fbpx

Order Now - Dedicated Server High Performance

AffiliateDigital MarketingPengetahuan

Open Bidding Artinya? Ini Definisi, Cara Kerja Hingga Manfatnya

Yanti puspita

Open bidding artinya lelang terpadu untuk inventaris iklan yang berlangsung di server iklan Google. Saat ini Google sudah mengintegrasikan teknologi ke dalam dunia periklanan, maka kamu sebagai publisher juga harus memperhatikan nya.

Mengapa demikian? Ini karena Google sangat mendominasi industri periklanan digital, dan Google memiliki tools terbaik nya. Open Bidding dapat menjadi alat yang sangat berguna bagi para publisher yang ingin mengoptimalkan pendapatan bisnis periklanan nya. Namun, apa sih sebenarnya open bidding itu? Berikut ini pembahasan lengkapnya!

Open Bidding Artinya

Kamu sudah tahu apa yang di maksud open bidding? Open bidding artinya lelang terpadu untuk inventaris iklan yang berlangsung di server iklan Google sebagai fitur Google Ad Manager. Hal ini memungkinkan publisher memasukkan permintaan dari pihak ketiga untuk bersaing dengan permintaan Google di Google Ad Manager guna meningkatkan CPM.

Dengan demikian publisher bisa mengundang mitra untuk bersaing mendapatkan inventaris iklan secara real-time. Karena open bidding memungkinkan beberapa mitra bersaing dengan Google Ad Exchange. Jadi kamu sebagai publisher akan melihat rasio pengisian iklan dan eCPM yang lebih tinggi saat menggunakan open bidding ini.

Cara Kerja Open Bidding

Permintaan open bidding di tangani oleh Ad Manager melalui integrasi “server ke server” antara publisher dan partner yang di inginkan. Setelah permintaan iklan di buat, Ad Manager melakukan lelang terintegrasi untuk menentukan hasil terbaik.

Hal ini memungkinkan mitra permintaan pihak ketiga bersaing untuk mengisi inventaris secara real-time. Nah, agar lebih jelas berikut ini adalah cara kerja open bidding yang penting untuk kamu ketahui.

Permintaan Iklan Di Kirim Ke Server Iklan Ad Manager

Umumnya permintaan di kirim ke Ad Manager menggunakan Tag Google Publisher, Google Mobile Ads SDK, atau IMA SDK. Dengan setiap permintaan, informasi tentang pengguna, perangkat, dan penargetan dikirim ke Ad Manager.

Ad Manajer Iklan Memilih Item Baris Terbaik

Dengan menggunakan kecepatan penayangan dan informasi penargetan, Ad Manager membuat katalog semua item baris yang di urutkan di server iklan Ad Manager. Lalu, Ad Manager kemudian memilih item baris terbaik untuk bersaing melalui alokasi dinamis dalam open bidding.

Ad Manager Mengirimkan Permintaan Tawaran

Selanjutnya, Ad Manager menggunakan grup hasil untuk mengidentifikasi daftar pertukaran dan jaringan untuk bersaing dalam open bidding. Grup hasil berisi penargetan yang sama seperti item baris dan mencakup kombinasi Ad Exchange, bursa pihak ketiga, dan/atau jaringan iklan mediasi.

Untuk setiap partner yang mengirimkan open bidding ke grup hasil yang memenuhi syarat, Ad Manager akan mengirimkan permintaan tawaran untuk mengumpulkan tawaran tertinggi. Akan tetapi permintaan yang di tandai untuk anak-anak tidak di kirim ke mitra pembuat open bidding.

Partner Mengirimkan Bid yang Paling Kompetitif

Selanjutnya partner pendapatan menggunakan integrasi open bidding untuk menerima permintaan bid dari Ad Manager. Lalu melakukan lelang berdasarkan informasi yang di berikan dalam permintaan, dan mengirimkan bid paling kompetitif ke Ad Manager.

Ad Manager Melakukan Lelang dan Memilih Pemenang

Kemudian Ad Manager menjalankan lelang terintegrasi dengan membandingkan tawaran mitra pendapatan. Selain itu tawaran Ad Exchange, dan item baris langsung lainnya juga di bandingkan  melalui alokasi dinamis untuk memastikan bahwa setiap tayangan memaksimalkan pendapatan.

Setelah alokasi dinamis dan lelang terintegrasi selesai, server iklan Ad Manager mengembalikan aset pemenang kepada penayang untuk di tampilkan. Jika item baris Ad Manager memenangkan lelang terintegrasi, materi iklan Ad Manager akan di bagikan kepada penerbit.

Strategi Bidding Google Ads untuk Penjualan Maksimal

Salah satu penyebab banyak orang beriklan tetapi tidak memperoleh keuntungan adalah karena tidak bisa menyusun strategi dengan baik. Apalagi jika menggunakan platform Google, kamu perlu mengetahui cara melakukan open bidding ini dengan benar.

Ini agar biaya yang di keluarkan tidak bertambah. Berikut ini adalah beberapa strategi yang bisa kamu terapkan saat melakukan open bidding ini.

Tingkatkan Jumlah Klik

Strategi ini memungkinkan iklan menargetkan siapa saja yang tertarik dengan kata kunci tersebut, apa pun maksud si pencari. Strategi ini berguna untuk meningkatkan kesadaran, karena intensi setiap orang berbeda, setidaknya dalam hal pengetahuan.

Manual CPC

Strategi yang satu ini tidak jauh berbeda, namun mengoptimalkan cara kerja strategi sebelumnya dengan memberikan margin. Fungsi limit ini bisa melakukan koreksi jika terjadi kesalahan perhitungan sehingga nantinya kesalahan tersebut bisa di perbaiki kembali.

Mengoptimalkan Konversi dan Penjualan

Saat menggunakan teknik open bidding artinya Google akan terus melakukan optimasi hingga pelanggan melakukan apa yang di inginkan iklan, yang di sebut dengan konversi. Namun, kelemahannya adalah Google akan terus menggunakan anggaran kamu meskipun konversinya 0.

Untuk mendapatkan hasil maksimal dari strategi ini, maka kamu harus membatasi anggaran harian. Ini di lakukan untuk memastikan bahwa dana iklan kamu tidak terbuang percuma. Namun, perlu di perhatikan bahwa strategi ini juga sangat bagus sehingga potensi konversinya pasti juga tinggi.

Target CPA

Jika sebelumnya strateginya adalah mengoptimalkan konversi dan anggaran, kini strategi CPA ini akan mengoptimalkan anggaran. Caranya dengan membatasi jumlah anggaran kamu, namun teknik ini akan optimal jika kamu sudah mengetahui potensi biaya iklan yang akan di keluarkan.

Target CPM

Strategi open bidding ini artinya berfokus pada berapa biaya iklan kamu per 1000 tayangan. Ini sangat efektif jika kamu memahami cara kerja kata kunci potensial dan cara kerja pasar. Namun menetapkan tujuan yang terlalu rendah juga bisa menjadi kontraproduktif.

ROAS

Return on ad spend atau lebih di kenal dengan ROAS adalah strategi untuk mengoptimalkan belanja iklan kamu. Namun, kamu juga harus berhati-hati dalam menentukan ukuran penayangan. Selain itu kamu juga harus berhati-hati dalam menentukan parameter nya.

Manfaat Open Bidding

Setelah mengetahui open bidding artinya apa dan strategi yang bisa kamu gunakan, kamu juga harus mengetahui apa saja manfaat yang akan kamu dapatkan dengan melakukan open bidding ini. Berikut adalah daftar manfaat yang akan kamu peroleh.

Mengurangi Latensi Halaman

Open bidding hanya memerlukan skrip GAM untuk di buka, sedangkan Header bidding memerlukan skrip GAM selain skrip untuk Header bidding. Selain itu lebih sedikit JavaScript yang di perlukan dalam proses rendering. Dimana halaman akan di muat lebih cepat dan UX yang lebih baik sebelum lelang di mulai.

Lebih Sedikit Overhead Operasional

Karena pengelola Google Ads mengelola open bidding ini, maka tidak ada publisher yang dapat menginstal atau mengelolanya di situs mereka. Saat di gunakan sebagai alternatif dari Bidding Header, maka open bidding akan menghilangkan kode header yang rumit dan banyak item baris GAM.

Selain itu, karena Google menangani penagihan untuk open bidding ini, maka partner akan di kenai biaya sesuai dengan bid mereka, sehingga tidak ada perbedaan bid untuk setiap publisher nya.

Kesimpulan

Open bidding artinya ketika kamu melakukan lelang terpadu untuk inventaris iklan yang berlangsung di server Google. Jadi melakukan open bidding adalah cara yang bagus untuk menghasilkan pendapatan tambahan dan meningkatkan permintaan pada inventaris iklan kamu.

Baca Juga