fbpx

Daftar Cloud Depa by Dewabiz - Dapatkan Saldo Gratis Secara Cuma Cuma!

Wordpress

Cara Backup WordPress cPanel dengan Cepat dan Mudah untuk Pemula!

Rianda

Tidak sedikit pada akhirnya yang mencari cara backup WordPress cPanel. Apalagi bagi pengguna cPanel yang masih pemula. Hal ini pun pada dasarnya penting diketahui bagi seseorang yang tengah dalam tahap pengembangan website.

Melalui adanya backup file ini nantinya akan bermanfaat untuk menghindari dari terjadinya kehilangan data. Lalu, bagaimana caranya? Simak ulasan berikut untuk informasi lengkapnya:

Kenapa Perlu Melakukan Backup?

Tentunya dalam melakukan suatu langkah akan selalu ada alasan kenapa harus dilakukan. Hal ini pun tentu juga menjadi hal penting yang perlu diketahui dalam cara backup WordPress cPanel.

Pada dasarnya backup sendiri memang menjadi hal penting untuk berbagai perangkat maupun platform. Melalui adanya backup ini nantinya file bisa diamankan dari resiko file menghilang.

Hal ini pun tentu juga menjadi alasan yang membuat backup WordPress pada cPanel juga penting dilakukan. Umumnya adanya backup inipun dilakukan supaya setiap data yang ada pada cPanel bisa digunakan saat sistem website tengah bermasalah.

Adanya sistem yang mengalami error ataupun kerusakan pada sistem tentu akan membuat semua file ikut terhapus. Pada akhirnya hal ini akan menjadi satu kerugian yang dapat terjadi. Khususnya bagi seseorang yang memanfaatkan website untuk bisnis.

Tentunya dengan melakukan backup inilah kemudian file dapat diamankan. Setiap data yang sebelumnya telah diunggah serta tersimpan pada cPanel pun bisa diamankan. Tentunya dengan begini, maka kemungkinan kerugian terjadi karena data hilang pun bisa dihindari.

Pada dasarnya memang tidak sedikit perusahaan hosting menawarkan backup otomatis untuk melindungi dari kehilangan data. Namun, melakukan antisipasi dengan melakukan backup manual tentu juga akan lebih baik bila dilakukan.

Menggunakan WordPress bisa menjadi pilihan pertama untuk melakukan backup manual pada cPanel ini. Proses dalam melakukan backup file WordPress inipun terbilang dapat dilakukan dengan mudah.

Bagaimana Cara Melakukan Backup cPanel?

Seperti yang sempat dibahas sebelumnya bahwasannya melakukan mengetahui cara backup WordPress cPanel memang penting diketahui. Melalui backup inilah nantinya file bisa diamankan dengan baik saat terjadi kendala pada website.

Umumnya cara backup inipun memiliki proses yang hampir mirip dengan cara mengunduh file dari cPanel. Supaya bisa mengetahui lebih lengkap terkait cara backup WordPress, maka mari simak informasi berikut:

1. Login cPanel

Tentu hal pertama yang perlu dilakukan adalah login cPanel terlebih dahulu. Gunakan user serta password yang sesuai supaya nantinya akun bisa digunakan untuk melakukan kontrol pada website termasuk juga untuk melakukan backup WordPress.

2. Menuju File Manager

Proses berikutnya yang perlu dilakukan ialah masuk ke menu file manager yang telah ditampilkan pada layar web hosting. Nantinya akan ada banyak pilihan terkait folder utama maupun folder dari subdomain yang ingin di backup.

Misalkan saja pengguna ingin melakukan backup pada folder utama, maka nantinya pengguna harus memilih public_html. Nantinya setelah folder tersebut di klik akan muncul banyak file untuk bisa dibackup.

3. Compress File

Tahap berikutnya adalah melakukan kompres pada semua file yang ingin di backup. Silahkan klik select all untuk dapat melakukan backup pada semua file. Pada proses berikutnya nantinya pengguna hanya perlu klik compress.

Nantinya proses ini akan berjalan beberapa saat hingga file dapat disimpan. Pengguna bisa memilih menu Zip archive saat compress akan dilakukan. Hal ini nantinya akan membuat file tersimpan dalam bentuk zip.

4. Cek File

Hal terakhir yang perlu dilakukan tentu adalah melakukan cek file backup yang telah dilakukan. Nantinya pengecekan dapat dilakukan pada menu reload yang ada pada jendela menu. File ini nantinya akan bernama backup.zip.

Itulah tadi sekilas cara backup WordPress cPanel yang dapat dilakukan dengan cepat dan tentunya mudah. Hal ini bisa dilakukan untuk melindungi kehilangan data karena adanya kerusakan pada sistem dan kendala lainnya.

Baca Juga