fbpx

Inilah Cara Mengatasi Website Overload 

Bisa dibayangkan ketika para pengunjung kesulitan dalam mengakses pasti akan merasa emosi. Untuk orang yang awam di dalam dunia teknologi pasti akan merasa bingung kenapa hal tersebut bisa terjadi. 

Salah satu penyebabnya yang sering terjadi adalah mengalami overload. Untuk overload yang terjadi pada website ini bisa saja terjadi karena para pengguna sering melakukan sharing

Akan tetapi tidak perlu merasa khawatir atau cemas ketika website mengalami overload. Saat ini ada banyak cara mengatasi website overload yang bisa dilakukan untuk mengatasi permasalahan tersebut. 

Pada kesempatan kali ini akan dibahas secara tuntas mengenai beberapa  cara mengatasi website overload. Sedangkan untuk bizzie yang penasaran mengenai beberapa  cara mengatasi website overload bisa langsung saja simak penjelasan lebih lengkapnya di bawah ini. 

Mengenal Penyebab Website Mengalami Overload 

Website yang mengalami overload disebabkan karena ada beberapa pengguna resource layanan hosting yang melebihi ketentuan. Selain itu, terjadinya website overload ini karena banyak pengguna melakukan shared hosting kepada para pengguna lainnya. 

Meski layanan shared hosting ini mempunyai sifat unlimited, akan tetapi untuk penggunaan resource secara berlebihan menyebabkan performa website menurun. Tanpa disadari juga dengan penggunaan yang melebihi resource limit ini akan menyebabkan website menjadi overload. 

Dampak lain yang terjadi ketika website mengalami overload adalah para pengguna tidak bisa masuk di halaman tersebut. Maka dari itu jangan pernah melakukan shared hosting kepada para pengguna lainnya. 

Macam-Macam Cara Mengatasi Website Overload 

Untuk saat ini banyak sekali halaman internet yang memberikan informasi mengenai  cara mengatasi website overload. Beberapa  cara mengatasi website overload yang bisa dilakukan atau diterapkan pada saat website overload adalah:

Baca Juga :  Cara Membeli Hosting di Dewabiz

1. Lakukan Install Plugin Secukupnya 

Cara mengatasi website overload pertama ini sangat menarik bagi para pengguna website . Dengan banyaknya plugin yang bisa dipergunakan secara bebas ini dapat membuat pengelolaan website bisa dilakukan secara mudah. 

Banyak sekali dari kalangan masyarakat yang tergiur untuk melakukan macam-macam plugin. Tanpa disadari semakin banyak melakukan install plugin akan membuat memori menjadi penuh. Sehingga dengan hal tersebut juga membuat website rawan dengan overload. 

Solusi atau langkah yang bisa dilakukan adalah melakukan install plugin sesuai dengan kebutuhan saja. Untuk beberapa plugin yang tidak dipergunakan bisa ditinggalkan. 

Usahakan melakukan install plugin satu atau dua jenis saja. Dengan melakukan install plugin ini mempunyai fungsi khusus ketika akan mengelola atau

Apabila sudah terlanjur melakukan install plugin secara berlebihan bisa melakukan penghapusan saja. Selain itu, pada saat menemukan beberapa plugin yang berat bisa melakukan pengecekan melakukan query. Untuk  cara mengatasi website overload lainnya lagi yaitu mencari plugin alternatif yang mempunyai penyimpanan lebih ringan lagi. 

Baca Juga : Mengenal 7 Jenis Website Builder untuk Membuat Situs

2. Menggunakan Plugin Serta Tema yang Selalu Update 

Ketika memilih plugin ada beberapa hal yang harus diperhatikan. Untuk tiga hal tersebut adalah tema, rating, ulasan dan juga jumlah . Ketika sudah memperhatikan ketiga hal tersebut berarti sudah berada di langkah yang benar. 

Selain itu, bizzie juga bisa melakukan pengecekan kapan terakhir plugin mengalami update dari pihak developernya. Pada saat suda terlalu lama tidak dilakukan update, maka perlu pertimbangan lagi ketika akan menggunakan. 

Ketika bizzie juga ingin mengecek plugin yang sudah di install juga bisa melalui dashboard wordpress. Dengan melihat pada dashboard pada wordpress juga bisa melihat daftar plugin yang sudah digunakan. 

Setelah berada di menu tersebut bisa memberikan klik pada menu “view details” untuk melihat deskripsi serta informasi plugin tersebut. Selain itu, untuk memeriksa tema kapan terakhir di update juga bisa dilakukan dengan melalui menu tema pada wordpress. 

Baca Juga :  Mengenal Domain .DESA.ID : Domain Untuk Desa

Pada saat melakukan pengecekan plugin ini juga bisa menemukan beberapa informasi mengenai beberapa tema. Untuk tanggal pembaruan di waktu terakhir pun juga dijelaskan pada menu tersebut. 

Satu hal yang harus diketahui ketika melakukan cara ini adalah untuk kode atau skrip plugin yang lama tidak di update akan berdampak buruk. Bahkan bisa juga menjadi website

3. Melakukan Resize dan Kompres Gambar Sebelum Proses Upload Pada Website 

Memang diakui untuk website yang memiliki banyak gambar akan terlihat lebih menarik. Ketika kurangnya elemen visual maupun gambar ini justru membuat website tidak terlihat menarik sama sekali. 

Pada setiap gambar yang akan di upload pada website ini harus melalui proses resize dan terlebih dahulu. Dengan melakukan hal tersebut gambar yang akan digunakan bisa lebih ringan dan untuk penggunaan storage server juga bisa berkurang. 

Ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk melakukan resize dan kompres gambar. Untuk cara lebih lengkapnya adalah:

  • Langkah utama bisa menggunakan windows atau dari microsoft paint. Ketika sudah berada di menu utama bisa langsung membuka gambar yang ingin dilakukan resize degan mengklik menu “home” dan “resize”. 
  • Di waktu tersebut akan muncul menu pop up dan bisa langsung mengetikkan dimensi dari gambar tersebut. Ketika pengetikan ukuran dimensi pada beberapa kolom bisa langsung “ok”. 
  • Tunggu beberapa saat sampai dengan  cara mengatasi website overload tahap proses resize selesai. Untuk hasil resize bisa langsung tersimpan pada media penyimpanan perangkat tersebut. 

Beberapa  cara mengatasi website overload yang sudah dijelaskan secara di atas ini bisa dijadikan sebagai bahan referensi dan informasi. Besar harapan dengan penjelasan  cara mengatasi website overload di atas juga bisa membantu bizzie yang sedang mengalami permasalahan tersebut.

Baca Juga : Cara Mudah Mengelola Website