fbpx

Daftar Cloud Depa by Dewabiz - Dapatkan Saldo Gratis Secara Cuma Cuma!

Panduan

Website Tidak Aman? Beginilah Cara Konfigurasi Sertifikat SSL untuk Meningkatkan Rasa Aman User!

Rianda

Konfigurasi sertifikat SSL harus dilakukan untuk mengamankan sebuah website. Sertifikat SSL ini menandakan bahwa sebuah situs aman untuk dikunjungi oleh user. Biasanya situs yang tidak memiliki sertifikat akan muncul pemberitahuan di layar user bahwa web tersebut tidak aman.

Ada cara untuk melakukan konfigurasi SSL yang bisa diterapkan. Sebelum masuk ke caranya, ada baiknya untuk mengetahui apa itu SSL.

Apa SSL Itu?

Secure Sockets Layer atau disebut SSL merupakan sebuah teknologi yang dipakai untuk membuat website lebih aman bagi browser. SSL menerapkan fitur enkripsi sebagai keamanan digital yang digunakan sebagai komunikasi antara website yang dikunjungi dengan browser yang dipakai.

Secara teknis, SSL berfungsi untuk mengamankan data pribadi user dari kejahatan cyber yang tengah marak saat ini. Jadi, dengan adanya sertifikat SSL bisa menurunkan tingkat kecemasan dan kekhawatiran user selama berselancar di internet.

Bagi pemilik website pun juga mendapatkan manfaat, seperti meningkatkan kualitas website, menambah kepercayaan user, dan lainnya. Biasanya website yang memiliki sertifikat SSL terdapat ikon gembok di sebelah URL ketika mengaksesnya dan menggunakan domain HTTPS bukan HTTP.

Cara Melakukan Konfigurasi Sertifikat SSL

Karena maraknya kejahatan cyber, para pemilik website otomatis menjadi khawatir kehilangan pengunjung websitenya jika tidak aman. Maka dari itu pemilik website harus memiliki sertifikat SSL dan mengkonfigurasikannya. Inilah cara konfigurasi SSL yang tepat, diantaranya yaitu:

1. Konfigurasi Satu Sertifikat (Single Certificate)

Sebuah website bisa memiliki hanya satu sertifikat atau bisa juga lebih dari satu sertifikat. Sebelum melakukan konfigurasi, maka pengguna harus membeli terlebih dahulu sistemnya atau sertifikat SSL yang akan digunakan. Jika pengguna memiliki single certificate maka dapat mengikuti langkah berikut:

  • Buka zip file yang berisi sertifikat SSL yang sudah dibeli.
  • Simpan file tersebut dengan nama “your_domain_name.cer” ke komputer dari jaringan web yang ingin diamankan.
  • Cari menu Internet Information Services Manager atau disebut IIS dan buka menunya. Setelah itu, tekan nama server.
  • Klik “Server Certificates” sebanyak dua kali pada IIS yang ada di tengah-tengah menu pusat.
  • Pilih “Complete Certificate Request…” di menu Action sampai muncul layar tampilan wizardnya.
  • Masukkan friendly name setelah membuka file yang tadi sudah dinamakan “your_domain_name,cer”. Hal tersebut untuk memudahkan membedakan sertifikatnya.
  • Tekan OK untuk menginstall sertifikat websitenya. Setelah itu pilih website dan server mana yang akan dipasang sertifikat.
  • Pilih “Bindings…” di menu Action.
  • Masukkan IP address website yang dipilih, kemudian pilih HTTPS pada menu Type, klik oke.
  • Tunggu hingga selesai. Jika selesai maka sertifikat sudah terinstall di websitenya.

2. Konfigurasi Banyak Sertifikat (Multiple Certificate)

Selain melakukan cara dengan single certificate, maka pemilik web bisa melakukan konfigurasi multiple certificate. Jika pemilik website memiliki multiple certificate yang ingin dikonfigurasikan maka dapat mengikuti langkah-langkah sebagai berikut:

  • Buka zip file yang berisi sertifikat SSL dan ganti nama dengan “your_domain_name.cer”.
  • Buka menu IIS dan klik nama server.
  • Klik “Server Certificates” pada menu IIS.
  • Pilih “Complete Certificate Request…” yang ada di menu Action.
  • Masukkan friendly name untuk memudahkan membedakan sertifikatnya.
  • Tekan OK untuk menginstall sertifikat websitenya. Kemudian pilih nama server setelah sertifikat terpasang.
  • Tambahkan IP address website yang dipilih, kemudian pilih HTTPS pada menu Type. Sertifikat yang pertama sudah terpasang.
  • Ulangi menginstall sertifikat kedua seperti sebelumnya.
  • Masukkan nama host untuk mengamankan website yang perlu indikasi untuk nama server.
  • Tambahkan sertifikat kedua pada bagian sertifikat SSL. Ulangi sampai sertifikat sudah terpasang semua.

Demikian cara melakukan konfigurasi sertifikat SSL demi mengamankan website. Bagaimana caranya cukup mudah bukan? Pengguna harus mengikuti setiap langkahnya dengan cermat. Hal itu dilakukan agar tidak terjadi error atau kekeliruan saat mencobanya.

Baca Juga