fbpx

Beberapa Cara Mengatasi Error 504 Service Unavailable

Bizzie pasti pernah kaget ketika website memunculkan layar warna putih dan memberikan tulisan “”, Akan tetapi, ketika terjadi hal tersebut tidak perlu merasa panik. 

Saat ini ada beberapa cara mengatasi error 504 service unavailable yang bisa dipergunakan. Untuk penyebab dari terjadinya error ini karena ada salah satu yang tidak bisa memenuhi permintaan

Selain itu, juga bisa juga terjadi karena server sedang penuh dan sehingga tidak bisa menangani request lagi. Maka dari itu, butuh perbaikan supaya tidak terjadi error 504. 

Pada kesempatan kali ini juga akan diberikan beberapa cara mengatasi error 504 service unavailable. Sedangkan untuk anda yang penasaran dengan beberapa cara mengatasi error 504 service unavailable bisa langsung saja simak penjelasan lebih lengkapnya di bawah ini. 

Beberapa Cara Mengatasi Error 504 Service Unavailable 

Seperti yang disebutkan pada sebelumnya bahwa ada beberapa cara mengatasi error 504 service unavailable Untuk beberapa cara mengatasi permasalahan tersebut adalah:

1. Matikan Semua Plugin Secara Sementara 

Langkah awal pada cara mengatasi error 504 service unavailable adalah mematikan semua plug in yang sudah tidak lagi kompatibel atau bermasalah. Ketika terjadi error ini akan muncul pesan secara tiba-tiba. 

Cara awal yang bisa dipergunakan adalah mematikan sementara pada semua plug in yang sudah terpasang pada sebelumnya. Biasanya untuk pesan error 504 ini juga bisa tiba-tiba menghilang. Dengan menghilangnya pesan tersebut menjadi pertanda bahwa salah satu plug in sudah bisa dipergunakan. 

Selain itu, untuk para bizzie juga bisa mengaktifkan lagi satu persatu plug in yang sebelumnya sudah terjadi error 504. Dengan terjadinya error 504 ini mengakibatkan bizzie tidak bisa masuk pada dashboard admin

Untuk proses mengaktifkan kembali ini bisa dengan menggunakan FTP. Langkah yang bisa dilakukan yaitu bisa langsung masuk pada wp-content. Setelah itu untuk folder tersebut diganti dengan nama plugins. 

Baca Juga :  Cara Optimasi Google Ads Untuk Bisnis Online

2. Melakukan Perubahan Tema WordPress Pada Awal atau Default 

Error 504 ini tidak hanya terjadi karena saja, akan tetapi dengan penggunaan tema yang tidak tepat juga menjadi salah satu penyebab permasalahan tersebut. Biasanya untuk permasalahan yang terjadi pada tema ini, karena terlalu berat ketika dipergunakan sehari-hari. 

Solusi yang bisa bizzie ambil adalah dengan menggunakan tema default yang ada di WordPress. Ketika menggunakan twenty nineteen, maka akan secara otomatis muncul error 504. 

Ada beberapa langkah atau cara untuk bisa melakukan pergantian tema ke default. Untuk langkah atau cara yang bisa dilakukan para pengguna WordPress adalah:

  • Melakukan login terlebih dahulu pada
  • Ketika sudah berhasil log in bisa memilih menu file manager. Lalu bisa memilih lagi pada menu files. 
  • Langsung saja masuk pada wp-content dan langsung memilih menu “themes”. Berikan klik kanan dan melakukan rename pada folder tema tersebut. 

Untuk pergantian atau rename ini bisa dituliskan “namatema-off”. Setelah proses ini sudah selesai maka bisa langsung melakukan refresh . Dengan melakukan refresh maka bisa mengetahui apakah website masih error 504 atau tidak. 

Selain itu, juga ada cara lain untuk pergantian tema pada WordPress. Untuk cara penggantian tema kali ini bisa dilakukan melalui phpMyAdmin. Beberapa cara atau langkah yang bisa dilakukan adalah:

  • Melakukan login terlebih dahulu pada control panel dari para bizzie. 
  • Setelah berada di menu utama bisa langsung memilih menu phpmyadmin. Untuk menu ini biasanya berada di bagian database. 
  • Sedangkan untuk langkah selanjutnya bisa memberikan klik pada wp_options yang berada di bagian bawah kiri. Berikan klik pada tab “search”. Setelah itu berikan klik lagi pada menu “” pada kotak “option_name”.
  • Berikan klik lagi pada menu “edit” untuk melakukan pergantian tema. 
  • Langkah yang paling akhir adalah memasukkan nama tema dari wordpress tersebut. Setelah memasukkan nama bisa langsung memberikan klik pada menu “go”. 
Baca Juga :  8 Tips Sederhana Optimalkan Kecepatan Website Anda

Satu hal yang perlu diingat pada cara mengatasi error 504 service unavailable adalah memilih tema hal yang penting. Akan lebih baiknya lagi tidak menggunakan tema yang sebelumnya dan membuat error 504. 

Baca Juga : Mudah! Inilah Cara Mengatasi Error 502 Bad Gateway

3. Mematikan API Heartbeat Pada WordPress Secara Sementara 

Heartbeat adalah salah satu bawaan yang berada di WordPress. Selain itu dengan adanya heartbeat ini mempunyai fungsi utama yaitu menyimpan secara otomatis. Sering disebut juga dengan auto save. 

Selain itu, dengan menggunakan heartbeat ini juga dapat memberikan tampilan notifikasi plug in. Serta juga bisa memberitahu siapa saja yang melakukan edit artikel. 

Pada saat menggunakan heartbeat memang cukup banyak sumber daya yang dibutuhkan. Bahkan dengan heartbeat juga menyebabkan terjadinya error 504. Maka dari itu, untuk satu langkah yang diambil adalah dengan mematikan secara sementara. 

Akan tetapi, ketika pesan error 504 masih tetap saja muncul, ada satu cara yang bisa dipergunakan. Untuk cara yang bisa dipergunakan adalah:

  • Melakukan log in terlebih dahulu pada control panel. Ketika sudah berada di menu control panel bisa langsung masuk pada file manager dan memilih files.
  • Langsung saja pilih pada folder wp-content. Pilih saja tema yang sesuai dengan folder tema yang sedang digunakan saat ini. Setelah itu bisa masuk kembali pada folder tema dan memberikan klik kanan pada functions.php dan lalu memilih untuk melakukan proses edit. 

Ketika untuk cara yang satu ini sudah berhasil dan bisa diakses kembali, maka permasalahan ini terjadi karena API Heartbeat. Untuk mematikan API ini juga tidak bisa dilakukan secara permanen. Maka dari itu, satu langkah yang bisa diambil juga yaitu dengan mengatur ulang dan melakukan install heartbeat control. 

Sekian penjelasan mengenai cara mengatasi error 504 service unavailable. Diharapkan dengan penjelasan beberapa cara mengatasi error 504 service unavailable bisa membantu para pengguna WordPress. 

Baca Juga : Cara Mengatasi HTTP Error 500 dan Penyebabnya