fbpx

Apa itu PhpMyAdmin? Pengertian dan Fiturnya

Di era komputerisasi global saat ini, manajemen database adalah salah satu hal yang paling penting. Bahwa database adalah kumpulan yang dikemas secara rapi dan terstruktur.Anda harus tahu apa itu PhpMyAdmin? dan fiturnya. Salah satu media pengelolaan database yang modern adalah dengan menggunakan MySQL dan salah satu yang paling banyak digunakan adalah phpMyAdmin.


Di dunia database management khususnya pasti sudah tahu dengan software yang satu ini. PhpMyAdmin adalah wadah dan karena itu memainkan peran paling penting. PhpMyAdmin adalah salah satu perangkat lunak terpenting dalam manajemen basis data menggunakan MySQL (bahasa SQL). Seperti namanya, phpMyAdmin ditulis dalam PHP.


PhpMyAdmin secara khusus menangani pengelolaan database sebagai bagian dari ( Wide Web). Mirip dengan MySQL, perangkat lunak yang pertama kali diterbitkan pada tahun 1998, dilisensikan di bawah GNU (General Public License) dan sudah mendukung multibahasa dalam antarmuka penggunanya.


Perangkat lunak phpMyAdmin ini dikhususkan sebagai perangkat lunak dasar dan karenanya cocok untuk pemula yang ingin menjalankan administrasi basis data di web. Dengan sifatnya yang open-source dan cross-platform (dapat dijalankan di semua perangkat) tentu menjadi keunggulan tersendiri bagi phpMyAdmin, jadi tak perlu dikatakan lagi bagi mereka yang masih belajar.

Baca Juga Berikut : Tips Sebelum Submit Google Adsense yang Wajib Diperhatikan

Fitur PhpMyAdmin


Fungsi phpMyAdmin sangat penting dalam bidang manajemen database web. Namun Anda juga harus mengetahui fitur atau manfaat lain yang bisa Anda dapatkan seiring berkembangnya phpMyAdmin hingga saat ini. Di bawah ini kami jelaskan secara singkat fungsi-fungsi phpMyAdmin, yaitu sebagai berikut:

Baca Juga :  Cara Membuat Page di WordPress

1. Antarmuka berbasis web disediakan untuk pengguna phpMyAdmin.

Dukungan untuk MySQL juga terus berlanjut, dengan fasilitas otomatis untuk membuat atau menjatuhkan database dan tabel, mengedit nilai dalam tabel, dan memasukkan data juga lebih mudah dilakukan secara individu atau massal. Jangan lupa juga terdapat pesan peringatan yang menunjukkan apakah aktivitas pengelolaan database yang telah Anda lakukan sudah benar atau belum.

2. Impor dan Ekspor Data

Sebelumnya telah dibahas bahwa Anda dapat mengimpor dan mengekspor file database dengan ekstensi khusus (.sql). Namun ternyata kegiatan import dan export juga bisa dilakukan dengan ekstensi CSV, XML, ISO, Spreadsheet, Word, Excel, LaTeX dan masih banyak lagi.

3. Pembuatan Database

Saat membuat database, sering juga diimplementasikan dalam bentuk grafik, dan Anda dapat menyimpan grafik dalam format PDF untuk analisis lebih lanjut. Membangun query yang kompleks juga dapat dilakukan dengan menggunakan fitur-fitur seperti Query By Example yang terdapat pada software phpMyAdmin.Bentuk transformasi atau perubahan data dapat disimpan dalam format yang menggunakan beberapa fitur seperti tampilan blok data atau tautan unduhan seperti. Pencarian data juga bisa bersifat global atau komprehensif.

4. Transformasi data

Transformasi data yang disimpan ke dalam format yang menggunakan seperangkat fungsi yang telah ditentukan, seperti melihat data blok atau data link .

5. Lacak dan hapus database, tabel, tampilan, bidang, dan indeks.

Membuat, menyalin, menghapus, dan mengganti nama database, tabel, kolom, dan indeks. Pemeliharaan server, database dan tabel, dengan konfigurasi server. Jalankan, edit, dan markup pernyataan SQL, bahkan kueri batch. Kelola pengguna dan hak istimewa MySQL. Lalu, kelola operasi penyimpanan.

Itulah apa itu PhpMyadmin? Pengertian dan fiturnya. Di jaman sekarang anda harus mempelajari beberapa mengenai PhpMyadmin supaya tidak tertinggal. Semoga artikel ini dapat bermanfaat.

Baca Juga :  Kelebihan dan Kekurangan Google AMP untuk WordPress

Baca Juga Artikel Berikut : 5 Cara Mendapatkan Trafik Organik Secara Mudah