5 Tips Memanfaatkan Facebook dan Instagram Untuk Bisnis

5 Tips Memanfaatkan Facebook dan Instagram Untuk Bisnis

Anda sering memanfaatkan Facebook dan Instagram untuk bisnis? Nah kami akan memberikan beberapa tips memanfaatkan kedua platform tersebut untuk bisnis! Jika kita berbicara kolam traffic terbesar di internet, maka kita tak bisa mengesampingkan Facebook dan Instagram. Keduanya merupakan dua platform media sosial terbesar di dunia, dengan pengguna aktif bulanan lebih dari 100 juta pengguna. Jadi tak mengherankan jika hari ini, orang-orang tak hanya menggunakan Facebook dan Instagram untuk sekedar have fun saja, melainkan juga untuk bisnis.

Trik Memanfaatkan Facebook dan Instagram untuk Meraup Profit 

Setiap brand, baik brand besar maupun kecil, berlomba-lomba untuk memasarkan produk atau jasa lewat Facebook dan Instagram. Tak hanya lewat feed bawaan Facebook dan Instagram, pengguna juga bisa memasarkan produk atau jasa lewat layanan FB Ads dan Instagram Ads. Nah bagi Anda yang ingin meningkatkan engagement, jumlah konsumen, atau penjualan, sebaiknya cek beberapa tips memanfaatkan Facebook dan Instagram untuk bisnis berikut ini!

Manfaatkan Facebook dan Instagram untuk Bisnis, Pahami Audience dan Target Market Anda

Perlu Anda pahami, jika Anda tidak memahami audience dan target market Anda, maka kemungkinan terjadinya kesalahan sangatlah besar, apapun teknik yang Anda terapkan. Jadi sebelum Anda membuat dan mempublikasikan konten di Facebook dan Instagram untuk bisnis, sebaiknya ketahui terlebih dahulu apa yang diinginkan audience. Pastikan bahwa konten yang Anda buat mampu menarik minat audience Anda. Jika Anda merasa tidak mampu membuat konten yang sesuai dengan yang diinginkan audience, sebaiknya jangan dulu mempostingnya.

Baca juga: 5 Manfaat Instagram Bisnis yang Bisa Anda Coba

Pengetahuan akan audience juga bisa disandingkan dengan pengetahuan akan target market. Nah ada dua cara dimana Anda bisa mengidentifikasi target market. Pertama yaitu dengan mempelajari lebih jauh audience (follower), khususnya ketahui jenis konten apa yang disukai follower akun Facebook dan Instagram Anda. Kedua yaitu menganalisa apa yang tidak disukai audience, dengan membandingkannya dengan apa yang disukai audience. Misalnya jika follower Anda menyukai musik rock, maka jangan sekali-kali memposting video lagu dangdut.

 

Fokus Pada Solusi, Bukan Produk

Banyak brand yang gagal meningkatkan engagement dengan follower dan calon konsumen, karena lebih fokus pada produk. Zaman sudah berubah, dimana pengguna internet hari ini sudah jauh lebih cerdas. Jadi sebaiknya Anda fokus pada solusi, dibanding produk yang Anda jual. Untuk Facebook dan Instagram, Anda harus membuat konten yang benar-benar dibutuhkan oleh follower. Jika bisnis Anda bergelut di bidang jasa, misalnya jasa kepenulisan, maka perbanyak buatlah konten yang menunjukan proses pembuatan tulisan.

Selain itu, Anda juga mesti memperlihatkan ciri khas brand Anda, kebermanfaatan untuk sesama, dan hal-hal bernilai lain. Apapun jenis kontennya, mau itu gambar, gambar+teks, atau video, pastikan dibuat dengan tujuan agar follower merasa terbantu dengan konten yang Anda posting di Facebook dan Instagram.

 

Manfaatkan Fitur Story

Baik itu Facebook maupun Instagram, Anda bisa memanfaatkan fitur Story agar bisnis Anda semakin dikenal banyak orang. Fitur Story ini merupakan feed berbentuk slideshow dan hanya bisa diakses dalam waktu 24 jam saja. Ada banyak alasan mengapa Anda mesti memanfaatkan fitur Story untuk kegiatan bisnis yaitu:

  • Lewat fitur Story, konten bisa langsung terlihat di timeline setiap follower Facebook dan Instagram Anda.
  • Bisa digunakan untuk mempresentasikan proses pembuatan produk atau layanan. Hal ini sangat berguna agar ada keterikatan yang dalam antara brand dengan konsumen.
  • Bisa digunakan untuk memposting berbagai jenis konten seperti foto, video pendek, video rewind, GIF, dan yang paling populer yaitu live video.
  • Setiap konten bisa diisi dengan hastag publik figur atau follower akun Anda.

 

Kolaborasi

Facebook dan Instagram merupakan pusatnya influencer (tokoh berpengaruh). Nah agar bisnis Anda semakin dikenal, Anda bisa berkolaborasi dengan influencer. Biasanya influencer dengan follower diatas 10ribu, memberlakukan paid promote. Jika budget Anda memadai, maka Anda bisa menggunakan influencer berbayar ini. Namun jika budget Anda pas-pasan, maka Anda bisa menawarkan sesuatu pada influencer, baik itu produk atau jasa Anda. Jika Anda punya akun Facebook dan Instagram yang sudah populer, misalnya punya 100 ribu follower, maka Anda bisa menjalin kerjasama dengan influencer lain untuk saling bekerjasama.

 

Eksklusif

Jadikan follower atau konsumen setia Anda sebagai bagian dari strategi pemasaran. Maksudnya yaitu Anda membuat konten yang lebih ekslusif, misalnya konten penawaran produk, layanan, atau event yang hanya bisa diakses dengan syarat-syarat tertentu. Buatlah video teaser, lalu publikasikan di feed atau Story.

Related Posts