fbpx

Daftar Cloud Depa by Dewabiz - Dapatkan Saldo Gratis Secara Cuma Cuma!

Panduan

9 Cara Mengisi Referensi Kerja yang Tidak Boleh Ditinggalkan!

Wiliam

Pada kesempatan kali ini akan dijelaskan secara lengkap mengenai cara mengisi referensi kerja. Bagi bizzie yang penasaran, yuk langsung saja simak penjelasan lebih lengkapnya dibawah ini.

Komponen Penting Pada Saat Membuat Surat Referensi Kerja

Cara mengisi surat referensi kerja sebenarnya tidak sulit. Akan tetapi, ada beberapa komponen yang harus diperhatikan supaya penulisannya. Berikut komponen penting di saat membuat surat referensi kerja :

Jenis KomponenKeterangan
Kepala SuratBagian kepala surat berisikan nama perusahaan, alamat lengkap, nomor telepon dan website. Pada umumnya, HRD mempunyai format tersendiri di bagian kepala surat. Karyawan juga tinggal mengisi bagian tubuh surat sesuai dengan kebutuhan.
Isi SuratIsi surat adalah bagian inti di dalam surat referensi kerja. Informasi ini juga berisikan tentang karyawan yang bersangkutan, seperti nama, alamat, jabatan dan lain-lain. Intinya, di dalam bagian ini adalah fokus yang menjelaskan karyawan.
Penutup SuratPenutup surat adalah bagian terakhir di dalam surat referensi kerja. Bagian ini berisikan tempat, tanggal surat, tanda tangan dan lain-lain. Isi bagian penutup surat referensi kerja ini sama dengan surat-surat pada umumnya.

9 Cara Mengisi Referensi Kerja

Apakah bizzie pernah disuruh mengisi surat referensi kerja? Pastinya akan merasa deg-degan, terutama kalau bizzie belum pernah mengisinya. Supaya tidak salah, berikut 9 cara mengisi referensi kerja :

1. Fokus Pada Deskripsi Pekerjaan

Di saat hendak mengisi surat referensi, mintalah salinan mengenai deskripsi pekerjaan secara detail. Uraian ini biasanya akan mencakup tanggung jawab seorang karyawan selama bekerja di perusahaan tersebut. Tinjau deskripsi pekerjaan apakah cocok dengan karyawan atau tidak.

2. Mengumpulkan Informasi

Cara mengisi referensi kerja berikutnya adalah meminta karyawan untuk membuat CV yang digunakan pada saat melamar kerja. Tujuannya adalah untuk membicarakan tentang pengalaman kerja secara lebih spesifik. Disini, bizzie bisa menekan poin tertentu untuk dijadikan sebagai pengalaman kerja guna meningkatkan daya jual karyawan di perusahaan lainnya.

3. Menuliskan Beberapa Hal Positif

Di dalam mengisi surat referensi kerja, tulislah beberapa hal positif tentang karyawan yang bersangkutan. Misalnya, pencapaian kerja, kemampuan dan lain-lain. Hal positif ini juga akan membantu karyawan untuk terlihat lebih kredibel di mata perusahaan yang dilamar berikutnya.

4. Mencantumkan Kontak

Jangan lupa mencantumkan kontak, seperti nomor telepon atau alamat email. Tujuannya, yaitu supaya perusahaan lebih mudah menghubungi bizzie di saat ada keperluan. Selain itu, pencantuman kontak ini juga akan mempermudah di dalam proses peninjauan surat lamaran kerja.

5. Memastikan Surat Lengkap

Supaya surat referensi berfungsi secara maksimal, pastikan bizzie melengkapi dokumen lain yang menjadi persyaratan. Tidak hanya untuk melamar kerja, tapi juga dibutuhkan pada saat membuka rekening dan mengajukan KPR. Surat yang lengkap juga akan mempercepat proses pengajuan sesuai dengan kebutuhan.

6. Memperhatikan Format Penulisan Surat Referensi Kerja

Mengisi surat referensi bisa dilakukan dengan dua cara, yaitu format cetak dan email. Sebelum mengisi surat referensi kerja, tanyakan kepada karyawan mengenai format yang dibutuhkan.

Jika format suratnya berbentuk cetak, maka bizzie harus mencantumkan informasi kontak di bagian awalnya. Sedangkan, format email pastikan bagian subjek adalah nama karyawan yang bersangkutan.

7. Memberitahu Keterampilan yang Dimiliki

Di dalam mengisi surat referensi kerja, bizzie jangan lupa mencantumkan keterampilan yang dimiliki pada saat bekerja. Perusahaan bisa memberitahu hal satu ini kepada karyawan guna menambah nilai jualnya di saat melamar kerja. Selain itu, keterampilan ini juga bisa berbentuk soft skill dan hard skill.

8. Menggunakan Kalimat yang Menyakinkan

Cara mengisi referensi kerja berikutnya adalah menggunakan kalimat yang meyakinkan. Buatlah kalimat penutup yang menandakan kalau bizzie merekomendasikan karyawan untuk bekerja di perusahaan lainnya. Hal ini juga akan menjadi poin plus karyawan nantinya.

9. Menulis Sambutan dan Isi Surat Referensi Kerja

Masih sama seperti surat referensi kerja pada umumnya, bizzie juga harus menuliskan kata sambutan dan isinya. Sebaiknya bizzie menuliskan sambutan singkat sebanyak satu paragraf supaya tidak berkesan bertele-tele. Setelah itu, tuliskan berapa lama bizzie mengenal karyawan yang bersangkutan dan pandangan pertama di saat melihatnya.

Dimana saja bizzie bekerja, baik di perusahaan kecil maupun besar diupayakan untuk selalu meninggalkan kesan yang baik. Caranya, bisa dengan mematuhi aturan di perusahaan dan menjadi karyawan yang disiplin dan bertanggung jawab di saat bekerja. Sebab, untuk kesan ini nantinya akan dituliskan perusahaan di dalam surat referensi kerja tersebut.

Jangan sampai perusahaan menuliskan kesan yang tidak baik tentang bizzie. Hal ini akan menimbulkan pengaruh buruk pada perkembangan karir di masa mendatang. Maka dari itu, jadilah karyawan yang baik dan teladan di perusahaan agar mendapatkan penilaian yang baik di saat resign nanti.

Sekian penjelasan lengkap mengenai 9 cara mengisi referensi kerja dan hal penting lainnya. Semoga bisa menambah informasi kepada bizzie!

Baca Juga