fbpx

Daftar Cloud Depa by Dewabiz - Dapatkan Saldo Gratis Secara Cuma Cuma!

Digital Marketing

Mengenal UTM Link dan Kegunaannya

Yanti puspita

Sebagai blogger atau pemilik situs web, kamu mungkin ingin melakukan analisis lalu lintas konten yang mendalam. Salah satunya dengan menggunakan tools untuk mempermudah proses analisis seperti Utm link.

Saat membangun sebuah branding, kamu perlu menyajikan konten yang menarik di berbagai platform media sosial. Namun, jangan lupa bahwa kamu juga harus menganalisis media sosial mana yang memiliki pengaruh terbesar dalam meningkatkan lalu lintas konten.

Nah, untuk melakukan proses analisis ini, kamu memerlukan utm link. Penasaran apa yang dimaksud dengan utm link, apasaja kegunaanya, apasaja komponen utm link dan bagaimana cara membuatnya. Maka informasi di bawah bisa membantumu untuk menjawab semua pertayaan tersebut.

Apa itu Utm link?

Utm link adalah bagian sederhana yang biasanya ditambahkan ke URL Kustom. Tujuannya sendiri untuk membantu proses pelacakan media dan narasumber. UTM sendiri sengaja dibuat oleh sebuah perusahaan software pada tahun 2005 yang lalu dan diakuisisi oleh Google.

Alat analisis ini paling banyak ditemukan di Google Analytics dan lebih dikenal dengan Google UTM. Dimana, bagaimana kode tersebut dapat digunakan di Google UTM akan membantu Google Analytics dalam proses menganalisa pengunjung web.

Kode ini akan melakukan tugasnya dengan menambahkan informasi  sehingga Google Analytics dapat memberikan lebih banyak informasi

Kegunaan UTM  link

Kegunaan utama Google UTM atau utm link adalah untuk membantu proses pelacakan dan analisis kinerja link dalam pemasaran digital, memantau sumber lalu lintas untuk wawasan terbaru, dan membantu pemilik blog untuk mengoptimalkan strategi pemasaran mereka. Sementara itu, beberapa kegunaan lainnya dapat di uraikan sebagai berikut:

Melacak Konten

Menggunakan UTM ini memungkinkan kamu untuk mendapatkan identifikasi unik di setiap pemasaran. Misalnya, kamu dapat mem-bookmark link yang di gunakan dalam pemasaran diskon liburan atau peluncuran produk baru. Selain itu, pelacakan konten ini juga dapat membantu kamu memahami kinerja kampanye masing-masing.

Melacak Sumber Traffik

Menggunakan utm link memungkinkan kamu untuk memeriksa traffik pada link yang telah kamu bagikan. Di sini, kamu bisa mengetahui dari mana sumber lalu lintas terbesar berasal. Bisa melalui email, iklan PPC, platform media sosial populer, atau sumber lainnya. Jadi, informasi melalui UTM akan membantu kamu memahami efektivitas saluran pemasaran yang diterapkan.

Analisis Data

Beberapa orang mungkin tidak mengetahui bahwa UTM juga memberikan informasi mendetail tentang lalu lintas dan aktivitas pengguna pada tautan bersama. Sehingga kamu bisa melihat jumlah klik, bounce rate, dan conversion rate.

Hal ini tentunya sangat mengutungkan terutama untuk kamu sebagai pemilik konten. Karena kamu dapat dengan mudah menganalisis kesuksesan pemasaran dan mengoptimalkannya lebih tinggi lagi.

Personalisasi

Menggunakan Google UTM memungkinkan kamu untuk memberikan tautan ke pengguna. Misalnya, kamu menggunakan parameter UTM dengan menambahkan nama pengguna atau detail ke tautan. Hal ini dapat membantu kamu dalam proses meningkatkan keterlibatan pengguna serta melacak respons terhadap tautan yang sengaja kamu personalisasikan.

Jadi, fungsi UTM sendiri cukup luas. Tergantung dari masing-masing individu untuk dapat memanfaatkannya dengan baik. Setelah mengetahui pengertian dan kegunaan utm link. Tentunya kamu ingin membuatnya untuk memudahkan proses analisis bukan? Jika iya maka kamu perlu mengetahui informasinya terlebih dahulu di bawah ini:

Cara Membuat Utm link

Nah, berikut beberapa cara membuat utm link dengan parameter Template Pelacakan (Organik dan Google Ads):

  • Pertama, kamu harus membuka halaman Google terlebih dahulu
  • Setelah itu, kamu perlu mencari “Pembuat Kampanye UTM”. Pilihan halaman teratas. Kamu bisa menggunakannya atau mengunjungi langsung halaman sesuai dengan URL
  • Kemudian, kamu akan di minta untuk login menggunakan akun Google Ads. Jika kamu belum memiliki akun Google Ads, sebaiknya daftar Google Ads terlebih dahulu
  • Jangan lupa untuk memilih kampanye pada iklan Google Ads yang ingin dilakukan analisis pengunjung dengan utm link sebagai template pelacakan
  • Saat kamu telah mengedit utm link, selanjutnya gulir ke bawah untuk menemukan tambahkan deskripsi. Kemudian klik bagian  AD URL OPTIONS. Setelah selesai, kamu dapat kembali ke url bagian depan
  • Kemudian, isi formulir yang sudah tersedia sebagai kebutuhan untuk proses pelacakan analisis.

Berdasarkan proses pembuatan di atas, kamu masih perlu melanjutkan beberapa langkah-langkah berikut:

  • Di kolom pertama, kamu harus mengisi URL situs web
  • Pada bagian kedua, isikan bagian “Sumber Kampanye” dengan asal sumbernya
  • Pada kolom “Media Kampanye”, kamu bisa mengisi media kampanye pribadi. Misalnya melalui media gratis atau iklan Google Ads berbayar
  • Di bagian “Nama Kampanye”, cukup isi nama yang kamu jalankan. Misalnya seperti membuat iklan khusus untuk promosi digital marketing. Jadi, kamu bisa menulisnya seperti diskusi studi pemasaran
  • Kemudian pada dua kolom terakhir, kamu harus mengisi informasi tambahan sebagai term
  • Tidak perlu menunggu lama, Tautan Kampanye UTM akan di susun secara otomatis dan bisa kamu gunakan

Setelah mengetahui cara pembuatan utm link, kamu juga perlu mengetahui bagaimana cara penerapannya, informasi berikut mungkin dapat membantumu.

Cara Menerapkan Utm link

Setelah membuat utm link, langkah selanjutnya adalah melampirkan link tersebut ke website sumber yang kamu tuju. Kamu bisa memasang banner dimana saja dan ketika banner di klik maka link akan mengarah ke halaman sesuai target utm link yang telah kamu tentukan.

Selanjutnya kamu bisa memantau traffic di website, untuk mengetahui sumber traffic di website tersebut dan kamu bisa mengukur seberapa tepat campaign yang kamu terapkan. Dengan ini diharapkan kedepannya campaign yang akan kamu jalankan dapat lebih terukur dan lebih efisien dalam menentukan strategi Digital Marketing.

Nah setelah mengetahui berbagai informasi dan penjelasan di atas, kamu juga perlu mengetahui komponen apa sajakah yang ada pada UTM.

Komponen UTM

Dalam implementasi utm link setidaknya ada 5 komponen yang bisa kamu gunakan. Dari 5 komponen tersebut dibagi menjadi 3 komponen yang harus ada dan 2 komponen yang bersifat opsional. Berikut 3 komponen yang harus ada dalam pembuatan UTM

  • Utm source: komponen ini adalah sumber traffic situs web berasal. Contoh utm source termasuk iklan Google, iklan Media Sosial
  • Utm medium : komponen ini adalah media yang digunakan untuk promosi atau iklan seperti email, banner, atau CPC
  • Utm campaign: komponen ini berisi informasi tentang kampanye yang sedang dilakukan. Utm_campaign bisa berisi informasi seperti tagline kampanye atau bisa juga berisi informasi kode promosi

Sementara itu, berikut adalah komponen opsional yang juga bisa kamu gunakan saat membuat UTM ataupun tidak.

  • Utm term : komponen ini bisa kamu isi dengan keyword atau kata kunci yang berhubungan dengan campaign yang sedang kamu lakukan
  • Utm content: komponen ini berfungsi untuk membedakan link atau konten serupa dalam kampanye yang sama

Demikian informasi dan penjelasan mengenai pengertian utm link , kegunaannya, cara membuat, penerapannya bahkan komponen dalam UTM sendiri.

Baca Juga