Cara Setting Plugin Autoptimize

Cara Setting Plugin Autoptimize

Menginstal Autoptimize sangatlah penting dan akan berdampak bagus untuk website Anda. Semua orang akan lebih suka berkunjung ke website dengan kecepatan loading yang maksimal. Kecepatan loading sekarang ini merupakan bagian krusial dari sebuah website. Semakin cepat halaman yang dimuat, maka akan berdampak bagus bagi website. Untuk itu, menggunakan plugin cache yang tepat akan langsung berdampak pada kecepatan website.

Autoptimaze adalah plugin wordpress yang berfungsi untuk memperkecil (kompres) ukuran file HTML, Javascript, dan CSS. Script-script tersebut akan dimuat di akhir sehingga kecepatan loading website akan menjadi lebih cepat. Untuk penggunaannya juga sangat mudah karena Anda tidak memerlukan skill expert web developer. Bahkan para pemula pun  bisa dengan mudah menggunakannya.

Anda juga dapat melakukan optimasi ( bahkan melakukan convert ke format WebP ) , Setting Lazy Load Gambar, Melakukan optimasi Google Fonts, Async Non Aggregated JS, Menghapus Emoji WordPress dan lain-lain.

Bagaimana cara setting plugin Autoptimaze di wordpress?

Jika bagi Anda kecepatan performa website itu penting, maka Anda harus menggunakan salah satu dari berbagai plugin Cache untuk melakukan caching, salah satunya adalah Autoptimize. Ini juga merupakan salah satu plugin yang bisa bersinergi dengan  WP Super Cache, HyperCache, Comet Cache atau KeyCDN’s Cache Enabler.

Berikut cara setting plugin Autoptimize

Main setting

Hal utama yang harus Anda lakukan di sini adalah masuk ke menu Settings > Autoptimize. Sebelum melakukan pengaturan, klik “Show Advanced Settings” pada  bagian kanan atas. 

JavaScript Option

Jika Anda melihat bagian atas maka akan ada pengaturan JavaScript. Yang harus Anda lakukan di sini dengan memberikan ceklis pada baris teratas “Optimize JavaScript Code ?” untuk mengaktifkan fitur optimasinya. Efeknya adalah untuk memperbaiki skor JS blog Anda di GTMetrix.

CSS Options

Bagian ini Anda juga harus memberikan ceklis pada “Optimize CSS Code ?” dan biarkan pengaturan di bawahnya apa adanya. Dampaknya bisa untuk memperbaiki skor CSS Anda di GTMetrix.

HTML Options

Ini gunanya untuk mengoptimasi struktur HTML tema blog Anda. Anda tinggal ceklis pada bagian “Optimize HTML Code ?” Efeknya adalah memperbaiki nilai HTML blog Anda di GTMetrix.

CDN Options

Jika Anda menggunakan CDN Premium seperti MaxCDN, silahkan isikan URL CDN Anda di kolom yang sudah tersedia. Akan tetapi jika Anda hanya menggunakan CDN dari Cloudflare, maka lewati bagian ini.

Misc Options

Pada bagian ini Anda bisa cerklis semuanya. Jika sudah selesai maka tinggal klik Save Changes and Empty Cache.

Image Settings

Di sini Anda bisa melakukan beberapa pengaturan untuk mengoptimasi gambar-gambar di dalam blog agar kecepatan akses semakin ringan. 

Optimize Images

Anda tidak perlu memberi ceklis jika Anda tidak menggunakan CDN ( atau hanya menggunakan Cloudflare ). Namun jika Anda menggunakan CDN tertentu maka silahkan ceklis di bagian ini.

Lazy-load Images

Bagian ini memungkinkan blog Anda menampilkan gambar paling terakhir setelah semua teks selesai di-load. Efeknya, kecepatan akses blog menjadi lebih cepat. Saat user scrolling ke bawah, baru satu per satu gambar akan ditampilkan.

Lazy-load Exclusions

Jika ada gambar-gambar tertentu yang ingin langsung tampil dari awal saat user membuka halaman tertentu, maka masukkan nama file gambar tersebut di bagian ini, agar tidak terkena lazy-load.

Extra Settings

Ada beberapa pengaturan yang perlu Anda lakukan pada bagian ini. Jangan khawatir karena nanti akan ada petunjuk untuk melakukannya. Pada bagian Google font, pilih opsi untuk me-load font Google lebih cepat dan tidak tampak ada jeda saat konten dibuka oleh pengunjung. 

Kemudian berikan ceklis pada bagian Remove Emoji agar blog Anda tidak menampilkan emoji, karena lumayan berpengaruh memperlambat kecepatan load blog. Jangan lupa untuk memberikan ceklis pada bagian Remove Query Strings. Namun, dampaknya bukan ke kecepatan, tapi hanya untuk memperbaiki skor performa blog Anda di GTMetrix saja.

Pada bagian Preconnect to 3rd Party Domains, Anda bisa memasukkan beberapa URL pihak ketiga yang kodenya Anda gunakan di dalam blog, misalnya kode Analytics, Pixel Facebook, Google Maps, dan juga Google Fonts.

Setelah semuanya selesai, silahkan Anda klik Save Changes. Dan pengaturan plugin Autoptimized selesai. Faktor kecepatan website sangat penting untuk meningkatkan pengunjung website. Anda yang ingin meningkatkan pengunjung website tentunya bisa memilih plugin Autoptimize. 

Selamat mencoba.

Related Posts