fbpx

cPanel vs Plesk, Mana Lebih Baik untuk WordPress Web?

Dengan semakin bertambahnya pilihan panel kendali , maka banyak pengguna yang membandingkan kelebihan dan kekurangan dan masing-masing tersebut, tentunya semua punya sisi plus minus. Nah, kira-kira manakah yang lebih baik antara vs Plesk dari segi fiturnya?

Overview cPanel vs Plesk

cPanel vs Plesk

Sebelum membuat perbandingan cPanel vs Plesk, mari mengenal secara singkat apa itu cPanel dan Plesk.

cPanel adalah kontrol panel hosting berbasis web grasi yang paling populer dan paling banyak digunakan oleh penyedia web hosting di seluruh dunia. Karena fiturnya yang tergolong sangat lengkap dan tampilannya yang user friendly membuatnya mudah Anda gunakan.

Plesk inc. merilis Plesk panel pada tahun 2001 dan hingga kini semakin banyak digunakan, karena mendukung sistem operasi (OS) berbasi Linux maupun Windows. Sudah fiturnya lengkap dan bisa lintas OS, harga lisensinya juga lebih murah ketimbang cPanel.

Perbandingan Fitur Antara cPanel vs Plesk

Agar mudah membuat komparasi dari kedua panel kontrol hosting tersebut, berikut ini perbandingan cPanel vs Plesk dari segi fitur yang dimiliki.

1. Dari Segi Tampilan

Kedua perangkat pengelola hosting ini menawarkan tampilan yang user friendly dan memiliki banyak fitur. Namun secara tata letak, Plesk terlihat lebih sederhana dan rapi, dengan daftar tools yang terletak di sebelah kiri. Sementar cPanel fiturnya tersebar pada tampilan awal panelnya.

Baca Juga :  Cara Menyembunyikan Judul Postingan Blog WordPress

2. Dari Segi Akses Pengelolaan Server

cPanel menyediakan WHM (Web Host Manager) untuk pengelolaan . Sementara itu Plesk Onyx membuat admin server untuk bisa mengelola servernya dengan mudah dan efisien serta bisa berjalan di OS Linux maupun Windows.

3. Dari Segi Tingkat Akses

Untuk mengelola akses user, cPanel menggunakan WHM (Web Host Manager) untuk mengelola tiga tingkat akses user-nya (admin, reseller, user). Sedangkan Plesk menggunakan akses 1 pintu login untuk admin atau pengguna.

4. Dari Segi OS Support

cPanel hanya bisa berjalan di sistem operasi Linux (CentOS, RedHat dan CloudLinux). Sementara Plesk bisa Anda jalankan di platform Linux maupun Windows.

Untuk Anda yang lebih akrab dengan penggunaan Windows, tentunya hal ini menjadi nilai lebih yang Plesk sediakan.

5. Dari Segi Fitur Safety

cPanel memiliki fitur AutoSSL, cPHulk, CSF/LFD sebagai support defaultnya dan beberapa fitur penting lainnya. Sedangkan Plesk menawarkan fitur keamanan seperti Plesk Firewall dan Revisium Antivirus.

6. Dari Segi WordPress Support

Plesk memiliki fitur dukungan Web yang jauh lebih lengkap ketimbang cPanel. Misalnya seperti fitur WordPress Toolkit yang berguna untuk mengelola Themes dan .

Kemudian Plesk juga menyediakan fitur WordPress Security Scanning untuk semua proses instalasi WordPress Anda dari satu tempat. Anda tidak login ke masing-masing akun WordPress Anda untuk menyelesaikan proses instalasinya.

7. Dari Segi Harga Lisensi

Jika Anda ingin menggunakan cPanel dan hanya mengelola satu , maka Anda bisa membeli lisensinya dengan harga US$15.99/bulan untuk paket Solo (akun tunggal).

Namun jika Anda mengelola website lebih dari satu, maka Plesk adalah pilihan yang lebih terjangkau. Dengan lisensi paket Web Admin senilai US$10.08/bulan, Anda bisa mengelola 10 sekaligus.

Baca Juga :  Cara Kerja VPS, Pengertian, dan Tips Memilihnya

Bandingkan dengan lisensi cPanel selevel itu yang harus Anda tebus dengan nilai US$24.99/bulan untuk 5 akun.

Dari perbandingan cPanel vs Plesk yang sudah Anda ketahui, kira-kira mana yang lebih cocok untuk Anda gunakan untuk mengelola WordPress web Anda? Jika Anda masih ragu ingin menggunakan panel kontrol hosting yang mana, Anda bisa menghubungi DewaBiz untuk menentukan pilihan yang tepat.