fbpx

Strategi Promosi Penjualan di Era Digital

Tidak cukup hanya mengandalkan pemasaran tradisional atau offline. Anda juga membutuhkan strategi penjualan di era digital. Anda perlu menyiapkan strategi pemasaran di era digital untuk mendukung Anda agar lebih banyak orang tahu dan menarik calon pelanggan.

Strategi adalah rencana tindakan atau kebijakan yang dirancang untuk mencapai tujuan utama. Artinya, strategi pemasaran digital harus menyelesaikan suatu masalah dan mencapai suatu tujuan. Berikut strategi promosi penjualan di era digital :

1. Pahami Target Pasar Bisnis Anda

Salah satu strategi pemasaran produk yang paling penting adalah memahami target pasar Anda, yaitu orang-orang yang menjadi target penjualan produk. Anda bisa menentukannya dengan melihat demografi, geografi, usia, dan lain-lain.

2. Gunakan Pemasaran Media Sosial

Media sosial merupakan salah satu strategi pemasaran digital yang paling berpengaruh untuk memasarkan bisnis Anda karena proses berbagi informasi yang sangat cepat dan hampir semua orang memiliki media sosial.

Anda bisa memilih platform yang sesuai dengan kebutuhan dan target pasar Anda, mulai dari Facebook, , hingga WhatsApp. Harus Anda lakukan adalah mengemas promosi bisnis Anda dengan indah dengan dalam bentuk foto dan deskripsi yang menarik. Di media sosial, Anda bisa menjalankan promosi melalui direct selling (penjualan langsung) atau soft selling (penjualan tidak langsung).

Sedangkan jika soft selling, promosikan produk secara halus. Pikirkan dengan memikirkan gaya hidup sehat, perlu menyeimbangkan pentingnya diet seimbang dan gaya hidup sehat dengan vitamin. Itu menjual vitamin Anda sendiri.

Baca Juga :  Cara Menambahkan Post Kategori di WordPress

3. Iklan Berbayar (Paid Ads)

Jika media sosial bisa menjadi bentuk pemasaran gratis, itu juga bisa dibayar. Yakni dengan menggunakan fitur “Paid Ads” atau iklan berbayar. Iklan berbayar yang dapat Anda gunakan di Ads, Twitter Ads, Facebook dan Instagram ads.

Anda dapat menyesuaikan iklan Anda dengan kebutuhan Anda, menentukan target pasar Anda dan mendapatkan hasil harian. Iklan berbayar adalah salah satu cara untuk menangkap konsumsi instan. Tentunya dengan membayar sesuai kebutuhan iklan Anda.

Baca Juga Berikut : 2 Strategi Bisnis Dari Tokoh Marketing Terkenal Dunia

4. Pemasaran Video

Orang-orang juga menyukai konten video karena lebih interaktif dengan gambar bergerak dan musik pendukung. Anda dapat membuat video pendek berdurasi 1-2 menit dan mengunggahnya ke media sosial. Jadilah sekreatif mungkin.

5. Blog/Website dan SEO

atau merupakan website yang dapat Anda gunakan untuk mengisinya dengan berbagai informasi yang berhubungan dengan bisnis Anda. Website memungkinkan Anda untuk menginformasikan calon pelanggan sehingga mereka tahu tentang perusahaan Anda dan tertarik untuk menggunakannya.

Kemudian Anda juga bisa menggunakan SEO atau Search Engine Optimization. Cara optimasi website di search engine seperti Google agar artikel atau website Anda menempati urutan pertama di pencarian Google.

6. Analisis Strategi Pemasaran Anda

Jika Anda sudah melakukan pemasaran digital, jangan lupa untuk mengukur dan menganalisis hasil pekerjaan Anda. Hitung dari saat Anda memulai pemasaran hingga proses akhir. Hal ini penting untuk bahan evaluasi lebih lanjut sehingga Anda dapat mengambil tindakan di masa depan untuk meningkatkan proses pemasaran Anda.

Contoh:

Anda menjual produk Susu yang mengandung kalsium Lalu ada orang yang mengetik ” Susu mengandung kalsium dijual di Jakarta” melalui kata kunci Google. Kemudian gunakan teknik untuk meningkatkan penjualan Anda. Maka produk vitamin dan website Anda akan muncul di pencarian teratas di halaman Google.Namun, strategi SEO ini membutuhkan yang cukup lama dan cukup kompetitif. Anda bisa belajar perlahan atau menggunakan jasa ahlinya. Itulah strategi promosi penjualan di era digital.

Baca Juga :  Apa Itu Ubersuggest? Pengertian dan Cara Kerjanya

Baca Juga Artikel Berikut : Lakukan 5 Hal Ini Agar Bisnis Mu Dapat Berkembang