fbpx

Lelang Domain - Temukan Domain Bagus Disini!

Wordpress

Begini Cara Membuat Sitemap WordPress Tanpa Plugin, Mudah dan Cepat!

Wiliam

Di dalam masalah optimasi website WordPress, untuk sitemap adalah salah satu teknik SEO yang sangat sering digunakan. Dengan sitemap semua pengunjung dan bot mesin pencarian bisa melihat struktur di dalam website milik bizzie secara baik.

Selain itu, sitemap ini juga bisa memberikan pengalaman kepada pengguna yang baik bagi para para pengunjung. Bahkan, dengan cara membuat sitemap wordpress tanpa plugin ini bisa memberikan informasi yang akurat bagi mesin pencarian di dalam melakukan crawling.

Nah, untuk kesempatan kali ini akan dibahas lengkap mengenai cara membuat sitemap wordpress tanpa plugin dan beberapa hal penting lainnya. Sedangkan, untuk bizzie yang ingin tahu penjelasan lengkap perihal WordPress bisa simak penjelasan dibawah ini.

Apa Itu Sitemap?

Sitemap merupakan daftar yang mencantumkan semua URL publik di dalam website. Selain itu, sitemap bisa membantu para pengunjung dan mesin pencarian di dalam menjelajahi semua URL di dalam website bizzie dengan cepat.

Di dalam fitur ini juga bisa menunjukkan hubungan antara halaman satu dengan lainnya. Bahkan, dengan adanya sitemap ini bisa menentukan seberapa penting di setiap halaman di dalam struktur website milik bizzie.

Cara Membuat Sitemap WordPress Tanpa Plugin

Ada beberapa cara membuat sitemap wordpress tanpa plugin yang bisa digunakan untuk jenis XML. Dibawah ini , akan dijelaskan beberapa cara yang bisa dipilih sebagai berikut :

Cara Membuat Sitemap WordPress Tanpa Plugin Secara Manual

Pada cara membuat sitemap wordpress tanpa plugin manual ini bisa membantu di dalam menentukan dengan tepat informasi apa saja yang akan dipelajari oleh crawler atau mesin pencarian. Akan tetapi, untuk cara yang satu ini membutuhkan waktu yang tidak sebentar.

Apalagi, untuk website yang mempunyai lebih dari 10 URL. Untuk cara membuat sitemap wordpress tanpa plugin manual, bizzie bisa membuka text editor seperti Windows Notepad atau Nano.

Satu hal perlu diperhatikan, bahwa untuk file yang satu ini mempunyai format XML. Di dalam file tersebut juga disertakan URL website bizzie dan semua informasi penting yang diketahui oleh mesin pencarian. Di dalam sitemap ini, ada beberapa tag wajib dan opsional. Sebagai berikut penjelasan mengenai tag yang diperlukan oleh bizzie :

●      <urlset> : merujuk pada standar protokol yang tersedia saat ini.

●      <url> : parent tag yang digunakan pada URL. Tag lainnya ini disertakan di dalam tag tersebut.

●  <loc> : URL website dan harus diawali dengan protokol. Misalnya, HTTP dan diakhiri dengan garis miring kalau web server bizzie menggunakannya. Nilai untuk tag yang satu ini harus kurang dari 2.048 karakter.

Selain itu, juga ada beberapa tag opsional yang bisa dipertimbangkan oleh sobat cashplus :

●      <lastmod> : menunjukkan waktu modifikasi terakhir di dalam website. Maka dari itu, bizzie bisa menggunakan format “yyyy-mm-dd” untuk tag satu ini.

●      <changefreq> : menjelaskan seberapa seringnya website di dalam melakukan perubahan. Nilai yang valid, yaitu always, hourly, daily, weekly, monthly, yearly dan never.

●  <priority> : memberikan informasi mesin pencarian mengenai URL dan yang paling penting bagi crawler. Nilai yang valid, yaitu diantara 0,0 – 1,0 dengan default 0,5.

Setelah sobat cashplus membuat file XML sitemap, maka bisa upload ke folder root WordPress bizzie. Selanjutnya, akses URL sitemap untuk melakukan pengecekan situs WordPress sitemap tersebut.

Apabila sudah menemukan URL sitemap, maka bisa langsung melakukan validasi sitemap validator. Untuk file sitemap yang tidak valid, biasanya akan menimbulkan masalah di dalam situs WordPress.

Jadi, sangat penting untuk melakukan pengecekan terlebih dahulu dengan validator submit XML. Untuk menggunakan validator, maka bisa masukkan URL sitemap dengan memilih menu “validate sitemap”.

Kalau WordPress sitemap bizzie sudah valid, maka akan muncul banner “no issues detected”. Nah, ketika sitemap WordPress bizie tidak valid akan muncul pesan peringatan “problem detected”.

Fungsi Sitemap

Setelah mengetahui cara membuat sitemap wordpress tanpa plugin, maka juga harus paham dengan fungsinya. Sebagai berikut fungsi dari sitemap yang harus bizzie ketahui :

●      Memberikan informasi ke search engine : sitemap ini bisa membantu di dalam memberikan informasi kepada crawler atau mesin pencarian kepada pengunjung di saat ada postingan baru di dalam website. Sitemap WordPress ini juga bisa memberikan informasi mesin pencarian tentang halaman website bizzie yang belum pernah di indeks sebelumnya.

●      Mempermudah navigasi : menunjukkan struktur dan hierarki di halaman website dengan menyediakan daftar lengkap URL custome.

●  Memaksimalkan search engine optimization : memaksimalkan SEO website dengan memberikan informasi kepada mesin pencarian, bahwa website bizzie tidak mempunyai konten duplikat. Sitemap juga bisa membuat website menjadi lebih user friendly, sehingga meningkatkan rangking di dalam hasil pencairan.

Perbedaan Sitemap XML dan HTML

Ada dua jenis sitemap WordPress yang bisa digunakan, yaitu XML sitemap dan HTML sitemap. Disetiap jenis kali ini mempunyai peran yang penting di dalam melakukan optimasi website dengan cara kerjanya.

Sebaiknya, di saat melakukan submit di WordPress sitemap ke mesin pencarian bisa menggunakan sitemap extensible markup language (XML). Dengan bahasa ini, maka bot mesin pencarian bisa langsung menemukan konten dan informasi lebih mudah.

XML sitemap ini juga memberikan metadata dan konteks yang lebih lengkap di setiap URL. Sementara itu, HTML sitemap ini juga menyediakan link yang mewakili semua halaman web menggunakan format HTML.

Perbedaan sitemap XML dan HTML, yaitu XML sitemap di bagian URL yang terpisah dan mempunyai satu titik fokus pada mesin pencarian. Sedangkan, untuk HTML sitemap ini bisa dimasukkan di dalam halaman website untuk berkunjung di dalam pengunjung website.

Sekian penjelasan mengenai cara membuat sitemap wordpress tanpa plugin dan beberapa hal penting lainnya. Semoga membantu bizzie disaat akan mengelola WordPress.

Baca Juga