8 Strategi Bisnis Startup di Masa Pandemi Covid-19

8 Strategi Bisnis Startup di Masa Pandemi Covid-19

Hi, Bizzie apa kabar? Kali ini DewaBiz akan memberikan beberapa strategi bisnis startup di masa pandemi covid-19. Siapa sih yang bakal menyangka bahwa hari ini, kebebasan kita sedikit direnggut oleh covid-19. Pandemi covid-19 telah menyebabkan berbagai bencana, baik yang sifatnya sosial, kesehatan, hingga dunia bisnis.  Khususnya mengenai dunia bisnis, banyak perusahaan yang akhirnya collapse atau memecat banyak karyawan di masa pandemi ini. Apalagi di kalangan bawah, banyak toko hingga pedagang kaki lima yang akhirnya menghentikan usahanya karena menurunnya daya beli.

 

Namun di era pandemi ini, jalur bisnis yang masih bertahan atau malah mungkin menemukan masa keemasannya yaitu bisnis online. Itulah mengapa banyak orang yang akhirnya ‘hijrah’ dari bisnis offline ke online. Banyak orang yang akhirnya memulai startup dengan harapan bisa bertahan di ‘masa kegelapan’ ini. Sedikit flashback, krisis ekonomi pada tahun 2008 yang lalu justru memunculkan banyak sekali inovasi di dunia bisnis. Sebut saja seperti WhatsApp, Uber, hingga Groupon yang lahir di masa krisis. Namun krisis hari ini dengan krisis di masa lalu sungguh berbeda.

 

Strategi Bisnis Startup di Masa Pandemi Covid-19

Tak hanya menyerang pasar keuangan, tapi virus corona juga menyerang lifestyle umat manusia. Dengan adanya social distancing, penggunaan masker, lockdown, dan lainnya, tantangan untuk scale up bisnis jadi semakin berat. Tak semua startup di masa pandemi covid-19 ini bisa ‘panen’. Misalnya startup yang bergerak di bidang transportasi sudah jelas tidak mendapatkan ‘hasil panen’di masa pandemi.  Nah bagi Anda pemilik startup yang sedang berjuang di masa pandemi ini, coba cek beberapa strategi bisnis startup di masa pandemi berikut ini!

 

Awali Dengan Ide-ide Dasar dan Jujur yang Berhubungan Dengan Masa Pandemi

Jika startup ingin survive, maka langkah awal yang mesti dilakukan yaitu riset awal mengenai ide-ide apa yang paling dekat korelasinya dengan masa pandemi. Anda mesti menjawab beberapa pertanyaan ini:

  • Kira-kira apa yang paling masuk akal di masa pandemi?
  • Apakah pandemi mengubah relevansi produk atau jasa dengan market?
  • Apakah ide bisnis Anda menjawab apa yang orang lain butuhkan di masa pandemi?
  • Apakah mesti ada perubahan antara apa yang sudah Anda jalankan dengan tren pasar saat ini?
  • Apa yang mesti dirubah? Ide bisnis, produk, layanan, teknologi, harga, atau target market?

 

Nah pastikan bagi pelaku startup, untuk menjawab beberapa poin di atas dengan sejujur-jujurnya. Namun jangan asal menjawab, Anda ‘pun mesti melakukan riset agar jawaban yang Anda beri memiliki impact yang bagus untuk bisnis startup Anda di masa pandemi covid-19 ini.

 

Relevansi

Strategi bisnis startup di masa pandemi covid-19 yang paling penting yaitu mengenai relevansi. Sebagai pemilik startup, Anda mesti memahami apa yang dibutuhkan orang-orang di era pandemi ini. Bahkan jika perlu, Anda melakukan revolusi di semua elemen bisnis Anda. Misalnya merubah nama brand, ide bisnis, produk, layanan, hingga target market. Namun jika hal tersebut terlalu ekstrem, Anda bisa merubah beberapa elemen saja. Misalnya, jika startup bergerak di bidang transportasi, Anda bisa mengubah jenis layanan yang tadinya layanan pengantaran orang/ojek, menjadi layanan pengantaran makanan.

Baca juga: 5 Cara Mendapatkan Penghasilan di Internet Selama Covid 19

Ubah Mindset Unicorn, Menjadi Unta

Startup dengan nilai investasi tinggi dan sumber daya manusia yang kompeten dan gigih dianalogikan dengan unicorn atau kuda putih bercula satu. Namun di masa pandemi ini, ide mengenai unicorn tidak applicable lagi. Hari ini, tak sembarang investor yang mau menggelontorkan uangnya untuk startup. Jadi sebagai startup yang bertahan di masa pandemi ini, Anda mesti berlaku layaknya unta. Unta bisa bertahan hidup bahkan di tengah iklim yang sangat berat.

 

Sebagai startup ‘generasi pandemi’, Anda mesti mampu bertahan dan tetap beroperasi di masa pandemi ini. Jika belum ada investor, Anda bisa menerapkan berbagai manajemen keuangan agar tercipta efisiensi dan efektifitas bisnis. Terutama untuk manajemen keuangan, banyak investor yang tertarik dengan startup yang bagus dalam hal pengelolaan keuangan.

 

Pahami Mindset Investor

Strategi bisnis startup di masa pandemi covid-19 selanjutnya yaitu dengan memahami mindset investor. Investor memang menjadi salah satu bahan bakar startup, khususnya bagi yang sedang scale up. Namun di masa pandemi covid-19 ini, Anda mesti lebih fokus lagi dalam menilai investor. Jika Anda akan bertemu dengan investor, Anda mesti menyiapkan dua kemungkinan. Pertama, investor tersebut merupakan venture capital yang tidak sembarangan dalam berinvestasi, apalagi di masa pandemi.

 

Kedua yaitu investor yang berjiwa muda dan energik yang tidak ragu untuk berinvestasi pada startup yang memang memiliki ide brilian dan relevan dengan masa pandemi. Selain itu, Anda ‘pun mesti terbuka dan selalu transparan saat bertemu investor. Pastikan bahwa investor memahami product knowledge bisnis startup Anda dan juga tantangan yang sedang Anda hadapi.

 

Jelaskan Bagaimana Anda Bisa Mengatasi Tantangan di Masa Pandemi

Kesalahan banyak startup yaitu tidak memperlakukan investor sebagai bagian dari tim. Sebagai startup ‘generasi pandemi’, Anda mesti menjelaskan segamblang-gamblangnya tantangan yang akan dihadapi dan bagaimana Anda mengatasi tantangan tersebut. Jangan hanya menjelaskan dalam kata-kata, Anda ‘pun mesti menunjukan data dan konsep bisnis yang bakal bertahan selama masa pandemi dan post-crisis.

 

Bangun Advisory Board

Bagi Bizzie yang belum tahu, advisory board ini merupakan sebutan untuk beberapa orang yang dipilih untuk mendampingi pemilik startup. Nah bagi Anda pemilik startup yang ingin survive dan scale up meskipun di masa krisis, maka Anda mesti membangun advisory board yang kuat. Orang-orang dengan pengalaman dan skill mumpuni dapat membantu Anda dalam mengembangkan bisnis, meskipun kondisinya sedang carut marut.

 

Selain itu dengan dikelilingi oleh orang-orang luar biasa, maka kepercayaan diri Anda ‘pun semakin meningkat. Jika Anda masih newbie, maka mereka akan tahu kalau Anda butuh bantuan, dan mereka ‘pun akan dengan senang hati memberikan bantuan dan saran.

 

Bersiap untuk Datangnya Post-crisis

Post-crisis merupakan masa setelah berakhirnya pandemi covid-19. Apakah Anda sudah siap dengan datangnya masa gemilang itu? Nah oleh karena itu, hari ini Anda mesti memastikan bahwa Anda punya planning operasional baik di masa pandemi ataupun masa pasca pandemi. Ya betul sekali, Anda mesti memastikan bahwa Anda bakalan mendapatkan kejayaan setelah covid-19 musnah di muka bumi.

 

Berkolaborasi Dengan Investor Dengan Sistem SAFE

SAFE merupakan salah satu strategi bisnis startup di masa pandemi covid-19 yang sangat powerful. Ada banyak jenis investasi yang bisa dijadikan pilihan, salah satunya yaitu crowdfunding. Sesuai namanya, crowdfunding ini merupakan sistem investasi urunan, jadi ada banyak investor yang terlibat. Nah salah satu sistem crowdfunding yang paling cocok untuk startup di masa pandemi yaitu SAFE.

 

Apa itu SAFE? SAFE (The Simple Agreement for Future Equity) merupakan sistem investasi, dimana terdapat kesepakatan bagi hasil antara investor dengan startup dalam jenjang waktu tertentu. Namun SAFE ini sifatnya bukan saham publik, artinya tidak ada pembagian saham. Sebaiknya Anda mencari investor yang mau diajak kerjasama dengan sistem SAFE karena minim risiko.

 

Itulah beberapa strategi bisnis startup di masa pandemi covid-19. Bagi Bizzie yang sedang menjalankan startup, tetap semangat ya! Semoga beberapa tips di atas, bisa membuat startup Anda tetap bertahan di era pandemi dan pastinya tetap bisa meraup profit hingga post-crisis tiba.

 

Related Posts