fbpx

Penting! Inilah Cara Memilih Web Server yang Tepat

Sebagai perangkat lunak, server website berguna mengontrol user saat mengakses file yang di-hosting. Karena fungsi itulah, harus menyewa yang sesuai dengan kebutuhan. Ada beberapa cara memilih web server yang harus dicoba agar dapat meningkatkan performa situs.

Server itu bekerja dengan menerima dan merespons permintaan visitor yang dikirimkan oleh browser. Jika kualitasnya tidak bagus, itu akan berdampak pada performa website. Contohnya mengalami down karena tidak dapat mengatasi request pengguna. Agar tidak mendapat masalah tersebut, simak cara berikut:

1. Memahami Kebutuhan Web

Pertama kali, pahami dulu apa yang dibutuhkan oleh web. Masing-masing situs memiliki kebutuhan server yang tidak sama. Contohnya web untuk keperluan blog pribadi, pasti tidak sama dengan yang dijalankan untuk bisnis online atau menampilkan company profile.

Ada faktor yang harus dipertimbangkan untuk mencari kebutuhan website. Salah satunya yaitu melihat lalu lintas yang sudah didapatkan. Jika traffic tinggi, maka perlu juga yang disk-nya besar. Kalau masih ragu, bisa mendiskusikannya dengan web developer agar mendapatkan rekomendasi yang tepat.

2. Mengecek Kualitas Server

Berikutnya yaitu mengecek apakah web server yang akan dibeli itu kualitasnya bagus. Ini adalah hal utama yang wajib diperhatikan untuk mendapatkan layanan yang sesuai dengan website. Jangan sampai karena kualitas buruk, situs malah sulit diakses oleh visitor.

Salah satu parameter untuk melihat kualitasnya yaitu lokasi. Kalau fokus yang dituju itu pelanggan Indonesia, maka server harus ada di negara yang sama. Selain itu, cek spesifikasi berikut:

  • Kecepatan jaringan.
  • Jenis prosesor dan jumlah core-nya.
  • Teknologi.
  • Harddisk.
  • Kapasitas RAM.

3. Memilih Harga yang Wajar

Cara memilih web server selanjutnya yaitu mencari yang menawarkan layanan dengan harga wajar. Maksudnya adalah tidak terbujuk dengan harga murah, tapi ternyata performanya abal-abal. Kalaupun fiturnya lengkap, masih bisa disewa dengan anggaran tidak terlalu besar.

Coba bandingkan beberapa jenis paket dan harga yang disewakan perusahaan penyedia layanan. Biasanya, level tertinggi dari paket tersebut performanya paling baik, tapi harganya juga tinggi. Pastikan bahwa nominalnya ideal dengan keuntungan yang diperoleh.

4. Mencari yang Ada Tim Support

Server website itu tidak selalu dalam kondisi yang bagus. Terkadang juga mengalami down dan berpengaruh ke situs. Karena itulah, penting untuk mencari penyedia layanan yang mempunyai tim support.

Untuk saat ini, sepertinya hampir semua memiliki layanan customer service selama 24 jam. Jadi kalau sewaktu-waktu ada masalah, bisa meminta bantuan untuk mengatasi dan mendapatkan solusi. Tapi pastikan kalau CS tersebut memberikan respons dan membalas keluhan dengan cepat.

5. Memilih yang Memberikan Garansi

Cara berikutnya agar tidak salah dalam memilih web server adalah mencari penyedia yang memberikan garansi kepada pelanggan. Fasilitas tersebut sangat menguntungkan pembeli. Jika ada yang berani memberi garansi uang kembali, itu artinya menjamin kepuasan klien.

Garansi itu juga memberikan rasa aman. Sebagai tempat simpan file, tidak akan ragu untuk mempercayakan data website dan bisnis kepada penyedia tersebut. Pastikan bahwa ketentuan pemberian garansi tersebut juga jelas.

6. Mencari yang Memberikan Fitur Lengkap

Penting untuk memilih server yang memiliki fitur lengkap. Bukan hanya fitur-fitur utama, tapi juga yang memberikan keuntungan tambahan. Salah satunya adalah mempertimbangkan keamanan dan proteksi bagi web.

7. Melihat Review Pelanggan

Kelebihan dan kekurangan penyedia dapat diketahui dengan melihat review dari pelanggan yang pernah memakai layanannya. Berdasarkan pengalaman tersebut, bisa diketahui apakah server website sering mendapatkan masalah. Ulasan bisa dicek langsung lewat blogger lain atau forum tertentu.

Itulah cara memilih web server yang harus diperhatikan. Mencari perusahaan yang menyediakan layanan server terbaik memang harus jeli. Produk dan fitur yang diberikan harus mendukung performa web dan mampu merespon permintaan pengguna.

How useful was this post?

Click on a star to rate it!