fbpx

Ketahui Jenis-jenis Domain dan Fungsinya

Sangat banyak keuntungan yang dapat diperoleh seseorang apabila mempunyai apalagi jika website tersebut sudah dikenal pengguna. Namun dalam website ini tentunya mempunyai atau nama yang telah dibuat. Sangat banyak jenis-jenis domain dan fungsinya yang dapat dijadikan pilihan sebelum membuat domain website tentunya.

Apabila seseorang ingin mempunyai namun tidak mengetahui jenis-jenis domain tentunya cukup sulit dilakukan. Hal ini dikarenakan setiap contoh domain tentu mempunyai tujuan yang berbeda-beda. Maka dari itu, seseorang harus mempelajari jenis domain terlebih dahulu sebelum nantinya menerapkan pada website yang ingin dibuat.

Jenis-jenis Domain

Memang banyak jenis-jenis dari domain memang mempunyai fungsi masing-masing yang sangat penting untuk diketahui. Namun saat memilih jenis domain tidak boleh asal pilih dan harus sesuai dengan isi yang akan disajikan dalam website nantinya. Adapun jenis-jenis domain dan fungsinya yang harus diketahui sebelum membuat domain sebagai berikut:

  1. Top Level Domain

Jenis dari domain ini biasa disingkat dengan TLD yang diartikan sebagai struktur awal dari . Dimana TLD itu sendiri tentunya terbagi menjadi 3 bagian diantaranya CCTLD, GTLD, dan NgTLD. Ketiga jenis ini mempunyai fungsi masing-masing. Untuk CCTLD itu sendiri mempunyai fungsi yang digunakan untuk penamaan geografis sebuah negara.

Penamaan tersebut digunakan meskipun bukan warga dari negara yang dituju. Berbeda halnya dengan GTLD yang tentunya kerap kali digunakan untuk domain pribadi saja. Adapun NgTLD yang juga merupakan jenis dari TLD yang difungsikan untuk umum saja. Menariknya karena tidak ada persyaratan yang khusus untuk dilengkapi pemilik website.

Baca Juga Berikut : Cara Memperpanjang Domain Dengan Mudah dan Cepat

  1. Second Level Domain

Untuk jenis Second Level Domain ini juga mempunyai fungsi yang berbeda. Dimana fungsi yang dimiliki dari pemakaian jenis domain ini untuk kode negara. Selain itu, jenis domain ini juga digunakan untuk pembuatan website dari perusahaan dan bahkan sebuah institusi. SLD inilah yang banyak digunakan untuk hal tersebut yang akan dituangkan dalam website.

Baca Juga :  Substack vs WordPress : Mana yang Lebih Baik?

Karena memang sangat banyak website yang menyajikan informasi terkait dengan institusi yang terdapat pada sebuah negara. Memang informasi tersebut banyak dicari pengunjung untuk berbagai kepentingan. Misalnya saja, jika pengguna ingin mencari informasi terkait perguruan tinggi yang ingin dijadikan tempat untuk melanjutkan pendidikan.

  1. Third Level Domain

Sebutan lain untuk jenis domain yang satu ini adalah subdomain. Nantinya jenis ini akan digunakan untuk berbagai keperluan tertentu saja  seperti keperluan perusahaan. Sangat cocok menggunakan jenis domain ini apabila seseorang ingin melakukan publikasi berita update tentang perusahaan. Bukan hanya itu, aktivitas dari perusahaan pun bisa menggunakan jenis ini.

Memang hanya untuk keperluan tertentu saja dan keperluan tertentu tersebut dianggap penting untuk diketahui. Selain itu, Third Level Domain ini memang dijadikan sebagai opsi terbaik jika ingin membuat campaign. Dengan begitu, pengguna bisa sangat mudah untuk memisahkan situs utama dengan situ tambahan.

Contoh Domain yang Digunakan

Setelah mengetahui apa saja jenis-jenis domain dan fungsinya, seseorang juga sangat perlu untuk mengetahui contohnya. Memang sangat banyak contoh dari domain ini yang kerap kali digunakan pada saat pembuatan website. Untuk itu, berikut contoh domain yang banyak digunakan dalam pembuatan website untuk menyajikan informasi menarik:

  1. Com

Untuk Com ini digunakan untuk berbagai keperluan yang pada awalnya mengambil dari kata”. Dimana keperluan bisnis yang dimaksud ini seperti untuk produk sehingga mudah dikenal masyarakat. Dengan begitu, produk akan lebih mudah terjual berdasarkan dengan spesifikasi harga yang dicantumkan pada website.

  1. Edu

Contoh domain .edu ini biasanya digunakan untuk lembaga pendidikan maupun sejenisnya. Dalam website yang menggunakan .edu tentunya berkaitan dengan informasi pendidikan seperti daftar perguruan tinggi. Selain itu, informasi mengenai jurusan yang terdapat pada perguruan tinggi pun biasanya menggunakan domain ini. Memang domain yang digunakan dapat dijadikan pembeda. 

  1. Sch
Baca Juga :  Cloud VPS VS Cloud Hosting, Manakah yang Sesuai Bisnis Anda?

Nah, berbeda halnya dengan .sch yang juga digunakan untuk website pendidikan yang dilihat dari sifat general. Maksudnya, domain ini hanya dikhususkan untuk sekolah di berbagai jenjang yang ada di Indonesia. Namun untuk pembuatan website menggunakan .sch ini tentu memerlukan KTP dari yang bersangkutan dan surat permohonan.

  1. Ac

Jika tadinya hanya digunakan khusus untuk jenjang pendidikan sekolah menengah, .ac ini digunakan untuk perguruan tinggi. Dimana jenis perguruan tinggi yang dimaksud seperti universitas, sekolah tinggi, dan sebagainya. Informasi mengenai perguruan tinggi ini yang dimuat dalam bentuk website memang harus menggunakan domain .ac.

Baca Juga Artikel Berikut : Perbedaan Hosting, Server dan Domain Serta Peranannya

  1. Or

Ada juga domain .or yang dikhususkan untuk berbagai keperluan organisasi. Sesuai dengan nama domain ini tentunya digunakan seputar organisasi dan harus membawa persyaratan yang dibutuhkan. Dimana persyaratan yang dibutuhkan seperti KTP, akta notaris, dan juga SK Internal Organisasi. Jika tidak mempunyai dokumen tersebut tentu tidak bisa membuat website.

  1. Tv

Untuk contoh domain ini tentunya digunakan untuk dunia pertelevisian. Dimana semua hal yang berkaitan dengan televisi tentu bisa menggunakan domain ini. Misalnya saja, website yang menyajikan informasi tentang jam tayang dari salah satu channel televisi. Tentunya website tersebut menggunakan .tv sebagai karakteristik dari website yang digunakan.

Itulah penjelasan lengkap terkait dengan jenis-jenis domain dan fungsinya yang harus diketahui terlebih dahulu sebelum membuat . Setelah mengetahuinya tentu sudah bisa menentukan jenis domain mana yang ingin digunakan untuk website. Maka dari itu, tidak heran jika banyak website yang mempunyai domain berbeda-beda berdasarkan jenis informasi yang disajikan.