fbpx

Daftar Cloud Depa by Dewabiz - Dapatkan Saldo Gratis Secara Cuma Cuma!

SEOWebsiteWordpress

Menggunakan PBN (Private Blog Network) untuk Membangun Backlink

Yanti puspita

PBN (Private Blog Network) adalah salah satu strategi banyak yang di gunakan oleh pemilik website untuk membangun backlink dan meningkatkan peringkat website di mesin pencari.

Bagi Anda yang sedang mengelola sebuah website atau sering mengikuti forum SEO, istilah PBN (Personal Blog Network) pasti sudah tidak asing lagi di telinga.

Lebih dari itu, definisi PBN masih luas dan berbagai manfaat yang di berikannya, khususnya untuk SEO. Yuk, simak baaimana menggunakan PBN (Private Blog Network), serta kelebihan dan kekurangannya dalam artikel yang telah dirangkum khusus untuk Anda berikut ini!

Cara Menggunakan PBN (Private Blog Network) untuk Membangun Backlink

Beberapa tahun lalu, PBN atau Private Blog Network menjadi topik perbincangan yang populer di kalangan praktisi SEO. Hal ini disebabkan metode link building ini bisa membuat website naik peringkat di mesin pencarian.

Bahkan dalam persaingan kata kunci yang berat sekalipun. Namun belakangan ini banyak rumor buruk yang beredar meneganai PBN ini. Terlepas dari semua itu, bai Anda yang ingin dan berniat untuk Menggunakan PBN (Private Blog Network) ini berikut pembahasan lebih lengkapnya untuk Anda.

Apa itu PBN

PBN (Jaringan Blog Pribadi) merupakan teknik SEO yang terdiri dari pembuatan jaringan yang berisi beberapa situs web yang di kelola oleh orang yang sama. Tujuan menggunakan PBN (Private Blog Network) ini adalah untuk memberikan backlink yang mengarah ke situs utama.

Semakin banyak website yang dapat mengarahkan backlink ke situs utama, maka akan semakin tinggi otoritas website tersebut untuk bisa berada di posisi teratas pencarian Google, sehingga meningkatkan trafik website tersebut.

Lalu, bagaimana cara membedakan antara blog PBN dan blog mainstream? Situs web yang khusus digunakan untuk menghasilkan PBN biasanya memiliki domain kadaluarsa. Sedangkan blog mainstream menggunakan domain tangan pertama.

Namun, tidak semua domain kadaluarsa dapat digunakan untuk PBN. Hal ini karena dapat di kenakan sanksi oleh Google sebab memiliki konten yang tidak sesuai.

Menggunakan PBN (Private Blog Network) untuk mendapatkan Backlink

Berikut ini adalah cara menggunakan PBN (Private Blog Network) agar bisa mendapatkan backlink dengan kualitas yang baik untuk website Anda.

Pastikan Tiap Blog Menggunakan IP Address Berbeda

Tips pertama dalam menggunakan PBN (Private Blog Network)adalah memastikan bahwa Anda menggunakan IP Address berbeda untuk setiap blog yang di buat untuk membangun backlink.

Jika tidak demikian maka  kompetitor juga bisa lebih mudah menemukan jaringan PBN Anda jika urusan IP Address ini tidak di buat berbeda dan semua PBN yang Anda buat dibuat dengan IP Adress yang sama.

Mengisi PBN dengan Artikel Berkualitas

Blogger umumnya mengabaikan soal kualitas konten yang di terbitkan saat menggunakan PBN (Private Blog Network).

Jika Anda tidak punya banyak waktu untuk menulis konten original secara manual, Anda bisa memanfaatkan jasa penulis artikel atau tools penulisan artikel berbasis AI yang saat ini mulai banyak beredar.

Satu hal yang perlu di perhatikan saat menggunakan PBN (Private Blog Network) adalah, jangan pernah gunakan tools spinner. Karena selama ini penulis belum pernah menemukan tools spinner berkualitas dengan hasil tulisan yang enak di baca.

Jangan Asal Pilih Nama Domain

Tips berikutnya untuk menggunakan PBN (Private Blog Network) adala menghindari penggunaan nama domain yang terlihat spam.

Jika Anda ingin membuat PBN sebagai aset perusahaan jangka panjang atau ingin membuat PBN untuk membangun backlink, lebih baik memilih nama domain yang enak di baca oleh manusia.

Sebagai contoh, domain jalanwisata.com tentu lebih baik dari nama domain kreffhead.com, terlepas dari metrik SEO, backlink profile, serta hal-hal lain yang perlu di jadikan pertimbangan. Di sarankan agar Anda selalu memilih nama domain yang readable.

Jika Anda sedang membangun aset untuk jualan content placement di marketplace, maka pastikan Anda punya nama domain yang user friendly dan menghindari expired domain dengan keyword dari luar negeri, karena tidak relevan dengan klien dari Indonesia.

Gunakan Desain Template yang Unik

Tampilan website PBN biasanya tidak terlalu di perhatikan oleh mayoritas orang yang menggunakan PBN (Private Blog Network) untuk membangun backlink.

Tapi saat ini ketatnya algoritma Google membuat Anda harus mulai memperhatikan tampilan desain blog PBN yang sedang di kelola. Template yang digunakan tidak harus berasal dari creator yang berbeda-beda.

Daftar ke Google Search Console

Terakhir, dalam menggunakan PBN (Private Blog Network) untuk membangun backlink, Anda bisa mendaftarkan blog ke Google Search Console.

Langkah ini wajib dan sangat penting di lakukan, karena aset PBN tidak akan memberikan dampak maksimal untuk blog utama jika artikelnya tidak terindeks di Google.

Keuntungan Menggunakan PBN

Ada beberapa keuntungan jika Anda menggunakan PBN (Private Blog Network) untuk membangun backlink. Terlepas dari kontroversi yang terlibat, PBN adalah teknik backlink berkualitas untuk mempromosikan situs-situs utama.

Dengan pengelolaan PBN yang baik, penempatan kata kunci yang tepat dan reputasi domain yang baik dapat menghasilkan backlink berkualitas dari PBN.

Tapi, hal tersebut tidak bisa terjadi jika tidak di imbangi dengan kualitas konten yang baik. Meskipun merupakan blog PBN, Anda juga harus mengisinya dengan konten atau artikel yang berkualitas, bukan hanya copy paste.

Untuk bersaing di mesin pencarian, kebanyakan pemilik blog biasanya akan membeli jasa backlink. Namun, jika Anda memiliki PBN sendiri, Anda tidak perlu repot membayar untuk membeli backlink ini. Justru dari sini Anda bisa membuka layanan backlink Anda sendiri untuk menambah penghasilan.

Kerugian Menggunakan PBN

Walaupun memiliki berbagai keuntungan, menggunakan PBN (Private Blog Network) juga dapat memberikan kerugian.

Seperti yang di ketahui bersama, menggunakan PBN untuk membangun backlink memang terlihat bagus, tetapi tetap bisa membawa risiko ke website Anda.

Menggunakan PBN adalah salah satu bentuk manipulasi link building, jika Google mengetahuinya, website Anda bisa terkena sanksi atau penalti.  

Jika website Anda tersebut terkena sanksi, maka akan berdampak pada penurunan peringkatnya di mesin pencari karena di anggap telah melakukan penipuan.

Selain terkena resiko pinalti, backlink yang Anda tanam di PBN atau beli di layanan backlink akan di anggap tidak pantas. Sehingga link tersebut tidak akan berpengaruh pada peningkatan peringkat anda di mesin pencari.

Resiko terkena sanksi dan link bukan hanya satu yang harus di perhatikan. Namun pembuatan PBN ini juga cukup rumit dan memakan biaya yang cukup banyak.

Itulah beberapa cara menggunakan PBN (Private Blog Network) untuk membangun backlink yang bisa Anda lakukan.

Anda dapat menggunakan informasi di atas jika Anda merasa perlu untuk menggunakannya. Tetapi Anda tetap perlu melakukan pengujian yang independen untuk menemukan praktik terbaik bagi situs web yang ingin Anda optimalkan.

Baca Juga