fbpx

Daftar Cloud Depa by Dewabiz - Dapatkan Saldo Gratis Secara Cuma Cuma!

Domain

Cara Setting DNS Server Linux Serta Keuntungan Melakukannya

Rianda

Cara setting DNS server Linux di semua jenisnya termasuk mudah. Tapi ada tahapan yang wajib diperhatikan, terutama ketika setting DNS server pada Linux Debian. Sedangkan mengatur DNS di Linux Mint dan Ubuntu, dapat dilakukan dengan sangat mudah lewat pengaturan koneksi.

DNS sendiri memudahkan pengguna ketika ingin mengunjungi situs tertentu, tanpa harus mengetikkan IP Address secara manual. Setiap Internet Service Provider yang digunakan juga memiliki DNS secara default. Tapi karena beberapa hal, mengharuskan pengguna untuk mengaturnya manual, termasuk di OS Linux.

Cara Setting DNS di Linux

Linux merupakan sistem operasi yang punya beberapa jenis. Ada Linux Mint, Ubuntu, dan Debian. Untuk mengatur DNS server di masing-masing jenis Linux tersebut, caranya berbeda. Berikut adalah panduan lengkap cara setting DNS server Linux:

1. Setting DNS di Linux Mint 20.2 Uma

Penjelasan pertama adalah cara untuk mengatur DNS sendiri di Linux Mint 20.2 Uma. Pada panduan ini, desktop environment-nya menggunakan Cinnamon. Berikut langkah-langkah mudah setting DNS lewat menu pengaturan jaringan:

  • Terlebih dahulu klik ikon jaringan yang terdapat di sisi bawah desktop.
  • Kemudian masuk ke menu Network Settings.
  • Langkah selanjutnya, masuk ke opsi pengaturan yang ditandai dengan ikon gerigi.
  • Setelah itu klik pada tab IPv4 yang ada di kiri layar.
  • Pada menu DNS, arahkan button yang asalnya Automatic untuk diubah menjadi Disable.
  • Kemudian setting DNS dengan memasukkan DNS primer serta sekundernya pada kolom secara berurutan. Contohnya jika menggunakan DNS publik dari Google, maka IP Address-nya adalah 8.8.8.8 serta 8.8.4.4.
  • Terapkan pengaturan tersebut dengan mengklik tombol Apply.
  • Coba matikan sambungan internet dan sambungkan kembali.

2. Setting DNS di Linux Ubuntu

Bagi pengguna Linux Ubuntu, dapat mengatur DNS secara manual melalui Network Connection sesuai dengan distro yang digunakan. Langkah-langkah untuk setting DNS ini juga sama mudahnya seperti ketika mengatur di Linux Mint. Berikut tahapannya:

  • Masuklah ke menu System.
  • Kemudian pilih opsi Preferences.
  • Setelah itu masuk ke menu Network Connection.
  • Jika sudah ada di halaman tersebut, klik tab Wireless.
  • Klik nama WiFi yang terkoneksi.
  • Pilih Edit.
  • Pada bagian IPv4, ubahlah IP Address-nya sesuai DNS.
  • Klik Apply.
  • Ubah juga IP Address di menu IPv6.
  • Jika pengaturan selesai, klik Close.

3. Setting DNS di Linux Debian

Selanjutnya adalah cara untuk setting DNS pada Linux Debian. Terlebih dahulu pengguna harus masuk ke Debian sebagai root dan memasang aplikasi bernama Bind9. Setelah terinstall, ikuti langkah-langkah berikut:

  • Masukkan kode cd/etc/bind untuk masuk ke folder etc.
  • Salin semua file dengan memasukkan kode cp db.local db.(nama folder).
  • Salin juga file di cp db.127 db.22.
  • Tulis kode nano db.(nama folder) untuk konfigurasi.
  • Ganti nomor serial untuk masing-masing settingan dan local host-nya.
  • Masukkan kode nano db.22 untuk mengatur sesuai settingan.
  • Tulis kode nano Named.conf.default-zones dan paste-kan beberapa opsi di bawah.
  • Ganti IP Address dengan memasukkan kode nano etc/resolv.conf.
  • Restart dengan menulis kode /etc/unit.d/bind9 restart.

Keuntungan Menyetting DNS

Jika sudah ada DNS manual, kenapa harus men-setting manual? Ada manfaat dengan mengatur DNS. Manfaat pertama yaitu untuk melindungi privasi, meskipun tidak sepenuhnya menghentikan ISP ketika mengunjungi situs web. Tapi ada DNS dari Cloudflare yang melindungi privasi pengguna.

Selain itu, mengatur DNS juga bermanfaat untuk meningkatkan kecepatan koneksi. Sering kali DNS asli mengalami keterlambatan saat meminta domain. Dengan mengalihkan DNS, akan memberi akses internet yang cepat, terutama saat menggunakan jaringan Wi-Fi publik.

Demikian penjelasan cara setting DNS server Linux untuk jenis Mint, Ubuntu, dan Debian. Meskipun ada DNS default, pengguna bisa mengatur sendiri. Untuk setting di Linux Debian cukup rumit dan memerlukan Bind9.

Baca Juga