fbpx

Cara Membuat Cloud Server Sendiri

Pernah ingin membuat sesuatu seperti Google Drive atau Dropbox sendiri? Jadi hanya dengan Anda membuat penyimpanan cloud Anda sendiri. Dikutip dari Wikipedia, cloud storage adalah media penyimpanan file atau gambar yang berada di dalam “cloud”.

Awan di sini seperti awan yang menutupi seluruh bumi. Di dalam cloud terdapat berbagai infrastruktur internet dan tentunya terdapat server. Dengan penyimpanan cloud ini, Anda dapat mengakses file, gambar, atau kapan saja, di mana saja. Dapatkah Anda membayangkan memiliki semacam Dropbox sendiri?

Anda dapat mengatur sendiri kapasitas, konfigurasi dan sinkronisasi data dengan akun dan perangkat yang berbeda. Anda juga dapat membuat penyimpanan “bersama” di rumah dengan OwnCloud. Jadi jika teman ingin membuka file, yang harus Anda lakukan adalah memberitahu mereka untuk membuka alamat URL saja. Simpel, murah, gratis dan tentunya tanpa penyebaran virus malware bukan? Tertarik? Silakan ikuti panduan untuk menginstal OwnCloud di hosting berikut.

Cara menginstal OwnCloud di Hosting Menginstal OwnCloud di hosting sangat sederhana. Yang Anda butuhkan hanyalah akun hosting. Dalam panduan ini kami menjelaskan cara menginstal OwnCloud di hosting melalui Softaculous. Mudah dan bebas repot! Mau tahu caranya.

1. Login ke hosting

Hal pertama yang perlu anda lakukan adalah login ke cPanel terlebih dahulu melalui ://domainname/cpanel sesuai dengan email yang dikirimkan oleh DomaiNesia mengenai informasi akun hosting.

2. Pilih Softaculous

Kemudian silahkan masukkan “softaculous” pada form pencarian. Kemudian akan muncul menu Softaculous Apps Installer. Silahkan klik menunya.

3. Pilih OwnCloud.

Tunggu beberapa saat dan akan muncul layar Softaculous Apps Installer. Anda dapat menginstal berbagai perangkat lunak melalui Softaculous. Untuk menginstal OwnCloud, silakan masukkan “ownCloud” di kolom pencarian.

Kemudian klik OwnCloud. Di sana Anda dapat membaca berbagai fitur, tampilan, peringkat, ulasan, dan bahkan demo perangkat lunak. Untuk menyelesaikan instalasi, silakan klik Instal Sekarang

4. Isi data OwnCloud

Agar berhasil menyelesaikan proses instalasi, Anda harus mengisi kolom berikut. Pengaturan perangkat lunak Berisi pengaturan untuk lokasi instalasi perangkat lunak OwnCloud. Jika Anda menggunakan , untuk amannya, pilih https:// pada kolom Select Protocol. Jika Anda baru mengenal SSL, silakan lihat.

Cara Menambahkan SSL ke Gratis!. Pada kolom Select domain, silahkan pilih nama domain yang diinginkan. Pada kolom In Directory, silahkan masukkan nama foldernya. Karena OwnCloud hanyalah penyimpanan cloud, yang terbaik adalah meletakkannya di folder. Biarkan saja default setting di kolom Data Directory.

5. Admin Account

Berisi pengaturan username dan password OwnCloud saat login. Silahkan masukkan username dan password yang diinginkan. Ingat, jangan lupa!

Baca Juga :  Cara Analisa Performa Blog WordPress

6. Opsi Lanjutan

Berisi pengaturan tambahan seperti nama database OwnCloud dan pengaturan cadangan. Biarkan nilai default untuk nama database. Pada kolom Pencadangan otomatis, pilih durasi jika Anda ingin mencadangkan data secara berkala. Terakhir, silakan klik Instal.

7. Instalasi OwnCloud berhasil

Jika sekarang Anda melihat pesan seperti di bawah ini, instalasi OwnCloud di hosting Anda berhasil. Untuk mengakses halaman OwnCloud, silakan klik alamat URL yang diberikan.

Penyimpanan cloud berbasis OwnCloud Anda siap digunakan. Pada dasarnya hampir sama dengan Dropbox atau Google Drive. Anda dapat mengunggah file, membuat folder, menyinkronkan data antara akun yang berbeda dan perangkat lain, atau berbagi file dengan orang lain.
Server cloud adalah server virtual yang digunakan di lingkungan cloud.

Hal ini dapat dicapai dengan menggabungkan kumpulan server menjadi satu dan kemudian mengirimkan sumber daya ke satu komputer. Juga, bagaimana membuat server cloud bekerja dengan menggabungkan beberapa server menjadi satu server yang solid.

Misalnya, jika ada 20 server dalam database, mereka akan digabungkan kembali seolah-olah mereka adalah satu server server. Juga, Anda dapat menganggapnya sebagai kombinasi dari beberapa flash drive. Karena sekarang sejumlah besar daya komputasi tersedia, ruang gua dapat dengan mudah diekstrapolasi ke manusia.

Teknologi penyimpanan cloud ini jauh lebih efisien daripada menggunakan media penyimpanan lainnya. Salah satunya adalah terjaminnya keamanan dan kebersihan data. Data yang Anda simpan tetap aman dan juga bebas dari berbagai malware dan virus yang merusak data.
Ada banyak perusahaan yang menawarkan layanan penyimpanan cloud ini.

Namun, Anda sebenarnya dapat membuat penyimpanan cloud Anda sendiri menggunakan jaringan LAN di rumah atau di kantor Anda. Cara membuat server penyimpanan cloud di jaringan LAN yang bisa anda praktekkan di rumah.

Anda telah mempelajari pentingnya server cloud. Tetapi apakah Anda benar-benar membutuhkan itu? Sebenarnya, adalah untuk semua orang? Faktanya, 81% perusahaan sudah memiliki setidaknya satu aplikasi mereka yang tersimpan di cloud. Tidak heran, karena server cloud cocok digunakan oleh:

1. Toko online

Jika Anda memiliki toko web online dengan pengunjung yang cukup banyak, sebaiknya pertimbangkan untuk menggunakan server cloud. Selain menyimpan katalog data produk untuk data pelanggan, server cloud memungkinkan Anda memiliki web dengan kecepatan yang lebih stabil. Tentunya dengan sumber daya yang mumpuni, situs lebih siap menerima pengunjung saat ada diskon besar.

Baca Juga :  8 Plugin WordPress CRM untuk Mengelola Bisnis Anda
2. Layanan Pendidikan/Sekolah

Dengan merebaknya pandemi COVID-19 di seluruh dunia, pembelajaran online sudah menjadi kebutuhan. Bahkan, 93% anak sekolah sudah memulai pembelajaran jarak jauh (online distance learning). Yang dulunya berlayar tatap muka, kini materinya didistribusikan secara online.

Banyak juga yang mengadopsi model Computer Based Test (CBT) saat mengadakan ujian. Oleh karena itu, layanan pendidikan seperti perusahaan e-learning dan sekolah harus menggunakan server virtual. Dengan begitu, segala kebutuhan yachting online dapat terpenuhi dengan baik, aman dan lancar.

Pabrik Industri Pabrik yang memproduksi motor, logam, plastik, dll. memerlukan server cloud? Tentu saja perlu. Anehnya, sebuah industri manufaktur profesional benar-benar membutuhkan sistem manajemen database yang modern dan aman. Software ERP (Enterprise Resource Planning), misalnya.

Dan tentu saja software ERP berjalan di cloud. Dengan cara ini, seluruh kontrol perusahaan terintegrasi dengan aman dan efisien. Baik untuk penyatuan persediaan bahan baku, manajemen vendor, distribusi prok dan sebagainya.

Bisnis lain yang berkembang Selain penggunaan pribadi, industri jasa hingga pabrik, server cloud juga cocok untuk bisnis lain yang sedang berkembang. Seperti perumahan, hukum, keuangan dan banyak lagi. Pasalnya, server cloud membantu Anda berkolaborasi dengan tim untuk berkomunikasi dengan pelanggan. Selain itu, kapasitas juga dapat disesuaikan dengan kebutuhan perusahaan Anda.

3. Penggunaan pribadi

Tidak harus oleh perusahaan, server cloud juga cocok untuk penggunaan pribadi. Jika Anda menginginkan ruang penyimpanan virtual yang cukup besar, aman, dan dapat digunakan secara pribadi, server cloud bisa menjadi jawabannya.
Jenis-Jenis Cloud Server Cloud server atau cloud computing memiliki beberapa jenis.

Berikut adalah jenis-jenis server cloud:

Awan publik, model komputasi awan yang berisi semua informasi yang dapat diakses oleh publik. Misalnya: , Instagram, dll .; Community Cloud adalah server virtual yang dikelola secara internal dan hanya dapat diakses oleh sekelompok organisasi. Seperti dua perusahaan yang bekerja sama.

Private cloud, server cloud yang hanya dapat diakses oleh orang internal. Biasanya, tingkat keamanan awan pribadi jauh lebih ketat daripada model komputasi awan lainnya. Contoh: hosting awan, VPS awan; Hybrid cloud, yaitu kombinasi dari public cloud dan private cloud. Artinya ada informasi yang dapat diakses oleh publik dan ada pula yang hanya dapat diakses secara internal.

Dari sekian banyak jenis server cloud, private cloud seperti VPS dan yang umum digunakan. Terutama oleh perusahaan yang membutuhkan tingkat keamanan yang tinggi untuk semua arus informasi dalam bisnisnya.