5 Tips Hidup Minimalis Agar Hidup Semakin Berkualitas

5 Tips Hidup Minimalis Agar Hidup Semakin Berkualitas

Hi Bizzie, kali ini Bizzie akan menemukan beberapa tips hidup minimalis! “Less is more” merupakan slogan kaum minimalis di seluruh dunia. Mereka lebih mempercayai ‘makna hidup’ atau ‘hidup yang berkualitas’ dibanding ‘seberapa banyak harta yang dimiliki’. Iya betul sekali, lifestyle minimalis ini lebih menekankan pentingnya kualitas hidup, dimana seseorang lebih fokus pada apa yang dibutuhkan, bukan apa yang diinginkan.

Sayangnya, kebanyakan dari kita lebih suka hidup non-minimalis, dimana kita berlomba-lomba memperbanyak harta dan jabatan, tanpa benar-benar menikmatinya. Alhasil, banyak orang yang stress dan depresi, padahal memiliki harta yang sangat banyak. Anda mau mempraktekan gaya hidup minimalis? Nah berikut ini, Anda akan menemukan 5 tips hidup minimalis yang harus diketahui agar hidup semakin berkualitas.

 

Tips Hidup Minimalis, Buang yang Tidak Dibutuhkan Secara Rutin

Tak dapat dipungkiri, kita dapat dengan mudah membeli sesuatu yang sebenarnya tidak terlalu dibutuhkan. Terutama karena orang-orang banyak yang memilikinya. Alhasil, rumah kita dipenuhi oleh barang-barang yang sebenarnya sangat useless. Nah jika Anda ingin memulai gaya hidup minimalis, sebaiknya jangan terlalu sentimental dengan barang-barang yang ada di rumah.

Baca juga: 10 Rekomendasi Film di Netflix Juli 2020

Buang atau simpan barang-barang yang tidak Anda butuhkan atau tidak Anda sukai ke gudang. Jangan lakukan metode ini sebulan atau bahkan setahun sekali, lakukanlah seminggu sekali. Ketika barang-barang sudah menumpuk di gudang, maka Anda bisa mendonasikannya pada orang-orang yang membutuhkan.

 

Berani Katakan Tidak!

Tips hidup minimalis selanjutnya yaitu berani katakan tidak! Kebanyakan dari kita terlalu permisif terhadap satu hal, khususnya terkait kebiasaan dan juga pemberian. Jika ada tren tertentu, kita akhirnya mulai ikut-ikutan. Bukan karena kita menyukainya, namun karena ingin ‘terlihat sama’ dengan orang lain.

Begitupun ketika ada orang yang menawarkan sesuatu, kita dengan mudahnya menerima penawaran tersebut. Misalkan saat Anda sedang di mall, lalu ada orang yang menawarkan brosur kredit barang, Anda ‘pun dengan mudahnya menerima brosur tersebut.

Nah jika Anda ingin menerapkan gaya hidup minimalis, maka beranilah untuk katakan tidak! Jika banyak orang yang membeli smartphone terbaru, maka katakan pada diri sendiri untuk tidak membelinya! Jika ada orang yang menawarkan brosur di mall, maka katakan tidak dan segeralah pergi!

 

Biarkan Permukaan Tetap Kosong

Pernahkah Anda pergi ke spa? Tentu Anda merasakan suasana yang tenang, rileks, dan sangat nyaman, betul? Itu karena ruangan spa didesain agar tidak terlalu banyak barang yang menempel di atas permukaan. Perlu Anda ketahui, otakmu akan merasa tenang dan rileks jika tidak terdapat gangguan visual.

Jadi memastikan bahwa permukaan tetap kosong, baik itu permukaan meja, lemari, atau bahkan lantai, merupakan cara terbaik agar Anda tetap merasa nyaman, rileks, dan terbebas dari gangguan visual. Namun sebagai pengecualian, Anda boleh menempatkan sesuatu di permukaan, asalkan barang yang letakkan itu benar-benar fungsional.

Pikir Dulu Sebelum Membeli Sesuatu

Tips hidup minimalis selanjutnya yaitu pastikan Anda berpikir beberapa kali sebelum membeli sesuatu. Seringnya, kita terlalu menggunakan sisi perasaan saat akan membeli sesuatu. Lihat kemeja dengan diskon 80%, kita langsung membelinya tanpa berpikir dulu, apakah kemeja tersebut benar-benar dibutuhkan atau tidak.

Atau, ketika ada promo smartphone keluaran terbaru di televisi, kita langsung browsing di internet untuk membelinya, padahal masih punya smartphone di tangan. Jika Anda ingin memulai hidup minimalis, maka jadilah pembeli yang kritis. Jangan hanya karena barang dibandrol 80%, Anda langsung membelinya. Ingat, Anda boleh membeli barang tertentu, jika barang tersebut benar-benar Anda butuhkan.

 

Jangan Terlalu Sentimental Terhadap Barang

Tak dapat dipungkiri, kita cenderung sentimental pada barang yang memiliki nilai historis tertentu. Misalnya, di awal pernikahan, Anda membeli lemari yang Anda gunakan hingga hari ini. Anda sulit sekali membuang lemari tersebut (padahal sudah jelek dan dimakan rayap) karena menganggap bahwa lemari tersebut merupakan kado terindah pernikahan. Nah hal ini tidak berlaku bagi seorang minimalis. Jika memang sudah tidak dibutuhkan, sebaiknya simpan di gudang.

 

Nah itulah 5 hal penting yang harus diketahui ketika memulai hidup minimalis. Penelitian menunjukan bahwa dibutuhkan waktu sekitar 2 bulan untuk menciptakan kebiasaan atau gaya hidup. Nah jika Anda ingin menjadi seorang minimalis, Anda mesti konsisten untuk menerapkan beberapa tips di atas selama 2 bulan. Semoga bermanfaat ya Bizzie!

Related Posts