fbpx

Cara Membuat Halaman Disclaimer Secara Mudah dan Cepat 

Ketika bizzie ingin mempunyai yang dimonetisasi tidak bisa jauh-jauh dengan . Disclaimer yaitu salah satu halaman yang penting dan harus dimiliki ketika mempunyai blog. 

Di dalam disclaimer akan memberikan penjelasan mengenai beberapa ketentuan yang perlu ditaati oleh para pengunjung. Selain itu, di dalam desclaimer juga memberikan informasi dan tautan. 

Dengan adanya desclaimer dijadikan sebagai tanda profesionalisme pada sebuah blog bizzie. Tidak kalah pentingnya lagi bahwa desclaimer juga dibutuhkan untuk proses pendaftaran pada Google AdSense.

Ada beberapa cara membuat yang bisa dipilih oleh bizzie. Sedangkan untuk bizzie yang penasaran dengan cara membuat halaman disclaimer bisa langsung simak lebih jelasnya di bawah ini. 

Kumpulan Cara Membuat Halaman Disclaimer Secara Mudah dan Cepat 

Cara membuat halaman disclaimer memang sangatlah mudah. Bahkan bizzie bisa memilih dua cara yaitu dengan menggunakan generator dan juga menulis secara individu atau sendiri. 

Sesuai dengan namanya, untuk disclaimer generator yaitu tools yang dapat membantu dalam membuatkan tulisan secara otomatis. Disayangkan sekali sampai dengan saat ini cara membuat halaman disclaimer menggunakan generator tidak menyediakan bahasa Indonesia. 

Ketika bizzie mempunyai target pengunjung blog kalangan masyarakat Indonesia. Maka solusi atau langkah yang bisa diambil adalah menggunakan cara membuat halaman disclaimer secara tulis sendiri. 

1. Cara Membuat Halaman Disclaimer Dengan Menggunakan Generator 

Pada cara membuat halaman disclaimer dengan menggunakan generator bisa menggunakan bantuan tool dari . Untuk menemukan menu tersebut bisa langsung masuk pada “free generators” dan memilih “disclaimer generator”. 

Dengan cara tersebut bisa digunakan untuk mengakses tools pembuat teks desclaimer. Berikutnya ada tiga langkah yang bizzie harus lakukan. Pada masing-masing cara membuat halaman disclaimer kali ini mengharuskan bizzie untuk mengisi kolom yang tersedia. 

Baca Juga :  Apa Itu Bisnis Online? Pengertian, Jenis, dan juga Tantangan di 2022

Langkah pertama bisa langsung saja mengetikkan nama blog beserta dengan nya. Ketika memasukkan nama blog sudah selesai bisa langsung saja melanjutkan ke tahap selanjutnya. 

Cara membuat halaman disclaimer selanjutnya bisa langsung memilih kolom “country. Pada menu tersebut bizzie akan diminta untuk memilih negara sesuai dengan keinginan. Berikan klik lagi pada kolom “state”untuk pemilihan provinsi. 

Ketika proses pemilihan negara dan provinsi sudah selesai bisa langsung saja masukkan alamat bizzie pada kolom yang tersedia. Untuk kolom kali ini biasanya berada di bagian bawah. Berikan klik lagi pada kolom “create disclaimer”. 

Untuk teks disclaimer yang bizzie buat sudah jadi dan akan ditampilkan pada halaman selanjutnya. Bizzie juga tinggal menyalin teks dengan memberikan klik pada menu “copy to clipboard”. 

Ada satu hal yang perlu diingat bahwa teks kali ini harus disertai dengan tag html. Jangan lupa juga untuk menghapus beberapa tag tersebut. Selain itu, untuk masuk ke halaman disclaimer bisa dengan menggunakan kode editor. 

Pada editor gutenberg pada , bizzie juga dapat mengakses code editor dengan memberikan klik pada tombol titik tiga. Untuk tombol titik tiga ini berada di pojok kanan atas. 

Langkah akhir bisa dilakukan dengan memberikan klik pada menu “code editor”. Dengan cara membuat halaman disclaimer bizzie sudah bisa langsung memasukkan salinan teks editor. 

Ketika menggunakan cara membuat halaman disclaimer ada kekurangan yang didapatkan oleh bizzie. Untuk satu kekurangannya adalah tidak dapat melakukan pergantian bahasa.

Baca Juga : 3 Cara Menghilangkan Powered By WordPress

Cara Membuat Halaman Disclaimer Dengan Menggunakan Bahasa Indonesia

Bizzie tidak perlu susah payah lagi ketika merumuskan isi halaman disclaimer. Daripada bingung menggunakan cara membuat halaman disclaimer yang sebelumnya, lebih baik mengikuti contoh di bawah ini:

Dengan menggunakan cara membuat halaman disclaimer bahasa indonesia maka untuk semua informasi mengenai nama blog sudah harus dipahami dan disetujui. Selain itu, bizzie juga harus setuju dengan segala ketentuan yang sebelumnya sudah ditetapkan. 

Baca Juga :  WordPress vs Ghost, Manakah Platform Blogging yang Lebih Baik?

Semua informasi yang ada di dalam blog dituliskan oleh bizzie secara jujur dan tidak ada kebohongan sedikitpun. Pihak pemilik blog juga bertanggung jawab atas semua kelengkapan serta ketepatan dari informasi yang ada. 

Ada konsekuensi ketika menggunakan cara membuat halaman disclaimer yaitu informasi yang ada di blog bukan lagi tanggung jawab dari bizzie. Menariknya lagi di dalam blog kali ini terdapat beberapa tautan yang digunakan untuk menuju

Meski blog yang diberikan sudah berusaha mencantumkan tautan website yang terpercaya dalam bidangnya, akan tetapi semuanya tetap berada dibawah kendali dari pemilik blog tersebut. Bahkan untuk informasi yang diberikan bisa saja berubah sebelum blog dihapus atau diganti. 

Maka dari itu, untuk blog yang sudah dimiliki sangat disarankan untuk cepat-cepat diganti maupun dihapus. Apalagi ketika sudah terbukti salah tidak perlu berpikir panjang. 

Selain itu, untuk bantuan yang berbentuk komentar maupun email yang diberikan pengunjung akan diterima senang hati oleh para pemilik blog. Ada satu lagi yang perlu diingat bahwa website juga memiliki terms of service (TOE). 

Di dalam menu tersebut berisikan mengenai macam-macam privasi dari blog website tersebut. Sangat dianjurkan untuk bizzie membaca beberapa dokumen terlebih dahulu sebelum melakukan unggahan informasi dengan jenis apapun itu. 

Dengan menggunakan cara membuat halaman disclaimer tidak membutuhkan banyak waktu lagi. Selain itu, dengan halaman tersebut juga membuat pengunjung mendapatkan informasi secara bijak dan benar. 

Sekian penjelasan mengenai cara membuat halaman disclaimer. Besar harapan dengan penjelasan mengenai cara membuat halaman disclaimer dapat membantu bizzie yang sedang membutuhkan informasi tersebut. 

Baca Juga : Langkah Mudah Membuat Menu Pada WordPress