fbpx

Order Now - Dedicated Server High Performance

DomainWebsite

7 Langkah Mudah Membuat Blog Domain Sendiri

Yanti puspita

Memiliki blog domain atau website merupakan dambaan setiap orang. Bangga rasanya bila mempunyai blog dengan nama seperti nama kita. Namun kekhawatiran terhadap rumitnya setup dan konfigurasi membuat sebagian orang mengubur keinginan tersebut dalam-dalam.

Untuk menyikapi hal itu, kita akan merangkum 7 langkah mudah membuat blog domain sendiri. Penasarankan seperti apa? Simak artikel berikut sampai selesai.

7 Langkah Mudah Membuat Blog Domain Sendiri

Sebenarnya langkah membuat blog domain sendiri itu sangatlah mudah jika kamu mengetahui cara yang tepat. Sekarang mari kita bahas satu per satu langkah-langkah yang perlu di lakukan dalam menyiapkan blog dengan domain sendiri, yaitu:

1. Daftarkan Nama Blog Domain

Pikirkan baik-baik nama blog domain (Top Level Domain) yang kamu gunakan karena menunjukkan kepribadian atau bahkan warna blogmu. Misalnya, blog pribadi dapat menggunakan nama kamu sebagai domain atau sesuatu yang berhubungan denganmu. Jika blog untuk tujuan bisnis.

Maka pilihlah nama domain yang mudah teringat dan mencerminkan produk yang di jual melalui blog. Untuk pendaftaran domain dapat di lakukan melalui reseller domain.

Untuk lebih jelasnya silahkan ikuti langsung langkah-langkahnya pada website penyedia domain. Karena biasanya mereka sedikit berbeda satu sama lain. Untuk memudahkan pengelolaan khususnya bagi yang menggunakan metode Redirect Domain, ada baiknya menambahkan layanan Managed DNS.

2. Mendaftar ke Layanan Website Hosting

Jika kamu menginginkan kebebasan dalam membuat dan mengelola blog, maka layanan web hosting adalah layanan yang tepat. Seperti yang sudah kita bahas sebelumnya, web hosting menyewakan ruang untuk menyimpan file dari blogmu.

Biasanya penyedia jasa sudah mempunyai paket-paket tertentu. Itu tergantung pada mana yang ingin kamu pilih. Mereka tersedia untuk blog/situs website tingkat pemula, dan bahkan ada paket tingkat perusahaan. Saran kita, pilih dulu paket reguler (ekonomis), nanti lihat bagaimana kelanjutannya.

Jika ke depan terrasa perlu untuk diperbaiki. Maka hal ini bukanlah tugas yang sulit. Namun jika ada yang menawarkan paket prabayar dengan harga bersaing, tidak ada salahnya mengambilnya. Yang penting sesuai kebutuhan dan pas kantong.

3. Pilih Platform yang Ingin Digunakan

Setelah menyelesaikan proses daftar layanan website hosting, biasanya akan di kirimi email berisi nama pengguna dan kata sandi untuk mengakses cPanel. cPanel adalah antarmuka layanan website hosting yang kita gunakan.

Di sana kamu dapat mengetahui jenis sumber daya yang kami miliki, seperti kapasitas penyimpanan, CPU, IP publik kami, penggunaan bandwidth, domain, email, DNS, dan lainnya. Biasanya data yang perlu kamu perhatikan adalah penyimpanan serta bandwidth.

Karena kedua hal ini berpengaruh besar terhadap kinerja website atau blog kita. Setelah login ke cPanel, selanjutnya pilih platform yang ingin kamu gunakan. Biasanya ada berbagai platform yang umum digunakan di luar sana, sperti WordPress dan masih banyak lagi.

Bagi yang masih pemula, WordPress bisa menjadi pilihan karena mudah kamu gunakan dan di operasikan. Meski tidak 100 persen identik dengan versi wordpress.com, setidaknya sebagian besar menu admin terlihat sama.

4. Pilih Topik

Sebenarnya setelah selesai instalasi platformnya, blog sudah bisa di akses, hanya saja tampilannya sangat standar dengan tema bawaan WordPress. Sekarang kamu sudah memiliki blog pada platform WordPress.

Langkah selanjutnya adalah mencari tema yang sesuai dengan seleramu. Pokok bahasannya benar-benar soal selera dan bersifat pribadi. Jadi, silahkan melihat tema-tema yang ada pada WordPress melalui menu tema.

Apabila ada yang berminat lihat previewnya terlebih dahulu. Jika itu yang kamu inginkan, maka instal. Yang perlu kamu ingat, bagi yang menggunakan layanan website hosting, pikirkan baik-baik sebelum menginstal atau mendownload apapun, karena akan mempengaruhi penyimpananmu.

Jika paket hosting yang kamu pilih memiliki penyimpanan yang cukup, maka hal ini tidak akan menjadi masalah. Namun, jika paket yang kamu terima merupakan paket ekonomi dengan penyimpanan terbatas, maka perlu bijak dalam memilih dan memilah sebelum mendownload atau menginstal.

5. Menginstal Plugin

Plugin adalah jenis alat tambahan yang di sediakan oleh WordPress untuk memudahkan pengelolaan oleh administrator web dan meningkatkan tampilan. Jika kamu termasuk orang yang sangat memahami bahasa pemrograman PHP, mungkin tidak perlu menggunakan banyak plugin.

Namun jika baru mengenal bahasa pemrograman PHP, maka ada beberapa plugin yang perlu di instal untuk memudahkan dalam pengelolaan blog. Menurut pengalaman kita, salah satu plugin yang wajib di pasang adalah Jetpack.

Karena dengan plugin ini WordPress akan mempunyai tampilan dan menu yang mirip dengan WordPress.com sehingga memudahkan dalam instalasinya. Selain itu plugin yang perlu di install adalah Akismet, yaitu plugin yang berfungsi menyaring komentar spam yang muncul pada blogmu.

Akismet juga bisa di temukan pada wordpress.com. Dan sejauh ini menurut kita itu sangat efektif. Masalah plugin untuk pemula akan kita coba bahas serta mendalami pada artikel lain.

6. Menulis dan Membuat Konten

Jadi, inilah bagian terpenting dari keberadaan blogmu, yaitu penulisan konten. Seperti kata para blogger terkenal, “Content is king”, artinya konten adalah raja. Lagi pula, sebagus apa pun tampilan blogmu, jika isinya tidak bagus atau hanya kalimat dan link yang samar-samar.

Membuat konten atau mulai mengisi blog dengan tulisan adalah bagian terpenting. Karena mesin pencari serta pengunjung datang ke blogmu karena melihat sesuatu yang menarik pada blog itu. Bagi yang masih baru dalam dunia blogging, jangan takut untuk memposting.

Tulis apa pun yang ingin kamu tulis. Semakin banyak usaha yang di lakukan dalam menulis, semakin banyak karakter tulisan yang akan berkembang seiring berjalannya waktu. Jangan langsung fokus menulis tulisan yang bermakna. Tidak ada salahnya juga menulis hal-hal yang ringan.

Khusus untuk blog pribadi, kita bisa lebih leluasa menyampaikan pendapat. Lain halnya jika blog kita untuk tujuan komersil, maka sebaiknya kita menulis hal-hal yang berhubungan dengan barang atau benda yang kita tawarkan kepada publik.

7. Blogwalking

Setelah mengisi blog dengan konten, langkah selanjutnya adalah memperkenalkan blog kita kepada dunia. Sebenarnya ada beberapa cara untuk menyajikan blog, salah satunya adalah blogwalking.

Blogwalking adalah kegiatan mengunjungi blog orang lain dan meninggalkan komentar yang baik di sana. Harapannya, ketika seseorang datang ke blog serta melihat karya seni kita, kemungkinan besar mereka akan mengunjungi blogmu. Setidaknya pemilik blog sendiri yang berkunjung.

Yang penting tinggalkan komentar yang baik terkait topik yang sedang di bicarakan, bukan sekedar “Info bagus”, “Bro”, “Keren”. Jika memungkinkan, bagikan beberapa pemikiran kami tentang topik tersebut sehingga ketika orang melihat komentar kami, itu bukan hanya dari masa lalu.

Nah itulah 7 langkah mudah membuat blog domain sendiri yang bisa kita sampaikan. Ternyata lama juga ya proses pembuatannya. Semoga semua penjelasan di atas dapat bermanfaat bagi semua pembaca.

Baca Juga