fbpx

Daftar Cloud Depa by Dewabiz - Dapatkan Saldo Gratis Secara Cuma Cuma!

Panduan

Dasar Cara Mengubah Dynamic Disk ke Basic Disk dengan Mudah

Wiliam

Cara mengubah dynamic disk ke basic disk — Perlu diketahui, bahwa disk dinamis sudah tidak bisa digunakan dan direkomendasikan lagi dari Windows. Sebagai penggantinya, bisa menggunakan disk dasar atau teknologi atas ruang penyimpanan yang terbilang lebih baru. Itu semua bisa dipergunakan ketika bizzie sedang ingin mengumpulkan disk bersamaan ke dalam volume yang lebih besar.

Apabila bizzie ingin mencerminkan volume ini melalui Windows Boot. Maka nantinya ada kemungkinan bagi bizzie untuk bisa menggunakan pengontrol RAID perangkat keras. Layaknya yang telah disertakan pada kebanyakan motherboard.

2 Cara Mengubah Dynamic Disk ke Basic Disk

Untuk mampu mengkonversikan disk dinamis kembali pada disk dasar. Maka bizzie wajib menghapus keseluruhan volume dan data-data secara permanen dari disk tersebut. Sebelum mulai melanjutkan, maka pastikan kembali bahwa bizzie sebelumnya telah melakukan pencadangan data yang ingin disimpan ke perangkat lain.

1. Cara Mengubah Dynamic Disk ke Basic Disk Melalui Manajemen Disk

Cara pertama yang bisa bizzie lakukan adalah dengan bantuan manajemen disk. Dimana hal tersebut sudah sangat lumrah dilakukan oleh kebanyakan pengguna. Berikut ini langkah-langkah dalam mengubahnya : 

  • Pertama-tama, bizzie harus bisa mencadangkan data dari keseluruhan volume pada disk. Dimana data tersebut merupakan yang paling utama ingin dikonversikan ke dalam bentuk basic disk.
  • Jika sudah, maka langsung saja buka bagian “ Manajemen Disk “ dengan izin administrator. 
  • Apabila bingung, maka bisa ikuti step ini. Ketik MANAJEMEN KOMPUTER pada kotak taskbar pencarian. Kemudian langsung pilih & tahan / bisa klik kanan MANAJEMEN KOMPUTER. Nantinya, bizzie pilih tulisan “ Jalankan Sebagai Administrator (ya) “. Setelah MANAJEMEN KOMPUTER terbuka, maka bisa lanjut buka MANAJEMEN DISK PENYIMPANAN.
  • Nah, pada MANAJEMEN DISK. Bizzie bisa langsung pilih dan tahan ataupun klik kanan mouse saja. Nantinya itu berlaku bagi setiap volume disk dinamis yang ingin bizzie konversikan ke basic disk. Tuntaskan dengan klik HAPUS VOLUME.
  • Jika semua volume pada disk ini telah di hapus. Maka langsung klik kanan disk, pilih ke bagian KONVERSI KE BASIC / DISK DASAR.

2. Cara Mengubah Dynamic Disk ke Basic Disk Melalui Baris Perintah

Selanjutnya, bizzie bisa menggunakan bantuan baris perintah. Berikut ini adalah langkah-langkah dalam mengubahnya : 

  • Pertama-tama, bizzie wajib mencadangkan data atas semua volume pada disk yang ingin dikonversikan ke basik disk.
  • Jika sudah, langsung saja buka bagian perintah dan ketik tulisan DISKPART.
  • Di bagian Prompt Diskpart, ketik tulisan LIST DISK. Nah dalam hal ini, bizzie wajib memperhatikan nomor disk yang memang ingin dikonversikan ke bagian dasar.
  • Lalu, pada bagian Prompt Diskpart bisa mulai ketik SELECT DISK ( Disk Number ).
  • Jika sudah, lanjut ketik DETAIL DISK pada Prompt Diskpart.
  • Setiap volume pada disk, akan terdapat Prompt Diskpart. Langsung saja bizzie ketik tulisan SELECT VOLUME = <VOLUME NUMBER> dan ketik DELETED VOLUME.
  • Pada bagian perintah DISKPART, ketik tulisan SELECT DISK <disk number>. Tujuannya agar bisa menentukan nomor disk yang ingin bizzie konversikan ke bagian basic / disk dasar.
  • Terakhir, di bagian Prompt Diskpart. Bisa ketik tulisan CONVERT BASIC.

Penjelasan Perintah dan Deskripsi dari Cara Mengubah Dynamic Disk ke Basic Disk

1.1 List Disk — berguna untuk menampilkan daftar disk serta informasi perihal disk tersebut. Seperti : ukuran, jumlah ruang kosong, apa disk ini dinamis atau dasar, apa disk memakai gaya Master Boot Record atau GUID. Khusus untuk disk yang ditandai dengan [ * ] sudah pasti memiliki fokus.

2.2 Select Disk Number — berguna dalam memilih disk yang telah ditentukan. Dimana berisikan nomor disk dan juga memberikannya fokus.

3.3 Detail Disk Number — berguna dalam menampilkan properti diska yang telah terpilih, serta volume pada disknya.

4.4 Select Volume Disk Number — berguna dalam memilih volume yang sudah ditentukan. Biasanya terdapat nomor volume dan memberikannya fokus. Apabila tidak terdapat volume yang ditentukan, maka akan ada perintah pilih untuk mencantumkan volume saat ini dengan fokus. Kemudian, bizzie bisa mulai menentukan volume sesuai angka, huruf kandar, maupun jalur titik pemasangan. Di disk dasar, bisa memilih bagian volume yang nantinya akan memberikan fokus partisi dengan sesuai.

5.5 Deleted Volume — berguna dalam menghapus volume yang sebelumnya sudah terpilih. Bizzie disini tidak bisa menghapus volume system, boot, atau apapun yang telah berisikan file halaman aktif / crash dump.

6.6 Convert Basic — berguna dalam mengkonversikan disk dinamis kosong menjadi bagian disk dasar / basic disk.

Pertimbangan Lain dari Cara Mengubah Dynamic Disk ke Basic Disk

Ada dua pertimbangan yang bisa bizzie ketahui. Seperti : 

  1. Disk ini tidak pernah boleh diisi oleh volume maupun data apapun sebelum bisa mengubahnya ke disk dasar. Apabila bizzie ingin menyimpan data, sebaiknya cadangkan atau pindahkan saja ke volume lainnya. Itu semua wajib dijalankan sebelum bizzie benar-benar mengkonversinya dari disk dynamic ke disk daar.
  2. Apabila sudah mengubah bagian disk dinamis kembali ke bagian disk dasar. Maka bizzie saat ini hanya perlu untuk membuat partisi maupun drive logis di dalam disknya.

Apabila ingin mengubahnya tanpa masalah. Maka bizzie wajib mengikuti keseluruhan caranya dengan runtut. Dan jangan lupa untuk mengikuti beberapa pertimbangan lainnya di atas ini.

Kurang lebih itulah yang bisa bizzie ketahui tentang cara mengubah dynamic disk ke basic disk. Semoga saja apa yang disampaikan bisa bermanfaat dan berguna kedepannya. Selamat mencoba !

Baca Juga