fbpx

Daftar Cloud Depa by Dewabiz - Dapatkan Saldo Gratis Secara Cuma Cuma!

Hosting

7 Tips Sebelum Upgrade Hosting dan Waktu untuk Upgrade

Yanti puspita

Tips sebelum upgrade hosting menjadi salah satu alternatif dan solusi bagi Anda yang merasa paket hosting yang di pilih bukanlah yang terbaik. Anda memerlukan paket hosting yang lebih handal dan memiliki fitur lengkap.

Dengan tips sebelum upgrade hosting yang akan kami bahas ini, Anda pasti bisa mendapatkan hasil maksimal dari website yang Anda miliki. Lalu bagaimana tipsnya? Dan kapan harus melakukan upgrade hosting? Tenang, karena kami akan menjelaskan secara rinci pada artikel berikut.

Tips Sebelum Upgrade Hosting

Terdapat beberapa tips sebelum upgrade hosting yang bisa Anda ketahui. Jika Anda ingin menciptakan sebuah web yang responsif dan optimal secara penuh. Seperti:

1. Menentukan Bandwidth yang Diperlukan

Tips sebelum upgrade hosting yang tepat untuk memudahkan Anda dalam membuat website adalah dengan menentukan bandwidth yang di perlukan. Hal ini jelas karena beberapa paket hanya menyediakan bandwidth yang kecil.

Jika Anda memiliki lebih banyak bandwidth, maka situs web Anda akan lebih optimal. Bandwidth juga dapat membantu situs web Anda agar tidak terlalu rentan terhadap bug atau kesalahan. Banyak pengguna layanan hosting yang mengalami masalah ini karena bandwidth yang rendah.

Jika Anda hanya membuat situs web sederhana untuk memposting konten harian, ini tidak menjadi masalah. Namun jika website mempunyai skala yang lebih besar dan sering terjadi interaksi antara pengunjung dan pemilik web, tentunya membutuhkan spesifikasi handal dan optimal.

2. Periksa Berapa Banyak Domain yang Bisa Anda Buat

Tips sebelum upgrade hosting juga mengacu pada berapa banyak domain yang dapat Anda buat setelah upgrade. Mungkin pada paket sebelumnya/standar, Anda hanya mendapat 1 domain. Saat Anda mengupgrade, periksa juga apakah Anda mendapatkan manfaat ini.

3. Periksa Status Database Upgrade Hosting

Jika Anda ingin mengupgrade hosting, maka periksa apakah status databasenya unlimited atau tidak. Kalau tidak terbatas, maka tidak masalah. Sebab, jika databasenya tidak terbatas, maka Anda akan lebih mudah dalam membangun sebuah website.

Peran database hosting adalah menyediakan infrastruktur dan teknologi untuk menyimpan, mengelola dan mengakses data secara online dengan fitur-fitur yang dapat membantu pengguna dalam manajemen database, keamanan dan skalabilitas.

Database hosting menyediakan fitur untuk mengelola data seperti membuat, menghapus, mengubah tabel, mengelola akses pengguna, mengelola indeks, membuat cadangan dan memulihkan data, serta mengelola kinerja basis data untuk memastikan kinerja optimal.

4. Periksa SSL dan Status Migrasi

SSL (Secure Socket Layer) adalah teknologi yang di gunakan untuk mengamankan komunikasi data antara server dan klien di Internet. SSL mengenkripsi data yang di kirim antara server dan klien sehingga data yang dikirim terenkripsi dan sulit di akses atau dipahami oleh orang yang tidak berkepentingan.

Hal ini membantu melindungi privasi dan integritas data serta mencegah data diretas atau dirusak saat transit. Untuk itu, pastikan SSL di aktifkan saat proses migrasi selesai. Biasanya website yang menggunakan SSL menampilkan kunci pada bilah alamat atau pada bagian bawah layar. Klik kunci untuk melihat informasi tentang sertifikat SSL yang digunakan oleh website.

5. Pastikan Ada Auto Weekly Backup dan Instan Backup

Jangan lupakan fitur Auto Weekly Backup dalam upgrade hosting Anda. Ini karena ketika Anda membuat cadangan, maka dapat menyimpan data di web. Ada kalanya terjadi masalah pada server yang menyebabkan website menjadi crash.

Tanpa adanya fitur backup, bisa di pastikan data-data yang Anda buat selama ini akan hilang. Oleh karena itu, sebaiknya gunakan fitur Auto Weekly Backup.

Hal ini juga meminimalisir hilangnya data yang Anda buat. Dengan kata lain, instan backup adalah hal terpenting yang tidak boleh Anda lewatkan. Pasalnya, hal ini menentukan konsistensi website Anda dan mencegah hal-hal yang tidak di inginkan.

6. Usahakan Memilih yang Menyediakan Fitur Google Index

Anda juga harus meningkatkan hosting Anda dalam hal akses Indeks Google. Dengan fitur ini, situs yang di buat mudah terindeks Google. Di sini Anda tidak hanya akan fokus pada SEO, tetapi juga bagaimana memasukkan situs Anda ke mesin pencari.

Penggunaan kata kunci tertentu serta fitur hosting yang tersedia juga harus di perhatikan. Tentunya alangkah baiknya jika paket hosting domain yang Anda gunakan sudah di lengkapi dengan fitur Google Index. Dengan tips sebelum upgrade hosting ini, maka dapat membuat situs terbaik dan relevan yang dapat Anda gunakan dengan mudah.

7. Cek Kecepatan Server dan Kestabilan

Tentu saja, ketika mengupgrade ke hosting unlimited, Anda juga harus memeriksa tingkat kecepatan servernya. Anda juga harus memilih kecepatan server dengan baik. Jangan sampai salah dalam memilih kecepatan server yang tersedia.

Hal ini jelas akan memberikan Anda keuntungan yang lebih baik lagi. Sebab, server yang cepat juga membuat situs Anda lebih responsif saat di konfigurasi maupun dibuka, baik melalui smartphone maupun laptop/komputer.

Anda juga harus memeriksa apakah server stabil saat Anda menggunakannya. Server yang stabil adalah server yang jarang mengalami error atau masalah. Jadi, Anda bisa mengakses semuanya dengan mudah dan pastinya tidak ribet.

Kapan Harus Melakukan Upgrade Hosting?

Pertanyaan ini sering ditanyakan oleh para pelanggan. Kapan sebaiknya Anda mengupgrade hosting? Berikut jawabannya :

Saat Performa Website Menurun

Performa website erat kaitannya dengan kapasitas dan spesifikasi hosting. Ketika kapasitas hosting penuh, performa website cenderung menurun. Situs web Anda akan lambat dan sulit di akses. Ketika ada yang masuk, terkadang prosesnya memakan waktu lama. Jika website Anda menunjukkan gejala seperti itu, sebaiknya segera upgrade hosting Anda ke kapasitas yang lebih besar.

Ketika Jumlah Pengunjung Website Meningkat

Salah satu tujuan pembuatan website adalah pengunjung. Misalnya saja Anda mempunyai toko online. Siapa yang tidak suka jika banyak pengunjung yang mengakses toko onlinenya?

Nah, itu tentu berpengaruh pada website. Pernahkah Anda merasa website Anda lambat atau bahkan lemot ketika banyak orang yang mengaksesnya? Artinya hosting Anda perlu di upgrade.

Saat Proses Bisnis Mulai Berkembang

Setiap orang pasti ingin bisnisnya terus berlanjut dan berkembang. Proses bisnis tentunya mempengaruhi website yang digunakan. Misalnya, pada saat di terbitkan, website yang digunakan masih berupa company profile.

Setelah 3 tahun, bisnis semakin berkembang dan dibutuhkan sistem informasi. Lantas, apakah tidak mungkin memaksakan hosting company profile pada website sistem informasi/toko online?

Untuk itu, semakin berkembangnya bisnis maka semakin dibutuhkan juga spesifikasi dan kemampuan hostingnya. Maka dari itu, inilah yang paling tepat untuk melakukan upgrade hosting.

Penutup

Menerapkan upgrade hosting sesuai rencana, akan memudahkan Anda dalam melakukan berbagai aktivitas yang Anda inginkan. Di sisi lain, juga dapat memudahkan Anda dalam membuat website sempurna yang sesuai dengan kebutuhan dan dapat diakses secara tepat kapan saja.

Itu saja penjelasan dari kami mengenai tips sebelum upgrade hosting dan kapan harus melakukan upgrade hosting yang bisa di sampaikan.

Baca Juga