fbpx

Cara Membuat Website Sekolah, Mudah Kok!

Sekarang, semakin marak digunakan sebagai sumber informasi. Terlebih lagi penggunaan internet telah merambah ke semua sektor, salah satunya adalah pendidikan. Informasi mengenai pendidikan dapat diakses langsung melalui sekolah.

Selain untuk mendapatkan informasi seputar sekolah, biasanya lembaga pendidikan juga memanfaatkan website untuk kebutuhan . Namun, bagi sebagian sekolah tidak terlalu memanfaatkan adanya website dengan alasan penanganan biaya yang mahal. Padahal, pembuatan website tidak semahal yang dikira, bahkan beberapa perusahaan menyediakan domain gratis untuk membuat website. 

Lantas, bagaimana cara membuat website sekolah? Dan apa saja yang dibutuhkan? Sebelum berbicara mengenai cara membuat website, alangkah baiknya kalau kita mengetahui pengertian website terlebih dahulu. 

Komponen Membuat Website

Menurut katadata.co.id website merupakan kumpulan halaman yang memuat informasi dengan cara mengetikkan URL atau keyword yang tepat. Biasanya website disajikan dalam bentuk HTTP atau WWW di internet. Website dapat difungsikan sebagai sumber informasi, dan transaksi jual beli. 

Membuat situs website sekolah memerlukan beberapa komponen yakni domain, , certificate, dan content management system atau CMS. Bagi Anda yang masih bingung mengenai cara membuat website sekolah. Simak langkah-langkahnya berikut ini:

1. Domain

Jika diartikan sesuai konteks, domain bermakna alamat dari situs website. Adapun contoh dari domain adalah .com. Penjabaran dari nama tersebut google adalah nama domain, sedangkan com sebagai penegasan eksistensinya. 

Beberapa macam domain yang bisa didapatkan dengan mudah diantaranya org, bet, xyz. Namun perlu diingat bahwa untuk membuat website sekolah memerlukan eksistensi sch.id untuk mendapatkan konvensi internet. 

Tujuan dari penggunaan eksistensi ini adalah menegaskan bahwa domain tersebut diperuntukkan khusus institusi pendidikan. Jika Anda hendak mendapatkan domain, diperlukan pendaftaran terlebih dahulu melalui domain name register. Salah satu contohnya adalah domain niagahoster. 

Baca Juga :  Kegunaan Hosting Yang Perlu Diketahui

Biaya membeli domain sc.ih diberandol mulai harga Rp 55.000 per tahun. Tarif yang bisa dikatakan murah untuk harga membuat website. Adapun beberapa persyaratan yang diperlukan guna mendaftarkan domain berekstensi sch adalah scan KTP penanggung jawab, scan surat permohonan kepala sekolah, scan surat kuasa kepala sekolah. 

2. Web Hosting

Point penting selanjutnya dalam pembuatan domain adalah web hosting. Website tidak dapat dijangkau jika tidak ada web hosting. Server tersebut mempunyai fungsi mengamankan data-data yang Anda simpan. 

Web hosting juga berfungsi sebagai sistem yang mengatur komunikasi antara user dan . Melalui cara ini halaman situs yang terdapat di website Anda dapat ditampilkan kepada pengguna.

 Web hosting sendiri dibagi menjadi beberapa jenis, dan yang paling resmi untuk sekolah adalah hosting.    

3. SSL Certificate

SSL certificate berfungsi sebagai mengamankan website. Jika Anda sudah membeli domain dan mengakses web hosting, langkah yang diperhatikan selanjutnya adalah keamanan website. Terlebih lagi jika website yang bersangkutan memuat data lembaga pendiidikan, tentunya keamanan website sangat penting untuk menghindari peretasan data-data tersebut. 

Jika website sekolah tidak memiliki SSL certificate, maka kredibilitas website sekolah tersebut patut dipertanyakan. Dikarenakan penggunaan SSL mempengaruhi citra sekolah terutama dalam pemanfaatan teknologi. SSL mengindikasikan aman atau tidaknya website melalui badge keamanan yang ada pada google chrome. 

4. WordPress

Salah satu cara untuk membuat website dengan mudah adalah dengan content management system atau CMS. Ada beberapa program CMS yang dapat digunakan salah satunya adalah wordpress. Alasannya adalah wordpress mudah digunakan serta memiliki tampilan fitur yang beragam. 

Baca Juga : Cara Membuat Website Restoran

Cara Membuat Website Sekolah

Setelah memahami apa saja komponen yang diperlukan dalam pembuatan website. Selanjutnya kita akan membahas mengenai bagaimana langkah-langkah membuat website. Simak penjelasannya berikut ini:

1. Install WordPress

Cara menginstall wordpress paling simple adalah dengan mengklik yang ditawarkan penyedia web hosting. Pertama, Anda harus masuk terlebih dahulu melalui akun Anda. 

Kemudian pada tab hosting klik tombol kelola pada akun hosting. Setelah itu, buka , lalu klik ikon cPanel yang mempunyai simbol kotak merah. Lalu, Anda akan masuk pada cPanel , cukup mengetik nama softaculous installer pada search bar, maka ikon akan muncul dengan sendirinya. Untuk menginstall wordpress diperlukan beberapa informasi yang harus diisi. 

Baca Juga :  6 Manfaat SEO Untuk Bisnis Online Dapat Meningkatkan Penjualan dan Melipatgandakan Keuntungan

2. Masuk ke Dashboard WordPress

Setelah menginstall wordpress, langkah selanjutnya adalah masuk ke dashboard wordpress. Ada dua cara untuk login ke dalam wordpress, pertama dengan mengetikkan nama domain. Kedua melalui member bagi Anda yang sudah mendaftar. 

3. Memasang Tampilan Website Sekolah

Tutorial selanjutnya adalah dengan memasang tampilan website. Anda harus menyesuaikan tampilan website sesuai dengan desain yang telah ditentukan institusi pendidikan. Tampilan web yang sesuai akan menambah kredibilitas website sebagai situs resmi lembaga sekolah. 

Untuk menggantinya, bisa dimulai dengan log in ke dashboard wordpress kemudian pilih Appearance> Themes dari menu layar sebelah kiri. Selanjutnya klik tombol add new dan cari tema yang diinginkan. Setelah menemukan tema, langsung klik tombol aktivasi untuk mengaktifkan tema tersebut. 

4. Menambahkan Fitur-Fitur Website Sekolah

Langkah selanjutnya adalah menambahkan fitur untuk melengkapi website sekolah. Fitur bisa diinstal melalui plugin. Untuk mencari plugin yang diinginkan cukup dengan meng klik plugins>Add new melalui dashboard. Selanjutnya ketikkan nama plugin pada search bar. 

5. Membuat dan Mengatur Urutan Halaman

Beberapa halaman yang wajib dimiliki untuk membuat situs sekolah antara lain:

  1. Halaman utama (home)
  2. Profil sekolah (visi-mis, profil guru dan staf, dan fasilitas sekolah)
  3. Informasi akademik (kurikulum, kegiatan ekstrakurikuler, dan informasi pendaftaran)
  4. Berita sekolah
  5. Halaman kontak

6. Mengatur Halaman Utama

Selanjutnya adalah mengatur halaman utama, dengan cara klik appearance>customize pada menu sebelah kiri layar. Selanjutnya klik homepage settings, lalu pilih A static page dan pilih halaman utama yang diinginkan. Sedangkan untuk mengubah tulisan klik front page sections> big title section. 

Itulah di atas langkah-langkah membuat website sekolah dengan mudah. Ayo segera bangun website sekolah dan mengelolanya dengan baik agar profil sekolah bisa semakin dikenal.

Baca Juga : Jenis Bisnis yang Harus Punya Website

Leave a Comment

Your email address will not be published.