fbpx

Apa Itu IP Address? Pengertian, Jenis, dan Fungsinya

sudah menjadi bagian penting dalam hidup. Tanpa adanyak koneksi internet kita seperti tertinggal jauh dari orang lain. Mungkin banyak dari yang masih beranggapan bahwa semua informasi yang kita nikmati selama ini hanya berkat koneksi internet yang baik. Namun nyatanya ada peranan lain yang membuat hal tersebut dapat terjadi, salah satunya karena keberadaan .

IP Address jadi salah satu bagian penting dalam pertukaran informasi yang kita lakukan selama ini. Ada banyak jenis dan fungsi IP Address yang tanpa sadar juga kita nikmati selama menggunakan internet. Maka dari itu, untuk lebih mengerti tentang IP Address beserta fungsi dan jenisnya, mari kita simak penjelasan berikut.

Apa Itu IP Address

IP Address (Internet Protocol Address) adalah sebuah identitas berupa serangkaian angka pada sebuah perangkat agar dapat terhubung ke internet. Secara sederhana IP Address dapat dianalogikan sebagai alamat rumah atau nomor telepon. Sehingga seseorang dapat saling terhubung dengan orang lain dengan tepat.

IP Address terbentuk dengan deretan angka mulai dari 0.0.0.0 hingga 255.255.255.255. angka-angka tersebut juga bisa kita temukan di berbagai perangkat yang dimiliki, baik itu laptop, PC, handphone, hingga perangkat elektronik pintar yang memanfaatkan koneksi internet agar dapat dikendalikan.

Fungsi IP Address yang Jarang Diketahui

Selain digunakan sebagai identitas agar dapat saling terhubung, IP Adress juga memiliki beberapa fungsi lain yang jarang diketahui. Fungsi lainnya digunakan untuk keperluan identifikasi interface atau host. Karena IP Address mebuat perangkat yang terhubung menjadi unik dan berbeda satu sama lainnya.

Baca Juga :  4 Jenis Lisensi VPS MikroTik CHR - Kenali CHR Lebih Jauh Yuk!

Cara Kerja IP Address

Agar semakin mengerti tentang IP Address, mari kita melihat sekilas bagaimana cara sebuah IP Address pada komputer. Secara sederhana, mula-mula komputer akan terhubung ke internet sesuai dengan penyedia layanan internet (ISP) yang digunakan. Setelah itu router akan terkoneski dengan sebuah server.

Baca juga: Cara Kerja Control Panel Hosting yang Perlu Diketahui

Tiap perangkat seperti komputer, router dan server memiliki IP Address yang bisa dikenali satu sama lain. Dengna begitu tiap perangkat bisa saling terhubung, lalu melakukan komunikasi, bertukar informasi dan mengirimkannya ke tiap perangkat yang membutuhkan.

Jenis-Jenis IP Address

Sekilas alamat IP hanya terlihat sebagai sebaris angka, namun pada praktiknya, angka-angka tersebut terbagi dalam beberapa jenis alamat IP, seperti:

1. IP Dinamis dan IP Statis

IP Address dinamisn adalah sebuah alamat IP yang diberikan kepada pengguna umum secara gratis. Namun alamat IP jenis ini tidak berlaku abadi, artinya dapat berubah sewaktu-waktu. Apalagi saat ini persediaan IP Address dikabarkan semakin sedikit. Untuk mengatasi hal tersebut maka sebuah IP dapat dipakai secara bergiliran.

Sesuai dengan namanya, IP dinamis dapat berubah pada kurun waktu tertentu. Biasanya akan berubah setiap minggu, bulan atau tahun. Namun pergantian IP bisa lebih cepat dalam kondisi tertentu. Misalnya ketika ketika melakukan restart pada router atau perangkat lain yang memungkinkan perubahan tersebut terjadi.

Sedangkan IP statis adalah sebuah alamat IP yang bersifat tetap dan hanya bisa dimiliki oleh pihak tertentu, seperti layanan web hosting, Virtual Private Network (VPN) dan File Transfer Protocol (FTP). Selain itu penggunaan ini IP jenis inmi juga tidak gratis alias berbayar. Meski begitu, kita bisa memesan lebih dari satu alamat IP.

Baca Juga :  Apa itu Trello? Pengertian dan Fiturnya

2. IP Publik dan IP Privat

IP publik merupakan alamat IP yang diperuntukkan secara umum, seperti yang terdapat pada komputer, server email, server , jaringan WiFi dan beberapa jenis perangkat lainnya. Alamat IP jenis ini memiliki variasi angka tersendiri, jumlahnya juga diatur oleh Internet Assigned Numbers Authority (IANA).

Baca juga: Jenis-Jenis Domain dan Fungsinya

IP privat adalah IP yang ditujukan untuk komunikasi jaringan lokal. Misalnya pada laptop, PC dan ponsel pintar. Masing-masing perangkat dapat saling terhubung tanpa koneksi internet (Wi-Fi), melainkan lewat jaringan lokal atau Local Access Network (LAN).

3. Shared IP dan Dedicated IP

Seperti namanya, shared IP merupakan alamat IP yang dapat digunakan secara bersama dalam satu server atau jaringan. Contoh penggunannya juga dapat kita temukan pada layanan hosting yang menyediakan pilihan shared hosting. Dimana semua pengguna yang ada pada layanan tersebut akan miliki alamt IP yang sama.

Sedangkan dedicate IP adalah alamat IP yang dugunakan oleh satu perangkat atau (jika digunakan pada sebuah server web hosting). Penggunaan IP jenis ini dapat ditemukan pada layanan web hosting seperti dedicated hosting atau cloud server VPS. Meski begitu, pengguna shared hosting juga bisa meminta pada penyedia layanan untuk menggunakan IP .

Kini tentu Anda sudah lebih memehami tentang IP Address beserta jenis dan fungsinya. Ini juga akan memudahkan Anda jika nantinya akan memesan layanan web hosting untuk pembuatan website. Sehingg Anda bisa menyesuaikan dengan kebutuhan website yang sedang dibangun.