fbpx

7 Fungsi Control Panel Hosting Yang Harus Anda Ketahui

Fungsi control panel hosting – Tahukah Anda? Sebelum munculnya control panel hosting, Anda perlu pengetahuan tingkat lanjut berkaitan server untuk mengelola hosting. Tetapi dengan hadirnya control panel, semua orang dengan mudah untuk dapat menggunakan hosting.

Oleh karena itu, pada umumnya penyedia hosting sudah menyediakan paket hosting beserta control panel-nya. Maka dari itu, kami sudah merangkum ada 7 fungsi control panel hosting yang bisa Anda ketahui.

Apalagi, sekarang ada banyak sekali control panel yang dapat Anda pilih. Saking banyaknya, bisa jadi Anda di buat bingung karena satu dengan yang lain kelihatan sama. Namun, tak usah khawatir!, Anda datang ke artikel yang tepat! Di sini DewaBiz akan membahas secara tuntas berkenaan fungsi control panel hosting.

Apa itu Control Panel Hosting?

Control panel hosting adalah alat yang di gunakan untuk mengelola semua fitur hosting. Mulai dari domain, file, email, sampai database. Seluruh itu di tampilkan pada satu halaman yang umumnya di sebut halaman control panel hosting.

Halaman control panel akan membuat pengelolaan hosting menjadi lebih mudah. Selain semua fitur di tampilkan dalam satu halaman, terdapat juga indikator sumber energi hosting. Indikator ini menampilkan informasi seperti sisa Disk Space dan RAM pada hosting Anda.

Hosting tanpa panel tidak mendapatkan kemudahan ini. Jadi, Anda harus mengetikan suatu perintah khusus agar dapat di kerjakan oleh hosting. Lain cerita jika Anda menggunakan control panel, hanya butuh beberapa klik saja dan proses sudah berjalan.

Nah, sekarang Anda sudah mengerti apakah yang di maksud dengan control panel hosting beserta fungsi control panel hosting secara umum. Lalu, lebih detailnya apa saja pengelolaan yang dapat di lakukan dengan control panel hosting? Mari simak lebih lanjut.

Fungsi Control Panel di Hosting

Ada banyak konfigurasi yang bisa Anda lakukan dengan control panel hosting. Agar lebih mudah di pahami, berikut ini penjelasan secara lengkap fungsi control panel hosting:

1. Mengelola Domain dan Subdomain

Control panel hosting adalah alat yang  di gunakan untuk bisa mengelola domain dan subdomain. Domain maupun subdomain adalah alamat situs, seperti: dewabiz.co.id atau course.dewabiz.co.id. Domain harus di kelola terlebih dahulu agar dapat mengarah pada situs. Pengelolaan domain dapat dengan mudah di lakukan pada hosting, karena hosting memberikan banyak pilihan pengaturan, seperti:

  • Mеnаmbаhkаn dоmаіn: Agаr dapat digunakan mаkа domain hаruѕ dіtаmbаhkаn terlebih dahulu kе hоѕtіng. Proses ini juga dapat disebut dengan addon domain.
  • Membuat subdomain: subdomain adalah bagian dari domain. Fungsinya sama dengan domain pada umumnya. Biasanya, subdomain digunakan untuk menambahkan website khusus.
  • Mengelola DNS: Domain Name System (DNS) adalah platform yang mempermudah Anda untuk terhubung suatu web. Sistem ini membuat Anda dapat membuka situs hanya dengan mengetikan julukan domain pada browser seperti google chrome atau mozilla firefox.
  • Mengatur domain redirect: Domain redirect adalah proses untuk mengarahkan domain ke web lain. Contohnya, Anda dapat mengarahkan namadomain.com ke google.com.
  • Menghapus domain: Jika Anda tidak ingin menggunakan suatu domain maka Anda dapat menghapus domain itu dari hosting lewat control panel hosting.

2. Menginstal Aplikasi

Salah satu fungsi control panel hosting adalah memudahkan menginstal pada hosting. Dengan menginstal aplikasi, Anda akan lebih mudah dan cepat di dalam mengelola situs. Salah satu contoh type aplikasi yang dapat diinstal adalah Content Management System (CMS). Dengan CMS, Anda dapat membuat web tanpa melaksanakan coding. Anda hanya perlu instal saja CMS seperti contohnya WordPress dan setelah itu situs dapat digunakan.

Selain WordPress, ada aplikasi lain yang dapat Anda instal seperti framework Laravel dan Codeigniter. Kedua aplikasi itu merupakan suatu framework khusus bahasa pemrograman PHP yang umumnya digunakan oleh pengguna taraf lanjut.

3. Pengelolaan File

Di dalam hosting dan cloud hosting terdapat banyak file yang harus dikelola. Sebagai contoh, jika Anda mempunyai web maka paling tidak ada tiga file pada hosting, yaitu index.html, model.css, dan script.js. Dapat dibayangkan bukan jika terdapat banyak situs pada hosting? Maka akan banyak juga file yang ada.

Nah, fungsi control panel hosting berikutnya adalah Anda bisa lakukan pengelolaan file pada hosting dengan mudah. Berbeda dengan hosting tanpa control panel di mana Anda harus mendonwload file, mengubahnya di komputer, lalu menguploadnya kembali pada hosting.

Cukup merepotkan, ya? Tak hanya itu, fungsi control panel hosting lainnya adalah File Transfer Protocol (FTP) yang terlalu mungkin Anda untuk mentransfer file dari komputer ke hosting maupun sebaliknya.

4. Membuat dan Mengelola Email

Anda dapat menggunakan hosting untuk membuat dan mengelola email sendiri. Bukan seperti kebanyakan email @Gmail.Com atau @Yahoo.Com, melainkan email dari sebutan domain Anda. Contohnya, admin@namadomain.com. Berbeda dengan email kebanyakan, dengan email sendiri Anda bebas menentukan limit memori akun itu.

Selain itu, Anda juga dapat laksanakan pengecekan standing pengiriman dan penerimaan email. Dengan demikian, Anda dapat sadar email mana yang sudah terkirim maupun email yang mengalami rintangan. Tidak hanya itu, hosting juga sangat mungkin Anda untuk membuat beberapa filter, seperti: spam filter, whitelist atau daftar akun email yang dipercaya, dan blacklist yang merupakan daftar akun email yang diblokir.

Yang tidak kalah penting, Anda juga dapat mengelola banyak akun email sekaligus. Hal ini sangat bermanfaat bagi seluruh pengguna, khususnya bagi perusahaan yang mempunyai kegiatan email di dalam jumlah besar.

5. Pengelolaan Database

Control panel hosting juga sedia kan database untuk mengontrol data secara terpusat dan menyimpan data dengan lebih kondusif. Pаdа іntіnуа, dаtа yang dimaksud adalah Infоrmаѕі berupa uѕеrnаmе, раѕѕwоrd, роѕt, раgе, comment, dаn lаіn-lаіn.

Control panel hosting memiliki peran penting agar berbagai informasi itu dapat dengan mudah diakses maupun dikelola. Khususnya pada web yang punyai beraneka type data seperti toko online yang mana terdapat beraneka macam product dan keterangannya. Dengan menggunakan control panel hosting, Anda dapat membuat atau mengupload database, menambahkan akun pengguna, dan mengatur hak akses para pengguna.

6. Membuat Backup

Selanjutnya, fungsi control panel hosting adalah terlalu mungkin Anda lakukan backup atau menyalin data agar dapat digunakan kembali apabila data itu hilang atau rusak. Umumnya, Anda dapat menjalankan backup file, email, database, dan DNS domain pada control panel hosting.

Untuk praktiknya, Anda bisa melaksanakan backup manual dengan mengunduh data atau pulihkan secara langsung lewat control panel hosting. Selain itu, tidak jarang ada fitur backup otomatis mingguan atau dua mingguan. Dengan cara ini, Anda akan punya beberapa pilihan data yang bisa Anda download atau pulihkan. Kemudian, biarkan platform secara otomatis melaksanakan backup pada data yang sudah Anda pilih.

7. Memonitor Pemakaian Resource

Salah satu fitur lain control panel hosting adalah indikator resource hosting. Indikator ini memberi informasi resource yang akan atau sudah mencapai batas. Beberapa contoh resource pada hosting seperti: Disk Space, Ram, dan inodes.

Dengan adanya Indikator resource hosting, Anda dapat memastikan resource berada dibawah batas maksimal agar performa web site menjadi stabil. Selain itu, indikator hosting juga dapat menunjukan kapan waktu yang tepat bagi Anda untuk meningkatkan resource hosting dengan laksanakan upgrade.

Nah, itulah 7 fungsi control panel hosting yang bisa Anda ketahui. Maka dari itu, sebelum Anda menggunakan hosting alangkah baiknya jika meengetahui fungsi  control panel hosting atau menyimak artikel ini.

How useful was this post?

Click on a star to rate it!