Cara Memasang Google Maps di WordPress Dengan Plugin

Satu diantara manfaat penting dari tersedianya situs web usaha ialah sangat mungkin beberapa konsumen setia buat mendapatkan toko online Anda supaya bertambah cepat. Apabila tidak hanya online Anda pun mempunyai toko fisiknya juga, karena itu yakinkan Anda dengan memberikan info tempat yang benar serta pas sampai beberapa konsumen setia dapat berkunjung ke toko fisik tersebut. Kebanyaka sekarang toko online menambahkan Google Map pada situs web, di samping menuliskannya sebuah alamat pastinya.

Buat sekarang, Anda dikasih keringanan oleh CMS yang sangat banyak dipakai, yaitu WordPress. Anda diijinkan buat masukkan Google Map pada WordPress.

Inilah sederet kelebihan memasang Google Maps pada WordPress

  1. Google Maps adalah pilihan yang interaktif. Konsumen setia dapat menggeser-geser sebuah peta sampai mereka mendapatkan tempat yang pas.
  2. Google Maps bisa dipakai buat menghighlight tempat manakah yang diharapkan, bahkan juga banyak tempat sekaligus juga.
    Konsumen setia dapat merubah pilihan dari map view berubah menjadi street view sampai mereka dapat melihat dan menemukan tempat toko Anda yang aktual dengan tak perlu tinggalkan rumah.
  3. User dapat secara cepat menghubungkan sebuah peta pada smartphone mereka. Mereka selanjutnya akan memperoleh panduan serta arah buat sampai ke toko fisik Anda.

Memang, terdapat beberapa pilihan lainnya tidak hanya Google Maps. Namun, nama Google telah diketahui oleh beberapa orang. Maka, saat konsumen setia melihat toko online Anda serta ingin mencari tahu tempat fisiknya juga, mereka tak kan kesulitan sebab telah familiar dalam menggunakan fungsi serta metode kerja pada Google Maps.

Maka untuk sekarang, bagi anda yang memang punya toko online dan toko fisiknya untuk segera memang Google Maps pada toko online anda dengan plugin. Adapun cara untuk memasangnya adalah sebagai berikut ini!

Cara Untuk Memasang Google Map di WordPress dengan Plugin

Google Maps adalah sebuah fitur yang sangat banyak dipakai pada wesbite sampai tidaklah heran bila ada beberapa pilihan plugin Google Maps pada WordPress.

Misalnya, dengan WP Google Maps, Anda dapat memberikan peta pada halaman khusus dengan memakai shortcode. Ditambah lagi, plugin ini pula memberi pilihan buat melakukan modifikasi map marker, menentukan beberapa buat diaplikasikan ke map, serta ada banyak lagi yang bisa anda gunakan.

Menurut pengalaman dari hostinger, WP Google Maps adalah satu diantara plugin terunggul sebab tool ini memberi dukungan spesifikasi tingkat lanjut, Seperti sesuai dengan beberapa plugin catching serta Konten Delivery Network (CDN).

Akan tetapi, ada plugin lainnya yang dapat Anda gunakan, seperti WD Google Maps. Plugin tersebut dapat diaktifkan buat banyak marker, mendatangkan peta atau map yang mobile-friendly, serta memberikan tawarkan beberapa penyusunan untuk kustomisasi:

Saat peta baru ditambahkan dengan memakai WD Google Maps, plugin itu akan membimbing Anda sepanjang proses dengan builder yang intuitif, yang mengikutkan sebuah fitur preview bawaan.

Anda dapat juga menggunakan Google Maps Widget menjadi sebuah plugin Google Maps WordPress alterntif. Plugin tersebut begitu gampang untuk disetup, serta sangat mungkin Anda buat memasukkan maps dengan ukuran thumbnail pada sidebar WordPress (atau footer), oleh karena itu nanti para pelanggan dapat menzoom map atau peta dengan sekali click saja

Tool ini begitu bermanfaat terlebih buat situs web dengan ruangan yang terbatas, sebab plugin ini berbentuk widget yang dapat dipasang dimana pun anda suka

Akan tetapi sebetulnya, kami lebih senang memberikan peta yang memiliki ukuran penuh sebab tentunya lebih gampang disaksikan oleh beberapa para pelanggan. Setelah itu, kami akan memaparkan langkah memakai plugin WP Google Maps.

  • Langkah awal anda masuk pada dashboard WordPress serta membuka tab Plugins klik Add New. Tuliskan WP Google Maps pada kolom penelusuran. Kemudian itu plugin akan muncul pada hasil penelusuran, Lalu klik Install Now:
  • Aktifkan plugin. selanjutnya tab baru Maps bakal tampil di dashboard. Jika Anda mengeklik tab baru itu, jadi plugin akan memperlihatkan halaman intro yang singkat. Begitu juga sebaliknya.
  • Pada halaman setelah itu, plugin dapat memperlihatkan info atau pemberitahuan kalau plugin baru dapat memiliki fungsi bila Google API key ada. Buat memperoleh Google API key, Anda hanya klik link Create an API key now
  • Google bakal minta sebuah kesepakatan Anda sebelum mengawali dalam membuat aplikasi serta memperoleh API key. Bila Anda sudah sepakat, Google bakal setup project baru buat Anda, serta Anda dapat dengan secepatnya untuk membuat API key
  • API key akan langsung tersambung pada account Anda serta tentunya Anda tidak mau orang atau pemakai lainnya mengutak-atik account Anda. Maka buatlah API key dari gabungan huruf serta angka. Kemudian, Anda kembali pada dashboard serta paste API key pada kolom atau ruang yang ‘diperintahkan’ oleh plugin tersebut. Pesan yang mengatakan kalau API key telah sukses masuk, maka akan muncul pemberitahuan.
  • Buat mengatur test map, Anda coba click pilihan Ubah yang ada dibawah nama peta. Plugin selanjutnya akan minta pada Anda buat menentukan basis manakah yang memerlukan Google Maps. Maka anda sekarang pilih opsi Google Maps
  • Hal pertama yang perlu anda kerjakan ialah membuat nama buat peta online Anda. Kemudian, Sesuaikan panjang serta lebar peta. Apabila lebar peta ditata pada default, yaitu 100%, jadi dengan otomatisnya peta yang baru dibikin itu akan mengikuti resolusi pada situs web Anda. Oleh karena itu, pilihan default ini dapat jadi pilihan terunggul buat anda.
  • Ada pun pilihan buat melakukan modifikasi level zoom awal peta dan memastikan untuk type layout yang seharusnya diterapkan pada peta. Anda dapat memakai classic roadmaps (peta jalan) atau dengan terrain maps (peta lokasi). Hampir semua web usaha memilih dengan type classic roadmaps buat peta online mereka sebab dirasa bermanfaat buat beberapa konsumen setianya
  • Scroll ke pada bagian bawah sampai Anda mendapatkan Markers. Di ruang tersebut, Anda dapat memastikan tempat yang khusus yang ingin ditampilkan pada peta. Metodenya yakni dengan anda masukkan atau memberikan koordinat GPS tempat itu. Selain itu, Anda dapat juga menggeser peta ke kanan, serta click kanan di tempat mana yang ingin Anda tandai saja.
  • Pada bagian penataan Address/GPS marker, ada pilihan buat memberikan animasi yang sederhan pada map. Seperti Anda dapat memberikan animasi bounce pada marker saat map tengah loading. Tentunya modifikasi ini dapat membuat peta online Anda akan kelihatan lebih menarik. Selain itu, Anda juga bisa mengonfigurasikan pada Google Map buat memperlihatkan pop-up box di bagian samping marker yang akan memberikan alamat yang lengkap.

Apabila perubahan sudah selesai akan kerjakan, Jangan lupa untuk klik pilihan Save Marker serta halaman bakal reload. Selanjutnya, Anda klik pilihan Save Map yang berada di tengah-tengah bagian monitor. Plugin bakal menyimpan perubahan yang dikerjakan oleh anda semuanya.

Menggunakan plugin ini, Anda dapat embed Google Maps pada WordPress yang dibuatnya. Metodenya, paste shortcode Google Maps tersebut dimana pun anda suka pada situs web Anda. Shortcode itu akan tersimpan pada tab Maps didashboard, paling tepatnya dibagian samping kanan tiap-tiap entry.

Demikianlah cara memasang Google Maps di WordPress menggunakan plugin yang bisa anda lakukan. Selain itu, tutorial ini tidak akan jauh berbeda dengan plugin Google Maps yang lainnya juga. Terima Kasih!