Cara Mengatasi Error 406 Not Acceptable

Cara Mengatasi Error 406 Not Acceptable

Sebagai pemilik website, tentu Anda mesti mengetahui cara mengatasi error 406 Not Acceptable. Error 406 ini merupakan salah satu dari berbagai jenis error yang sering menimpa website. Bagi Anda pengguna layanan hosting DewaBiz yang sedang ditimpa error 406, jangan panik, terus simak artikel ini ya!

Di era digital ini, website bukanlah hal yang asing lagi. Bahkan hari ini, telah banyak UMKM yang menggunakan website sebagai media pemasaran dan branding. Sayangnya, hanya sebagian kecil saja yang memahami seluk beluk website, salah satunya yaitu mengenai error 406. Namun jangan khawatir, sebagian besar error yang terjadi pada website, termasuk error 406, tidaklah bersifat permanen. Artinya, error bisa diatasi, baik itu dengan mengatasinya sendiri atau lewat orang lain. Dalam artikel ini, DewaBiz akan fokus membahas mengenai error 406 Not Acceptable dan cara mengatasinya. Jadi jangan kemana-mana ya!

 

Cara Mengatasi Error 406 Not Acceptable – Apa Itu Error 406 Not Acceptable?

Setiap pemilik website, pasti ingin memastikan bahwa website dalam kondisi baik-baik saja. Sayangnya, website itu seperti rumah, pasti ada kerusakan-kerusakan didalamnya, baik itu skalanya kecil maupun besar. Nah, salah satu problem paling umum terjadi pada website yaitu error 406 Not Acceptable.

Sebelum ‘menguliti’ error 406 lebih dalam lagi, kami akan memberi uraian singkat mengenai apa itu error 406. Saat pengunjung website mengetikan URL pada browser, maka browser akan mengirim request pada server dalam bentuk ‘Accept Header’. Namun jika server hosting tidak menemukan file yang diminta browser, maka hal tersebut akan memunculkan notifikasi ‘error 406 Not Acceptable’. Kabar baiknya, lewat beberapa cara mengatasi error 406 Not Acceptable yang akan kami bahas dalam artikel ini, Anda akan tenang kembali!

Kasus ini bisa diilustrasikan seperti percakapan antara browser dengan web server:

  • Browser: “Hai, perkenalkan aku browser, aku ingin kenal kamu (halaman website) lebih jauh lagi! Mohon untuk mengirimkan pesan balik, aku menerima format-format tertentu loh!
  • Web server: Oke, aku akan kirimkan format padamu!
  • Browser: Maaf aku tidak mengenali respon yang kamu berikan, 406 Error – Not Acceptable.

Dari ilustrasi di atas, diketahui bahwa browser tidak menerima format yang dikirimkan oleh web server, sehingga memunculkan pesan ‘Error 406 Not Acceptable’.

Baca juga: Cara Mengatasi Error WordPress Briefly Unavailable for Scheduled Maintenance

Seringnya, error semacam ini terjadi dikarenakan mod security. Apa itu mod security? Mod security ini merupakan protokol yang diberlakukan penyedia hosting untuk memproteksi website. Jika protokol ini ‘dilanggar’, maka error 406 ini akan muncul di layar.  Selain mod security ada beberapa penyebab error 406 lain, berikut kami akan membahasnya!

 

Penyebab Error 406 Not Acceptable

Seperti yang dibahas sebelumnya, ada banyak penyebab mengapa error 406 terjadi, nah daripada Anda semakin bingung, coba cek beberapa penyebabnya di bawah ini!

  • ModSecurity

Tak dapat dipungkiri, security system merupakan bagian terpenting dalam pembuatan website. Namun adakalanya, plugin atau software system keamanan justru dapat mengganggu jalannya system website secara keseluruhan. Nah salah satu aplikasi sistem keamanan yang sering menyebabkan error 406 yaitu ModSecurity. Bagi Anda yang belum tahu, ModSecurity ini merupakan aplikasi firewall berbasiskan web yang bersifat open-source. ModSecurity ini bisa di-install di beberapa web server seperti Apache, IIS, Nginx, dan lainnya.

Jika website mengalami error 406 not acceptable, bisa jadi sumber masalahnya yaitu ModSecurity. Mengapa hal tersebut terjadi? Ya, bisa jadi karena ModSecurity justru mengganggu operasi sistem keamanan website. Jika Anda bukan seorang programmer handal atau tidak bisa menemukan atau mengatur pengaturan ModSecurity, ada baiknya Anda menonaktifkan ModSecurity.

  • Header Server

Penyebab error 406 lain yaitu adanya masalah di bagian header server. Pada esensinya, header server ini berhubungan dengan HTTP header. Jika pengaturan IP address domain sudah betul, maka akan muncul HTTP server. Nah perlu Anda ketahui, jarang sekali error 406 ini disebabkan oleh header server, karena pada dasarnya justru header server ini bisa menerima berbagai bentuk permintaan.

  • Header Accept

Error 406 ini juga bisa terjadi lantaran adanya penolakan dari header accept. Header accept ini digunakan untuk menentukan jenis dan ukuran media file tertentu yang diterima sebagai respon. Ada beberapa jenis header accept yaitu accept-charset, accept encoding, accept-range, dan lainnya.

  • MIME

Error 406 Not Acceptable juga berhubungan erat dengan MIME. Jika server menolak jenis MIME tertentu, maka server akan memberi respon error 406 Not Acceptable. Hal tersebut dilakukan agar data atau informasi yang sensitif masih bisa diamankan.

 

Panduan Mengatasi Error 406 Not Acceptable

Sama seperti kode status yang diawali angka ‘4’ lainnya, error 406 ini tidak selalu berhubungan dengan error yang terjadi di server. Ya betul sekali, hal tersebut agak kontras dengan error yang diawali dengan angka ‘5’ seperti error 504 yang memang disebabkan karena adanya error pada respon server. Error 406 dalam hal ini, bisa juga disebabkan karena adanya error di bagian client. ‘Client’ dalam hal ini yaitu browser atau perangkat yang digunakan. Nah bagi Anda yang sedang mencari cara mengatasi error 406 not acceptable, Anda bisa menemukan jawabannya di bawah ini!

Menonaktifkan ModSecurity Melalui cPanel

  1. Pertama, login di akun cPanel.
  2. Lalu masuk ke menu ‘Security’.
  3. Nah setelah itu, temukan ikon ‘ModSecurity’, lalu klik olehmu.
  4. Nah setelah masuk, Anda bisa menemukan adanya opsi untuk menonaktifkan ModSecurity. Anda tinggal mengklik tombol ‘Disable’.
  5. Setelah dinonaktifkan, Anda bisa melihat pesan yang isinya memberitahukan bahwa ModSecurity sudah dinonaktifkan di semua domain.
  6. Anda ‘pun bisa menonaktifkan ModSecurity pada domain tertentu. Caranya sangat mudah, Anda tinggal memilih domain yang tidak ingin dipasangi ModSecurity, lalu klik tombol ‘Off’.

 

Menonaktifkan ModSecurity Melalui File .htaccess

  1. Langkah pertama yaitu masuk ke akun cPanel Anda, lalu cari ikon ‘File Manager’, klik ikon tersebut.
  2. Lalu masuk ke ‘public_html’, dimana biasanya file ‘.htaccess’ berada.
  3. Nah setelah menemukan file .htaccess, klik kanan lalu klik ‘edit’.
  4. Setelah mengklik opsi ‘edit’, Anda akan melihat pop-up, maka pilihlah ‘edit’ yang ada di bagian bawah untuk melanjutkan.
  5. Nah setelah itu muncul tab baru dimana Anda bisa mengisinya dengan kode di bawah ini:

<IfModule mod_security.c>

SecFilterEngineOff

SecFilterScanPOSTOff

</IfModule>

  • Lalu klik ‘Save Changes’ yang ada di bagian kanan atas layar.
  • Agar Anda bisa melihat hasilnya, Anda bisa membersihkan cache dan cookie di browser.

 

Kesimpulan

Nah itulah pengertian dan cara mengatasi error 406 not acceptable, bagaimana bisa dipahami? Jika error 406 ini terjadi dan Anda berniat untuk mengatasinya, ada baiknya Anda melakukan back-up data terlebih dahulu. Jika Anda ingin melakukan backup data hosting di DewaBiz, Anda tinggal menghubungi bagian support yang siap membantu Anda 24 jam dalam seminggu! Selain itu Anda juga bisa menggunakan layanan technical support dari DewaBiz jika Anda ingin menghilangkan error 406 di website Anda!

Related Posts