fbpx

Daftar Cloud Depa by Dewabiz - Dapatkan Saldo Gratis Secara Cuma Cuma!

General

Apa Itu Marginal Cost? Ketahui Pengertian Dan Rumusnya

Yodik Prastya

Biaya marginal merupakan suatu aspek penting yang wajib kamu perhatikan. Perusahaan memang harus memperhatikan marginal cost yang perlu dikeluarkan pada suatu siklus produksi. Tapi sebenarnya, apa itu marginal cost?

Dalam suatu bisnis, paling tidak terdapat 5 jenis biaya yang ada hubungannya dengan produksi. Ada fixed cost, variable cost, total cost, average cost, dan marginal cost. Setiap biaya tentu punya pengertian serta fungsi yang berbeda.

Biaya marginal juga termasuk salah satu yang paling penting agar bisa dipahami demi meningkatkan keuntungan. Biaya marginal tentu wajib diperhatikan dalam suatu produksi.

Marginal cost umumnya terjadi karena adanya pengurangan ataupun penambahan satu unit output dalam usaha. Ingin tahu lebih lengkap tentang marginal cost? Cek sini!

Apa Itu Marginal Cost?

Marginal cost merupakan biaya tambahan yang dibutuhkan untuk memproduksi satu unit tambahan lebih banyak dibandingkan produksi yang umumnya dilakukan. Biaya ini pun bisa kamu pahami untuk menggambarkan tingkat total biaya produk mengalami perubahan.

Contohnya saja, ada suatu perusahaan yang secara konsisten memproduksi 1300 unit barang. Dan biaya yang keluar yakni 1301 unit barang. Nah, biaya tambahan itulah yang disebut dengan biaya marginal.

Saat produksi tetap serta tidak berubah, maka biaya marginal itu sendiri adalah gambaran mengenai perubahan biaya variabel.

Biasanya, marginal cost itu menjadi dasar pengambilan keputusan bisnis. Contohnya ketika manajemen butuh sesuatu yang kaitannya dengan alokasi sumber daya pada proses produksi.

Hal itulah yang sebenarnya menjadi tujuan utama dari analisis pada marginal cost yakni agar perusahaan bisa memproduksi unit lebih efisien. Penghitungan biayanya didapatkan dari fixed cost dan variable cost.

Nantinya biaya produksi variabel akan dimasukkan pada biaya marginal. Biaya tetap juga akan diperhitungkan ketika butuh memproduksi unit atau barang tambahan.

Rumus Biaya Marginal

Dalam ekonomi, setiap penghitungan bisa dilakukan dengan mudah ketika menggunakan rumus. Begitu juga dengan penghitungan biaya marginal. Rumus biaya marginal yang umumnya dipakai untuk menghitung biaya margin perusahaan yakni:

 MC = ∆TC / ∆Q

Keterangan:

  • MC: Marginal Cost
  • ∆TC: Total change in cost atau perubahan biaya secara total
  • ∆Q: total change in quantity atau perubahan kuantitas barang yang diproduksi

Tahap Penghitungan Biaya Marginal

Biaya yang perlu disertakan dalam menghitung marginal cost ada variable cost dan fixed cost. Kamu mungkin sudah tahu betul perbedaan antara keduanya. Namun sekarang, penghitungan pada biaya marginal harus kamu ketahui karena memiliki beberapa tahapan.

Terdapat tiga tahapan jika ingin menghitung biaya marginal yakni:

1. Perubahan Biaya

Merupakan kenaikan maupun penurunan cost produksi di setiap periode dan tiap tingkat produksi. Utamanya saat permintaan lebih sedikit atau lebih banyak. Guna menentukan biaya perubahan, kamu bisa mengurangi biaya produksi pertama dengan biaya produksi pada periode selanjutnya.

Dengan begitu, akan diketahui apakah terdapat peningkatan produksi atau malah pengurangan.

2. Perubahan Kuantitas

Perubahan kuantitas pun dibutuhkan untuk penghitungan biaya marjinal. Di tingkat produksi berbeda, tentu jumlah barang yang diproduksi akan mengalami penurunan maupun peningkatan.

Guna menentukan perubahan kuantitas, kamu bisa menghitung biaya produksi periode paling baru dengan periode awal produksi.

3. Biaya Marginal

Penghitungan ini dilakukan untuk mengetahui adanya kenaikan atau penurunan biaya yang dibutuhkan setiap adanya tambahan unit yang diporoduksi. Jumlahnya bisa dengan membagi biaya produksi dengan adanya perubahan kuantitas produk.

Penutup

Itulah sedikit penjelasan mengenai apa itu marginal cost sekaligus tahapan penghitungannya.

Baca Juga