fbpx

Pentingnya Uptime Server untuk Mengukur Ketersediaan Server

Sebuah memiliki kinerja baik jika memiliki ketersediaan yang baik pula. Ketersediaan sebuah server atau server availability bisa diukur dengan mengetahui terlebih dahulu berapa jumlah dan downtime server.

Untuk Anda yang masih awam dengan istilah server availability, server, dan downtime server, ada baiknya Anda mengenal istilah-istilah tersebut terlebih dahulu.

Apa itu Uptime Server, Downtime Server, dan Server Availability?

uptime server adalah

Server dalam melakukan performanya memiliki waktu ukur. Ada dua istilah dalam mengukur waktu pada kinerja server, yaitu uptime server dan downtime server.

Downtime server adalah ukuran waktu saat server mengalami down server baik karena server mati atau mengalami restart

Sedangkan uptime server adalah ukuran waktu saat server bekerja penuh atau saat sedang running.

Selain kedua istilah di atas dalam mengukur kinerja server, terdapat pula istilah server availability. Ketersediaan server adalah perbandingan durasi waktu server bekerja dengan total keseluruhan waktu server berkinerja. 

Ada sebuah rumus matematika untuk menghitung ketersediaan server yaitu :

ketersediaan server (dalam satuan persen) = uptime/total waktu (uptime+downtime)

Pengukuran server availability ini dilakukan dalam interval atau jangka waktu tertentu, misalnya per tahun. Sementara untuk waktu pengukuran uptime dan downtime bisa dalam hitungan detik, menit, jam, hari, bahkan tahun.

Hubungan Uptime Server dengan Ketersediaan Server

uptime server

Merunut pada istilah-istilah di atas, tampak jelas bahwa uptime server tidak bisa dipisahkan dengan ketersediaan server. 

Persentase ketersediaan server tinggi apabila uptime server juga tinggi. Artinya adalah jika ingin server tersedia dan berkinerja dengan baik maka durasi waktu server berjalan (uptime) harus lebih besar dari downtime. 

Baca Juga :  Cara Mengoptimalkan SEO pada Website

Jika Anda pernah mendengar ketersediaan server 99,99% maka berarti server ini hampir  jarang mengalami down server. Sehingga Anda tetap bisa diakses dengan cepat.

Bagaimana Cara Mengukur Uptime Server?

waktu pengukuran uptime

Uptime server dapat dipantau dengan menggunakan Task Manager, Systeminfo Command, dan Net Stats Command. Namun Anda juga bisa mengamatinya melalui tool khusus.

Namun sebelum Anda menggunakan tools tersebut, sebaiknya Anda tahu  beberapa poin-poin penting yang menjadi tolak ukur agar kinerja dari sebuah server tetap baik, yaitu :

  • OS yang selalu up date
  • Kapasitas penggunaan disk harus tetap di bawah 90%
  • Pemeriksaan berkala terhadap penggunaan CPU, RAM, dan utilitas
  • Pemeriksaan rutin terhadap log untuk kesalahan perangkat keras
  • Memeriksa “Backup” bekerja secara benar

Berikut ini merupakan contoh salah satu tampilan SAM (Solarwinds Server & Application Monitor) selaku tool untuk memonitor uptime server dan kinerja server yang sedang berjalan.

tool untuk memonitor uptime server

Dari monitor tersebut, Anda bisa dengan mudah melihat dan membandingkan penggunaan setiap sumber daya dalam server. Apakah sumber daya berfungsi dengan semestinya atau tidak. Jika sumber daya terlihat mengalami kelebihan pemakaian, Anda bisa segera mengenali masalah dan mengatasinya.

Menyelesaikan setiap masalah yang muncul pada server akan membuat uptime tinggi sedangkan downtime rendah, sehingga ketersediaan server juga tinggi.

Apakah Hubungan Uptime Server dengan Web Bisnis?

hubungan uptime server dengan web bisnis

Uptime server memiliki hubungan erat dengan jalannya web Anda. Hal ini berlaku terutama untuk Anda yang mengandalkan web sebagai satu-satunya channel transaksi dagang.

Bagaimana hubungan uptime server dengan web bisnis? Sebuah web bisnis agar bisa diakses dengan cepat dan mudah maka diperlukan web yang menyediakan server yang berkinerja dengan baik. Kinerja terukur dengan baik apabila persentase ketersediaan server tinggi. Dimana hal ini bisa diperoleh dengan uptime server yang tinggi pula.

Baca Juga :  6 Cara Mudah Memperbaiki Rank Keyword Yang Turun

Oleh sebab itu, jika Anda ingin web Anda tidak sering mengalami down server dan  sulit diakses, maka Anda harus berhati-hati dalam memilih penyedia jasa web hosting, seperti DewaBiz.

Untuk memastikan web Anda aman dengan ukuran uptime server yang tinggi, Anda bisa berkonsultasi dengan .com untuk informasi lebih detail dan info pemesanan web hosting.