fbpx

Daftar Cloud Depa by Dewabiz - Dapatkan Saldo Gratis Secara Cuma Cuma!

General

Punya Banyak Manfaat, Apa Itu Internal Link?

Yodik Prastya

Apa itu internal link adalah hal yang perlu dipahami oleh para pengelola website dan blog untuk memaksimalkan kinerja website mereka. Penerapan tautan internal dengan tepat dipercaya membantu meningkatkan kredibilitas, otoritas, dan peringkat website di halaman hasil pencarian. Untuk mengetahui lebih lanjut, lanjutkan membaca penjelasan di bawah.

Apa Itu Internal Link: Manfaat dan Cara Membuatnya

Internal link adalah link atau tautan yang menghubungkan satu halaman dengan halaman lain di dalam website yang sama. Contoh, apabila Anda memiliki konten blog tentang bagaimana cara membuat blog, maka opsi internal link yang bisa diterapkan misalnya seperti cara menulis konten yang menarik, cara mendapatkan uang dari blog, cara optimasi blog dan lain sebagainya.

Dari segi fungsinya, internal link berguna untuk memudahkan pengguna dan mesin pencari dalam menjelajah website dan menemukan konten relevan dan berkualitas. Selain itu, link internal ini juga dapat menunjang opstimasi SEO pada halaman yang kurang populer karena terbantu oleh halaman lain yang lebih populer dan memiliki lebih banyak backlink.

Bagi mesin pencari seperti Google, internal link memudahkan mesin pencari dalam mengenali struktur dan hierarki website, serta dapat menentukan nilai konten.

Manfaat Menerapkan Internal Link

Saat diterapkan dengan benar, internal link menjanjikan dampak positif terhadap konten dan website Anda. Berikut ini alasannya:

  • Internal link dapat membantu meningkatkan pengalaman pengguna (user experience/ UX) karena memudahkan pengguna dalam mendapatkan konten relevan yang bermanfaat dan berkualitas
  • Dengan UX yang baik, maka membuat pengunjung lebih betah berlama-lama di website yang sekaligus juga menekan tingkat pentalan (bounce rate)
  • Memudahkan bot mesin pencari dalam mengindeks dan memahami konten website Anda karena sudah memiliki struktur website yang logis dan hierarkis
  • Menunjang optimasi SEO karena mampu mendistribusikan page authority (otoritas halaman) dan keyword relevance (relevansi kata kunci) ke seluruh halaman yang ada di website
  • Lebih mendorong pengunjung melakukan tindakan yang diinginkan (call to action/ CTA), seperti berlangganan, membeli produk atau menghubungi pemilik

Cara Membuat Internal Link

Untuk lebih mendalam mengenal internal link, silakan simak bagaimana cara membuat tautan ini untuk langsung mempraktikkanya ke halaman website Anda:

1. Pilih Halaman Tujuan dan Halaman Sumber

Langkah pertama, silakan Anda pilih halaman mana yang menjadi tujuan Internal Link. Pastikan bahwa halaman tujuan ini relevan dengan topik yang dibahas pada halaman sumber Internal Link. Tak sekedar relevan, halaman tujuan juga harus memuat konten yang tak halah berkualitas, menarik dan bermanfaat bagi pengguna.

2. Tentukan Anchor Text

Anchor text adalah teks yang nantinya dijadikan sebagai link, yang harus mengandung kata kunci sesuai tema atau judul halaman yang jadi tujuan. Idealnya, anchor text ini tidak terlalu panjang dan menggunakan variasi beragam untuk menghindari kesan spam yang justru menggangu.

3. Masukkan Link

Setelah halaman sumber, halaman tujuan dan teks siap, silakan mulai masukkan link halaman tujuan ke anchor text. Untuk menghindari kesalahan, Anda bisa memanfaatkan fitur pencarian di blog maupun Google Search untuk mendapatkan sumber Internal Link. Dengan begitu, penerapan internal link dapat terhindar dari error.

4. Perbanyak Internal Link

Tak cukup hanya sekali internal link, tak ada salahnya Anda memperbanyak internal link di dalam konten. Nah, intensitas internal link ini bisa Anda sesuaikan dengan kualitas atau panjang konten. Terlalu banyak menggunakan link, bisa jadi postingan Anda malah dianggap sebagai spam sehingga tak lagi efektif atau kurang kredibel.

Hal yang Perlu Diperhatikan dalam Menerapkan Internal Link

Meskipun terkesan mudah, masih ada beberapa hal yang perlu diperhatikan agar teknik internal link menjadi efektif, di antaranya:

  • Diksi anchor text yang sebaiknya relevan dan mampu mewakili konten yang dituju, hindari penggunaan kata-kata “klik di sini” atau “baca selengkapnya”
  • Pemilihan halaman harus relevan dan berkualitas
  • Hindari menautkan halaman yang sama terlalu banyak karena justru berpotensi membingungkan pengunjung hingga mengurangi nilai SEO
  • Pastikan internal link dan external link tetap seimbang jumlahnya

Sudah Paham Apa Itu Internal Link?

jadi, Internal Link adalah sebuah link atau tautan yang menghubungkan satu halaman website dengan halaman lain di website yang sama. Setelah mengenalnya lebih jauh, kini Anda sudah lebih siap untuk menerapkannya di website Anda sendiri.

Baca Juga