula

Bagi Anda yang tertarik menjankan bisnis dropshipper, berikut kami berikan beberapa tips berjualan untuk dropshipper pemula yang bisa dicoba, yaitu:

1. Melakukan Riset Produk dan Pasar

Sama seperti membangun bisnis pada umumnya, menjalankan bisnis dropshipper juga memerlukan riset produk dan pasar. Adanya yang lengkap mengenai produk beserta target market akan mempermudah kita dalam banyak hal, seperti menentukan konten , memilih channel promosi yang tepat hingga menjangkau calon konsumen yang sesuai.

2. Mencari Supplier yang Tepat

Saat ini tidak sulit untuk menemukan supplier yang tepat sesuai produk yang diinginkan. Kita bisa dengan mudah menemukannya melalui iklan, hingga martkeplace terpopuler.

Meski begitu, kita juga harus memiliki kriteria dalam memilih supplier, misalnya melihat produk yang ditawarkan, kualitas produk yang disediakan serta proses pengiriman ke konsumen.

3. Tentukan Harga Produk

Berjualan secara dropship tidak membatasi kita dalam mengambil keuntungan. Meski begitu, kita juga harus mengambil keuntungan dengan jumlah yang wajar. Sehingga tidak memberatkan pembeli, juga tidak menganggu biaya modal yang telah dikeluarkan.

Maka dari itu kita perlu menentukan harga produk sejak awal. Biasanya pihak supplier juga memberikan kita bantuan berupa maksimal keuntungan yang bisa didapat dari produk. Angka tersebut bisa dijadikan sebagai dalam menentukan harga produk kita nantinya.

Baca Juga :  Cara Mengatasi your Connection Is Not Private Dengan Mudah

4. Membuat Website Toko Online

Salah satu kunci sukses dalam menjalankan bisnis dropship adalah promosi. Ada banyak media promosi yang bisa digunakan, termasuk membangun website toko online untuk menampilkan produk yang kita tawarkan. Memiliki website yang dibangun dengan baik, akan memudahkan kita dalam berjualan.

Baca juga: Manfaat Cloud Hosting Bagi Website Bisnis

Adanya website official juga dapat menambah tingkat kepercayaan konsumen terhadap bisnis yang kita jalankan. Maka dari itu setelah dibuat, website sebaiknya juga dirawat dan diperhatikan dengan baik. Terutama dari sisi performa dan keamanan.

5. Maksimalkan Penggunaan SEO

Search Engine Optimization atau SEO adalah teknik optimasi yang dilakukan agar website atau konten kita berada pada halaman teratas di hasil pencarian. Teknik ini akan sangat berguna jika kita memiliki website. Terutama website yang digunakan untuk berjualan online.

Menggunakan teknik yang tepat dapat membantu kita mendatangkan banyak pengunjung. Dengan begitu, kita juga berpotensi untuk meningkatkatkan penjualan melalui website tersebut.

6. Promosikan di Media Sosial

Meski sudah memiliki website untuk bisnis dropship, kita juga tidak boleh melupakan kekuatan media sosial. Kita juga harus memanfaatkan media promosi satu ini dengan sebaik mungkin. Sebab sebagian besar pengguna internet berada di media sosial. Dengan berada di media sosial, kita juga memudahkan konsumen untuk menemukan produk atau bisnis kita.

7. Mekanisme Penjualan Secara Dropship

Mekanisme bisnis sebagai dropshipper yang paling umum adalah mencari supplier dari produk akan dijual. Pastikan juga bahwa supplier tersebut terpercaya dan memiliki sistem penjualan yang baik. Setelah itu kita bisa mengirimkan tawaran kerjasama sebelum kemudian menjual atau menawarkan barang tersebut.

Nantinya supplier akan memberikan skema harga dari tiap produk yang kita miliki. Jika kerjasama kita disetujui, maka kita bisa mulai untuk menawarkan barang-barang tersebut. Ketika ada yang melakukan pemesanan, maka kita sebagai dropshipper tinggal memproses pesanan tersebut kepada supplier. Nantinya mereka yang akan melakukan packing hingga proses pengiriman.

Begitulah sedikit gambaran mengenai bisnis dropshipper. Semoga bisa membantu Anda yang saat ini sedang mencari ide bisnis yang bisa dilakukan dengan modal minim. Apalagi bisnis ini juga termasuk fleksibel, bisa dilakukan di mana saja. Sangat cocok untuk Anda yang barus menekuni duania bisnis.