fbpx

Cara Mudah Migrasi Website ke VPS Hosting

Banyak orang sekarang ini mencari informasi bagaimana cara migrasi ke hosting secara mudah. Salah satu alasan mengapa hal ini dilakukan karena sering mengalami down. Terutama, jika traffic sedang tinggi. 

Melakukan migrasi website juga bisa disebabkan karena ingin memperbaiki performa supaya lebih cepat. Dengan website yang cepat diakses, tentu akan semakin membuat pengunjung merasa nyaman. Salah satu pilihan layanan web hosting yang digunakan adalah .

Vps merupakan dari virtual private dimana para penggunanya akan memiliki resource sendiri dan tidak diharuskan berbagi dengan pengguna lain seperti halnya pada shared hosting. Keunggulan vps lainnya yaitu resources misalnya RAM, CPU serta bandwidth yang lebih leluasa dan bebas dipakai. Sehingga, akan memberikan performa situs yang lebih baik. 

Step by Cara Migrasi Website Ke Vps Hosting

Anda yang ingin melakukan migrasi website ke vps hosting, bisa melakukan beberapa cara migrasi website ke vps hosting berikut:

1. Backup Data

Mengakses menu backup

Cadangkan seluruh data di situs anda sebelum melakukan migrasi website ke vps. Cara melakukan pencadangan ini bisa dengan mengakses Cpanel dan selanjutnya buka menu backup. Setelah data berhasil di backup, berikutnya adalah menyiapkan vps hosting untuk situs anda. 

2. Menyiapkan VPS

Anda disarankan untuk memakai vps yang telah memiliki sistem operasi yang terinstal di LAMP dan /Virtualmin. Hal tersebut akan membuat anda lebih mudah melakukan migrasi website. Agar lebih lengkap tentang sistem operasi vps ini anda dapat bertanya kepada penyedia web hosting tempat membelinya. 

3. Mengakses Web Min Dan Konfigurasi

mengakses halaman webmin

Cara migrasi website ke vps hosting selanjutnya, setelah sistem operasi berhasil diinstal, Anda bisa mengakses webmin. Langkahnya yaitu dengan akses URL https://IP-VPS:10000 via browser anda. Berikutnya, masukkan username dan password vps di kolom yang tersedia. Anda dapat mengetahui password dan username di bagian detail SSH pada dashboard panel vps. 

Baca Juga :  Perbedaan Unmetered Hosting Dengan Unlimited Hosting

Setelah login berhasil dilakukan, berikutnya akan masuk dan dapat melihat modul virtualmin. Di sini, konfigurasi bisa dilakukan oleh anda. Di bagian “post-installation wizard” pilih next untuk memulai konfigurasinya.

Baca Juga Berikut : Cara Meningkatkan Security VPS di Cloud Dengan Mudah 

4. Server Virtual

Cara migrasi website ke vps hosting selanjutnya, setelah menyelesaikan tahap konfigurasi, berikutnya Anda bisa masuk ke dalam tahap membuat server virtual. Disini, akan dibuat user baru, storage website, dan database SQL dengan cara klik create virtual server. Tunggulah proses pembuatan server ini dilakukan sampai selesai.

5. Melakukan Migrasi

Pada tahap ini anda bisa memulai migrasi website ke vps hosting dengan langkah-langkah sebagai berikut: 

  • 1. Anda memerlukan koneksi SSH ke server vps 
  • 2. Apabila sudah terhubung, sesuaikanlah pada bagian working directory
  • 3. Unduh file situs yang ada di shared hosting
  • 4. Ekstrak file ini ke direktori
  • 5. Berikutnya, pindahkan file tersebut semuanya ke dalam folder backup
  • 6. Verifikasilah file semuanya
  • 7. Berikutnya, atur konfigurasi change owner bagi file serta folder.

6. Melakukan Migrasi Database

Cara migrasi website ke vps hosting berikutnya, melakukan migrasi database mySQL. Anda bisa melihatnya pada bagian edit database yang ada di virtualmin. Pastikanlah untuk membackup file mySQL dan dipindahkan ke database server vps. 

7. Mengedit File

Setelah migrasi selesai dilakukan, kemungkinan situs Anda belum bisa berjalan seperti biasanya. Mungkin juga ada notifikasi “error establishing a database ”. Cara mengatasi hal ini yaitu dengan memperbarui file yang ada di wp-config.php.

8. Mengarahkan Domain Ke Server VPS

Cara migrasi website ke vps hosting terakhir yang bisa dilakukan yaitu mengarahkan ke server vps. Caranya yaitu memperbarui a record yang awalnya alamat ip shared hosting menjadi IP vps.

Baca Juga :  5 Tips Membuat Landing Page yang Efektif

Alasan Kenapa Menggunakan Vps Hosting?

Vps hosting menjadi sebuah layanan yang sangat menarik bagi para penggunanya. Ada beberapa alasan kenapa harus menggunakan vps hosting yaitu sebagai berikut:

1. Stabilitas

Jika Anda memakai shared hosting, maka stabilitas situs Anda terpengaruh oleh website lain di server sama. Misalnya salah satu situs yang lambat, maka yang lainnya juga bisa terpengaruhi menjadi lambat. 

Sementara itu pada vps hosting, meskipun satu server maka setiap vps tetap terisolasi. Tidak terganggu oleh vps yang lainnya dan membuat koneksi lebih stabil.

2. Akses Kontrol

Kelebihan vps lainnya yaitu ada akses root. Dengan adanya akses ini, segala aktivitas bisa dilakukan oleh anda. Berbeda dengan shared hosting, yang hanya bisa dipakai namun tidak bisa anda lakukan kustomisasi. 

3. Ramah Energi

Dengan menggunakan vps, pemakaian server fisik bisa dimaksimalkan. Untuk Anda yang menggunakan vps atau hosting mungkin tidak akan terpengaruh dampaknya. Namun, bagi penyedia, adanya vps ini akan semakin meminimalisir pemakaian server fisik.

Dengan pemakaian yang dimaksimalkan, tentu biaya listrik yang harus dikeluarkan juga semakin sedikit. Ini bisa membantu harga lebih ditekan lagi sehingga biaya dapat lebih murah. Selain itu, dapat berkontribusi juga ramah lingkungan.

4. Harga Yang Masuk Akal

Dengan berbagai fitur dan kelebihannya, harga vps hosting bisa dibilang sangat masuk akal. Ada yang menyediakan biaya hanya Rp100.000 per bulannya, dan anda sudah dapat menikmati vps hosting

Dengan biaya tersebut, rasanya akan lebih baik anda menggunakan vps hosting dibandingkan dengan shared hosting. Meskipun memang, keputusan tetap ada di tangan anda karena ada juga memang kelebihan dari shared hosting.

Cara migrasi website ke vps hosting  cukup mudah serta memberikan kebebasan untuk melakukan pengaturan server. Oleh karena itu, vps hosting ini bertujuan bagi mereka yang sudah memahami mengenai bagaimana teknis server. Akan terdapat penyesuaian biaya juga yang tergantung dari saat anda melakukan migrasi serta mengganti jenisnya. 

Baca Juga Artikel Berikut : Kelebihan Menggunakan Cloud Hosting Untuk Website