fbpx

Daftar Cloud Depa by Dewabiz - Dapatkan Saldo Gratis Secara Cuma Cuma!

cPanel

Inodes cPanel Adalah? Pahami Selengkapnya Disini

Rianda

Mengkhawatirkan inodes cPanel adalah hal yang mungkin sering dirasakan oleh pemilik website atau server. Hal tersebut dikarenakan semakin lama data berukuran mini ini akan semakin menumpuk, yang akhirnya dapat berdampak buruk bagi server. Sebab itu, solusi untuk menguranginya akan diperlukan.

Seperti yang diketahui, data server memiliki direktori di mana seluruh file-file tersebar. Salah satu file yang akan bertumbuh pada direktori ini adalah inode, yang semakin lama akan membesar bila dibiarkan. Lantas, apa itu inode atau inodes? Mari simak penjelasannya berikut: 

Mengenal Inodes pada Data Server

Memiliki nama kepanjangan index note, inode atau inodes cPanel adalah kolektif data yang berisikan informasi file server. Setiap file server akan menciptakan inode yang berisi informasi umum. Bila diibaratkan, inode ini seperti data cache yang akan terbuat dengan sendirinya.

Di samping kelebihannya, inode dapat melampaui limit yang diberikan. Meski ukuran setiap inode kurang dari 1MB, namun jumlahnya yang dapat mencapai ribuan akan memberikan masalah besar. Terlalu banyak jumlah file pada server akan mempengaruhi kinerja server, serta meningkatkan kerja RAM.

Tidak hanya itu, pemilik server bahkan tidak dapat menambahkan data baru ke server untuk keperluan website. Perlu diingat, jika sebenarnya kapasitas bukanlah menjadi masalah utama inode. Akan tetapi, setiap server atau akun cPanel memiliki batasan inode yang tidak boleh dilampaui.

Contohnya pada akun cPanel reseller hosting, maka batasan inode yang diberikan yaitu 250.000 hingga 300.000 file. Meski terlihat banyak, namun bukan hal yang sulit bagi inode untuk mencapai batasan tersebut. Karena itu, sebaiknya inode harus dicek dan selalu dibersihkan.

Cara Mengecek Inodes dengan Mudah

Mengecek inodes cPanel adalah salah satu upaya dalam memberantas file tersebut. Hal ini agar pemilik server atau akun dapat memastikan apakah server masih mampu bekerja dengan keberadaannya atau tidak. Cara pengecekan yang dilakukan juga cukup mudah, dan bisa dilakukan sendiri.

1. Melalui Data Statistik cPanel

Salah satu cara yang umum dilakukan adalah melalui salah satu fitur cPanel. Sejatinya, cPanel adalah program yang dapat memonitor serta mengubah konfigurasi server. Pada cPanel retro, jumlah inodes sudah terpampang pada halaman utama. Namun untuk cPanel default, begini cara mengeceknya:

  • Mula-mula login cPanel dengan menggunakan tautan domainanda/cpanel, atau melalui akun penyedia hosting.
  • Pada halaman utama, tinggal scroll sampai menemukan menu Statistic.
  • Pada bagian samping Statistic akan terlihat jumlah inodes yang dimiliki pada server atau akun cPanel.

2. Melalui Konfigurasi pada WebHost Manager

Terkadang sebagian akun cPanel belum dapat terlihat jumlah inodes kolom pada Statistic. Sebab itu, pemilik server perlu mengaktifkannya terlebih dahulu melalui konfigurasi WebHost Manager. Langkah-langkah pengaturannya pun juga tidak jauh sulit dari pengguna akun cPanel. Simak bagaimana cara mengaktifkannya:

  • Mula-mula login terlebih dahulu WebHost Manager dengan username root serta password.
  • Pada halaman utama, pilih opsi Server Configuration pada menu sidebar WHM, lalu pilih Tweak Settings.
  • Selanjutnya, tinggal centang On pada kolom Display File Usage information, lalu klik tombol Save.

Tips untuk Mengurangi Inodes pada Akun cPanel

Konsep dasarnya, cara mengurangi inodes pada cPanel yaitu dengan menghapusnya dari hard drive server. Sayangnya, menghapus inodes cPanel adalah hal yang dilakukan secara manual. Selain menghapusnya, ada tips lainnya untuk mengurangi inode pada data, yaitu:

  • Menghapus backup lama pada direktori file server.
  • Menghapus email lama atau mengarsipkan email
  • Membersihkan web server cache yang juga termasuk sebagai file inode.

Begitulah informasi mengenai inode atau inodes yang dinilai dapat mengurangi kinerja server. Menghapus inodes cPanel adalah suatu keharusan yang dapat dijadikan kebiasaan pemiliknya. Akan tetapi, selama masih belum mendekati limit, maka kehadiran inode masih tidak terlalu berdampak apa-apa.

Baca Juga