fbpx

Mengenal Apa Itu DevOps dan Manfaatnya Bagi Bisnis

Saat ini, dari berbagai lini dituntut mampu mengembangkan produk sesuai kebutuhan dan keinginan para klien maupun costumer sesegera mungkin. Di lain sisi, pengembang produk juga bertanggungjawab untuk merancang produk yang tetap berkualitas. Berangkat dari masalah ini, kemudian bersinergi dengan tim operasional membentuk apa itu DevOps.

Apa Itu DevOps dan Apa Tujuannya?

DevOps adalah kombinasi antara budaya, praktik dan peralatan demi meningkatkan kemampuan perusahaan untuk memastikan bahwa proses delivery produk dapat dilakukan lebih cepat tanpa kompromi terhadap kualitas dan stabilitas produk.

Istilah DevOps merupakan gabungan kata development dengan operations dimana dalam pelaksanannya mengutamakan otomasi dan integrasi dari tim pengembang dan tim operator IT perusahaan.

Dalam model ini, kedua tim bekerja bersama mulai dari awal hingga akhir tahapan siklus pengembangan produk sehingga menghasilkan produk yang berkualitas dalam waktu secepat mungkin.

DevOps engineer atau profesional IT akan bekerjasama dengan developers, system operators, staff IT, operations staff dan lainnya dalam memfasilitasi atau mengawasi penerapan kode sesuai dengan Continuous Integration dan Continuous Delivery (CI/CD) workflow.

Dalam perusahaan produk , DevOps didesain sedemikian rupa untuk mengintegrasikan setiap bagian yang berhubungan dengan software development dan deployment.

Tujuannya, demi mencapai delivery produk berkualitas yang memenuhi keinginan para user tanpa mengesampingkan integritas dan stabilitas sistem.

Tim yang dimaksud dalam bagian perusahaan ini bisa meliputi developers, test engineers, security engineers, system administrators, users dan sebagainya.

Baca Juga :  Cara Membuat VPS Windows Gratis di Google Cloud

Apa Saja Manfaat Model DevOps?

Dari penjelasan di atas, model DevOps ini memang banyak diterapkan oleh perusahaan pengembang produk digital ataupun software. Manfaat dari model DevOps ini bagi perusahaan antara lain, diantaranya:

1. Efisiensi Perusahaan  

Karena aktifitas produksi perusahaan dapat berjalan lebih cepat, maka adaptasi dengan preferensi pasar dan inovasi pun jadi lebih mudah tercapai. Hal ini kemudian membuat perusahaan lebih efisien dalam merespon tantangan dan dapat berkembang lebih cepat dan pesat.

2. Perusahaan lebih Kompetitif

Dengan proses delivery produk yang juga jadi lebih cepat dan efisien, maka rilisan produk pun bisa terjadi lebih cepat.

Dengan frekuensi yang lebih tinggi ini pula, perusahaan pun memiliki daya saing yang lebih baik. Peluang perusahaan dalam bertahan dalam dinamika pun jadi lebih tinggi.

3. Memastikan Keandalan Produk

Karena DevOps juga diterapkan pada praktik CI/CD workflow, maka hal ini dapat lebih memastikan kualitas produk. Meskipun produk digital tersebut dikembangkan dalam waktu yang lebih cepat dibanding cara tradisional.

Produk yang berkualitas dan handal ini juga dapat dikirimkan dengan cepat dan tepat.

4. Meningkatkan Kolaborasi Tim  

Tak hanya efisiensi perusahaan, model DevOps juga memungkinkan sinkronisasi dan kolaborasi antara tim pengembang dengan tim operasi.

Dalam bekerja, kedua tim akan berbagi tanggung jawab dalam alur yang telah dipadukan sedemikian rupa. Hal ini membuat pekerjaan kedua tim menjadi lebih efektif.

5. Memastikan Keamanan Produk

Meskipun produk digital dikembangkan dalam waktu yang lebih cepat, nyatanya hal ini tidak mengurangi keandalan dan keamanan produk. Hal ini karena DevOps tetap menggunakan alat pengujian keamanan otomatis yang juga telah terintegrasi.

Baca Juga :  Cara Submit Sitemap di Bing

Kesimpulan

Kerjasama yang terjalin dengan baik memungkinkan tim dalam perusahaan dapat bekerja dengan lebih efektif dan efisien. pengembangan software ini dilaksanakan dengan menyelaraskan para profesionalnya dengan peralatan dan proses yang diatur dengan baik.

Demikian penjelasan tentang apa itu DevOps dan apa saja manfaat yang bisa didapatkan oleh perusahaan dengan menerapkan model ini dalam tim mereka.