fbpx

Order Now - Dedicated Server High Performance

Hosting

Pengertian dan Jenis Jenis Cloud Hosting Server 

Rianda

Ada berbagai jenis jenis cloud hosting server yang bisa mendukung proses penyimpanan dan pengaksesan data sebuah sistem. Dengan jenis hosting server ini, akses yang diberikan lebih luas dan lebih cepat. 

Sesuai dengan namanya, Cloud Hosting Server memang memanfaatkan penyimpanan awan untuk pengolahan datanya. Hal ini berarti jenis hosting ini tidak memiliki server fisik yang dibagikan. Jenis hosting satu ini mungkin masih kurang awam dibandingkan shared. 

Mengenal Cloud Hosting Server 

Seperti yang disebutkan sebelumnya, dibandingkan dengan shared hosting. Cloud hosting memang bisa dibilang kurang awam bagi masyarakat luas. Karena selama ini penggunaannya memang belum terlalu luas dan hanya pada bidang tertentu. 

Karena itu, sebelum mengetahui jenisnya ada baiknya untuk mengetahui tentang cloud hosting server itu sendiri. Secara tradisional, hosting biasa menggunakan setidaknya satu server fisik sebagai ruang yang dibagikan pada para penggunanya. 

Sedangkan, ada cloud hosting ruang server secara fisik itu tidak diperlukan. Karena sumber yang digunakan ada pada penyimpanan aman dan menggunakan dari beberapa server sehingga beban yang ditanggung lebih seimbang. 

Hal ini yang membuat, Cloud Hosting server pada umumnya lebih cepat dibandingkan dengans shared hosting. Selain itu, akses yang disediakan juga lebih terbilang lebih cepat dan lebih mudah dibandingkan dengan shared hosting. 

Jenis Jenis Cloud Hosting Server 

Setelah mengenali pengertiannya, barulah akan dibahas mengenai jenis dari cloud hosting server ini. Secara umum, ada tiga jenis atau model serta strategi penerapan yang digunakan pada cloud hosting server. Berikut adalah penjelasan yang selengkapnya. 

1. Software as a Service atau SaaS 

Pertama ada model komputasi cloud yang bernama Software as a Service atau yang biasa dieknal sebagai SaaS. Sesuai dengan namanya, layanan ini hanya menyediakan software atau perangkat lunak yang berbasis virtual atau disimpan di dalam cloud. 

Hal ini membuat software lebih mudah untuk diakses melalui internet. Dengan adanya layanan ini, berbagai macam software bisa tersedia tanpa harus membeli infrastruktur dari software itu sendiri. 

Penyedia jasanya yang akan menjadi jaminan ketersediaan model ini. Sistem ini bisa ditemukan di berbagai brand besar software. Misalnya, Google Docs, Adobe, dan bahkan Dropbox. 

2. Platform as a Service atau PaaS

Jenis yang kedua adalah Platform as a Service atau yang disingkat PaaS. Berbeda dengan jenis sebelumnya yang berbentuk software. Akses yang diberikan pada layanan ini berbentuk platform yang dapat digunakan. 

Platform ini biasanya menyediakan berbagai layanan sekaligus. Mulai dari penyimpanan data, database engine, sampai dengan framework untuk pengerjaan. Layanan ini akan memudahkan para pengguna untuk dapat mengakses layanan dan memantaunya dengan lebih mudah. 

3. Infrastructure as a Service atau IaaS

Layanan ini menyediakan komputasi dan layanan yang sangat lengkap jika dibandingkan dengan dua jenis yang sebelumnya. Mulai dari penyediaan server, media untuk penyimpanan, jaringan, sampai dengan data center. 

Dengan menggunakan layanan ini, tidak diperlukan lagi perangkat penyimpanan untuk menyimpan data secara fisik. Selain itu, para pengguna tidak perlu melalui berbagai macam pengolahan yang umumnya sangat menyita waktu. 

Karena pengguna bisa melakukan konfigurasi secara langsung dengan cepat, gampang, dan lebih mudah serta efisien baik dari segi waktu maupun biaya. 

Itulah berbagai jenis jenis cloud hosting server. Sebelum menggunakannya, para pengguna harus memahami dulu jenis yang ada. Kemudian, menyesuaikan dengan kebutuhan yang diperlukan untuk menjalankan sebuah sistem dan website. 

Baca Juga