fbpx

Daftar Cloud Depa by Dewabiz - Dapatkan Saldo Gratis Secara Cuma Cuma!

General

Rekomendasi Font Canva untuk Desain Kontemporer

Yodik Prastya

Penggunaan jenis font tertentu untuk mendapatkan kesan desain yang lebih kontemporer memang wajib dipertimbangkan. Kamu bisa memilih rekomendasi font Canva dari kami untuk mendapatkan garis, bentuk, dan gaya font yang tampil jelas, bersih, dan juga gampang dibaca.

Biasanya, font yang digunakan untuk desain kontemporer menggunakan font dengan ciri elemen sederhana alias minimalis. Bahkan jarang ada font berlebihan atau boros yang digunakan dalam desain kontemporer. Hal itu juga yang membuatnya sangat menarik untuk digunakan dan banyak orang yang juga memilihnya.

Ada banyak font yang unik serta aesthetic untuk digunakan. Meskipun unik, tetap saja sejumlah font tersebut termasuk ke dalam font yang biasa digunakan dalam desain kontemporer. Kamu pun bisa menggunakannya untuk berbagai macam keperluan desain.

Rekomendasi Font Canva Untuk Membuat Desain Lebih Menarik

Ingin mendapatkan kesan desain kontemporer? Tentu saja hal yang tidak bisa kamu lupakan adalah pemilihan font yang akan dipakai. Pemilihan font yang tepat akan membuat desain milikmu jadi lebih menarik. Pakai beberapa font ini:

1. Ailerons

Font Ailerons ini merupakan font yang cukup unik besutan Adilson Gonzales de Oliveira Junior yang inspirasinya datang dari model pesawat terbang. Ia mengambil referensi pesawat terbang tahun 1940-an.

Pada ujung setiap huruf terlihat miring dan sedikit tampak lebih melengkung. Tidak hanya itu, detail pada setiap kemiringan dan font ini memang detail serta halus.

2. Lombok

Selanjutnya ada font bernama Lombok. Font modern satu ini merupakan bikinan Alexandre Pietre. Font unik satu ini asalnya dari keluarga tipografi Serif. Jadi sesuai ciri khasnya, tidak akan ada garis proyeksi maupun ikal pada ujung setiap huruf.

Meskipun font satu ini nampak samar, ia masih memiliki karakter yang sangat tegas dan masih nyaman dilihat serta dibaca.

3. Cooper Hewitt

Saat museum desain  Cooper Hewitt Smithsonian melakukan perbaikan dengan revitalisasi bangunan dan juga identitasnya, ia juga memasukkan perancang Chester Jenkins guna membuat font dari keluarga Sans Serif kontemporer.

Akhirnya, mereka membuat font gratis yang bisa digunakan untuk berbagai kebutuhan. Font Cooper Hewitt ini, memang sangat tepat kalau digunakan untuk kebutuhan brand saat ini.

4. One Day

Font One Day memiliki ciri khas ramping serta huruf besar yang dibuat oleh Nawras Moneer. Bentuk font-nya bulat dan ada garis putus-putus. Hal itulah yang sebenarnya membuat One Day memiliki daya tarik visual dan tepat digunakan pada judul utama.

5. Koliko

Selanjutnya ada font yang bernama Koliko. Keluarga font bikinan Fontfirma ini punya karakternya sendiri. Utamanya karakter latin serta Cyrilic pada gaya karakter tipis, reguler, dan juga tebal.

Font ini adalah font dari keluarga Sans Serif geometris yang memiliki struktur bersih serta memiliki berita utama yang cukup tebal.

6. Aqua

Font selanjutnya berasal dari Laura Pol. Font jenis ini mempunyai garis lurus yang terbilang kontras dengan bentuk yang bulat. Sudut yang kuat memberikan kesan dominasi pada huruf besar.

Sementara itu, lingkaran halus yang ada akan mendominasi huruf-huruf kecil yang digunakan dalam suatu desain.

7. Radnika

Alfredo Marco Pradil adalah seseorang yang juga menekuni dunia tipografi. Ia kini sudah membuat Radnika yang merupakan huruf multi fungsi yang menjadi jembatan antara tipografi lama dan tipografi baru.

Font yang menjadi jembatan ini, menggunakan konsep tengah-tengah antara tipografi yang kuat serta ekspresif dengan tipe tipografi halus dan buram. Ia menyebut hasil karyanya sebagai tipe pekerja keras.

Penutup

Kamu bisa mempertimbangkan rekomendasi font Canva yang sudah kami sajikan di atas. Setelah itu, jangan lupa untuk mencocokkan font dengan desain keseluruhan yang sedang kamu kembangkan.

Baca Juga