fbpx

Daftar Cloud Depa by Dewabiz - Dapatkan Saldo Gratis Secara Cuma Cuma!

Tips & Trik

Tips Mengatur Keuangan Usaha Kecil

Wiliam

Kesuksesan sebuah usaha sejatinya tidak dinilai dari seberapa banyak modal yang dimilikinya, namun berdasarkan pengelolaan bisnis yang baik dan terarah. Belakangan, sudah banyak orang yang menjalankan bisnis kecil-kecilan, beberapa diantaranya berhasil cuan, dan beberapa lainnya menemui kegagalan.

Pentingnya pengelolaan keuangan pada usaha kecil wajib diketahui oleh setiap pelaku usaha yang terlibat. Agar bagaimana caranya udah tetap berjalan meski keuntungan yang didapatkan tidak begitu besar. Lebih baik berkelanjutan, daripada untung besar namun usaha tersendat.

Nah, berikut ini informasi seputar beberapa tips mengelola keuangan dengan baik untuk bisnis kecil-kecilan. Simak selengkapnya:

1. Pentingnya Pemahaman Pengelolaan Bisnis yang Baik

Tips pertama yang wajib diketahui dan seharusnya dimiliki oleh Anda sebelum memulai usaha adalah pengetahuan mengenai pengelolaan keuangan yang baik pada bisnis. Yang paling utama adalah mampu membaca laporan keuangan, setidaknya ada empat bagian keuangan, diantaranya:

·        Laporan modal

·        Arus kas

·        Penghasilan

·        Neraca

Pengetahuan  membaca laporan ini memungkinkan Anda untuk mengambil langkah terbaik untuk mengembangkan usaha.

2. Milikilah Perencanaan dan Realisasikan

Tips berikut yang harus Anda ingat adalah pentingnya melakukan perencanaan dan merealisasikannya. Gambaran umum perencanaan ini sendiri berisikan langkah-langkah apa saja yang akan diambil untuk keberlangsungan usaha kedepannya. Semakin baik persiapan Anda, maka kegagalan akan semakin diminimalisir.

Milikilah setidaknya 2-3 perencanaan, jaga-jaga jika rencana pertama gagal maka masih ada rencana berikutnya yang bisa dilakukan. Buatlah rencana harian, mingguan, bulanan, hingga tahunan agar lebih terstruktur. Rencana ini sendiri memuat kebutuhan, modal, serta apa saja yang harus Anda lakukan untuk mengembangkan usaha.

3. Buatlah Buku Keuangan

Tip berikut yang tidak boleh dilewatkan juga adalh membuat buku keuangan. Pencatatan keuangan ini wajib dilakukan setiap pelaku usaha agar resiko pengeluaran tidak wajar bisa dihindarkan sedini mungkin. Tidak peduli sekecil apapun usaha Anda, buku kas wajib anda miliki.

Buatlah catatan secara rinci dan jelas, mencakup kas masuk, kas keluar, hutang, piutang, atau aset lain yang sekiranya perusahaan Anda miliki. Buatlah catatan secara terperinci dan urutkan tanggalnya agar memudahkan saat evaluasi nantinya.

4. Membuat Anggaran Prioritas

Budgeting atau anggaran juga penting dilakukan untuk membatasi pengeluaran diluar batas normal. Untuk menghindari pengeluaran yang membengkak ini, ada baiknya untuk membuat anggaran secara teratur misalnya per minggu ataupun bulan.

Jangan lupa untuk menyesuaikannya dengan buku kas, agar Anda tahu mana anggaran yang sebaiknya dikurangi atau ditambahkan. Biasanya, budgeting ini terus berhubungan antara satu periode pencatatan dengan periode berikutnya. Jadi, penting sekali membuatnya secara jelas dan terperinci.

5. Mengontrol  Arus Kas

Untuk tahap ini dibutuhkan ilmu seputar akuntansi yang lebih dalam. Sebab, untuk mengontrol jalannya arus kas dibutuhkan kehati-hatian dan ketelitian. Langkah ini dilakukan untuk menghindari pembengkakan pengeluaran. Dengan begitu, bisnis Anda bisa berjalan s]lebih terarah.

6. Manfaatkan Laba untuk Mengembakan Bisnis

Tip berikut yang harus selalu diingat adalah memanfaatkan laba sebaik mungkin untuk mengembangkan usaha. Tentu Anda tidak ingin bisnis Anda terus menerus dalam skala kecil bukan? untunknya, manfaatkan keuntungan yang didapat meskipun kecil.

Sisihkanlah keuntungan yang Anda dapatkan untuk kepentingan pengemabangan usaha, seperti misalnya menyisihkan 10% dari keuntungan yang didapatkan. Dengan begitu, bisnis Anda tetap berjalan dan Anda pun masih bisa memenuhi kebutuhan pribadi.

7. Jangan Gabung Dana Usaha dan Dana Pribadi

Tip berikut yang masih sering dilupa oleh pelaku usaha adalah memisahkan uang pribadi dan uang usahanya. Seringkali, permasalahan inilah yang memicu kegagalan usaha kecil yang kita lakukan. Jadi, mulai sekarang pisahkan dana pribadi dan usaha Anda.

Solusinya, gunakan dua rekening berbeda agar dana pribadi dan dana usaha tidak bercampur. Dibutuhkan komitmen yang tinggi dalam hal ini. Seringkali kita merasa tergoda saat sedang terdesak, namun usahakan agar sampai tak terjadi demikian.

8. Menyiapkan Dana Darurat

Jangankan usaha, kehidupan sehari-hari pun seseorang membutuhkan dana darurat. Sebab tidak bisa dipungkiri jika ada keadaan tidak bisa kta prediksi. Bisnis tidak melulu berjalan lancar dan mampu memberikan keuntungan pada kita. Untuk itu, penting untuk memiliki dana darurat agar sewaktu-waktu Anda bisa keluar dan kesulitan bisnis.

Siapkan dana darurat bersamaan dengan modal usaha, dan pergunakan sebaik mungkin. Hindari menggunakan dana darurat pada kondisi yang sebenarnya masih bisa Anda kendalikan.  Saat genting atau masa tersulit perusahaan lah barulah Anda memanfaatkan dana darurat ini.

9. Pekerjakan Tenaga Profesional

Siapapun pasti membutuhkan tenaga ahli untuk menghandle hal-hal diluar kemampuan, salah satunya terkait keuangan bisnis. Jika Anda termasuk tidak punya basic dalam hal ini, sebaiknya pekerjakan mereka yang memang ahli dalam bidang keuangan dan pencatatan keuangan.

Jangan karena takut rugi, lantas Anda mencatat asal-asalan kas masuk dan keluar, dan berakhir keuangan yang tidak stabil. Lebih baik cari tenaga ahli agar bisnis bisa semakin berkembang.

10.  Catat Semua yang Berhubungan dengan Uang

Semua yang berkaitan dengan uang harus dicatat secara detail dan terstruktur, sebab ini sangat berpengaruh terhadap kelangsungan bisnis Anda. Pisahkan harta, utang piutang, modal, serta keuntungan. Ini dilakukan agar pemasukan dan pengeluaran bisa tercatat dengan baik dan ketahuan arahnya.

Pencatatan mengenai harta perusahaan juga penting dilakukan untuk memudahkan pengecekan unit nantinya. Jangan sampai ada barang yang hilang dan Anda tidak menyadarinya.

Nah, itulah beberapa informasi seputar tips keuangan bisnis kecil. Sejatinya, mau bisnis skala kecil maupun besar sama-sama membutuhkan pengetahuan yang baik tentang pengelolaan keuangan. Jadi, jangan sampai melewatkan beberapa hal di atas agar bisnis Anda bisa terus berkembang ya Bizzie.

Baca Juga