fbpx

Order Now - Dedicated Server High Performance

Tips & Trik

Strategi Terbaik Mengelola Karyawan yang Kerja Remote

Wiliam

Semakin hari, pertumbuhan bisnis start up pun kian berkembang. Tak hanya itu, tren bekerja pun semakin beragam dan tak monoton hanya bekerja di kantor saja. Sejak Pandemi 2019 lalu, Mungkin anda sudah tidak asing lagi dengan istilah remote working. 

Yap, strategi bekerja ini memudahkan karyawan dan memberikan fleksibilitas bekerja. Sebelum masa Pandemi, sebenarnya industri media sudah lebih dulu menerapkan sistem remote working There khusus pada bidang jurnalistik. Bagaimana tidak, bidang pekerjaan di media satu ini memang tersebar di berbagai daerah tanpa kantor yang pasti.

Apa itu Remote Working?

Istilah Remote sendiri diartikan sebagai cara bekerja yang bisa dilakukan di luar kantor. Setiap karyawan bisa melakukan pekerjaan nya di mana pun tanpa harus mendatangi kantor. Sekarang ini, karyawan dengan sistem remote sudah banyak diterapkan di industri kreatif dan start up.

Mungkin, karyawan dengan sistem remote working ini sangat menguntungkan perusahaan, sebab bisa menghemat beberapa biaya operasional dan juga fasilitas. Juga dengan karyawannya, di mana ia mampu bekerja di tempat yang diinginkan serta mampu meningkatkan kreativitas dan produktivitasnya.

Jadi dalam hal ini, tak hanya karyawan saja yang harus menyesuaikan diri dengan tren yang sedang marak ini tapi juga perusahaan harus apdet dengan manajemen pengelolaan karyawan yang remote agar tidak terjadi kelalaian yang merugikan.

Bagaimana Strategi  Pengelolaan Karyawan yang Tepat?

Kendati memiliki banyak keuntungan bagi perusahaan dan karyawan, namun sistem remote waiting ini menimbulkan beberapa permasalahan seperti salah satunya dalam hal sistem kontrol dan pengawasan. Jika perusahaan tidak memiliki strategi pengelolaan yang baik, maka kinerja karyawan bisa lepas kontrol dan itu berakibat pada kerugian usaha.

Nah, berikut ini beberapa strategi untuk menciptakan pengelolaan karyawan yang Remote working:

1. Menentukan Target yang Jelas

Karyawan remote tentu harus mampu mengatur pekerjaannya sendiri, sebab tidak ada yang ditugaskan khusus untuk mengontrol segala pekerjaan yang diberikan.Disini, perusahaan harus lebih bijaksana memberikan tugas dan kewajiban kepada para remote working.

Berikan target yang jelas kepada mereka beserta deadline kapan pekerjaan tersebut harus dikumpulkan. Jangan lupa untuk menetapkan target secara realistis, detail, dan mampu diukur sebagai salah satu bentuk penilain kinerja karyawan nantinya. 

2. Jadwalkan Pertemuan Langsung Secara Rutin

Tips strategi pengelolaan karyawan remote working selanjutnya adalah rutin melakukan pertemuan offline dengan karyawan remote. Jadwalkan pertemuan minimal sebulan sekali atau dua kali. Tak melulu membahas soal kerjaan, pada pertemuan ini juga Anda bisa ngobrol ringan guna mempererat hubungan kerja.

Ini bisa menjadi evaluasi kedepannya terkait kinerja dan seberapa efektif sistem remote working ini. Karyawan pun bisa memberitahukan kendalanya kepada pimpinan apa saja yang dirasakan saat harus menjalani sistem tersebut.

3. Komunikasi adalah Kunci

Sistem kerja apapun yang digunakan selama komunikasi masih terjalin dengan baik, maka bisa dibilang bahwa hubungan tersebut baik-baik saja. Tak heran jika komunikasi ini jadi indikator penting yang harus diutamakan setiap perusahaan, termasuk saat menerapkan sistem kerja remote.

Demi menjaga kelancaran visi perusahan, seorang pimpinan perusahaan harus melakukan komunikasi kepada setiap karyawannya, misalnya mulai dari penyampaian brief kerjaan, kapan jadwal meeting, evaluasi, dan segala bentuk koordinasi lainnya.

4. Bentuk Tim yang Cocok untuk Bekerja secara Remote

Hasilan sistem remote working  tergantung dari hasil pekerjaan yang sesuai ekspektasi. Untuk itu sangat penting memilih tim kerja yang benar benar memiliki dedikasi tinggi atas pekerjaan nya dan bertanggung jawab. Tak hanya itu, pastikan mereka memiliki kemampuan manajemen guna mendukung segala kegiatan operasional perusahaan.

Sekedar informasi, tidak semua jenis pekerjaan cocok memberlakukan sistem remote working. Berapa bidang yang bisa menerapkan sistem satu ini misalnya design grafis, konten writer, pengembang situs aplikasi, digital account manager, fotografer, online marketer, ataupun jenis pekerjaan lain yang tak begitu membutuhkan Tatap muka.

5. Gunakan Sistem yang Mendukung

Pengelolaan karyawan Remote working selanjutnya yang harus Anda perhatikan adalah memilih sistem yang mendukung kinerja atau dalam hal ini teknologi. Dan teknologi sangat penting guna menunjang kegiatan kerja. Karena bekerja Remote artinya online,  diperlukan perangkat digital yang mendukung transfer file dan lain sebagainya.

Dalam hal ini, setiap karyawan Remote working tentu mengandalkan teknologi dan koneksi internet untuk menyelesaikan pekerjaan nya. Beberapa aplikasi, software gratis, berbayar, dan berbagai tools lain pun sangat dibutuhkan. Sama halnya berbagai platform yang mendukung pekerjaan seperti Zoom, dripbox, aplikasi absensi online, Time tracking, DingTalk, hingga sistem pembayaran.

Segala fasilitas tersebut beberapa ada yang disediakan oleh perusahaan, dan lainnya mungkin bisa milik pribadi karyawan. Yang perlu anda ketahui dalam pengelolaan manajemen karyawan remote ini adalah rutin mempertanyakan kendala mereka dalam bekerja. Sebab pada beberapa kondisi di mana perangkat mungkin tidak mendukung atau keadaan yang tidak memungkinkan.

Lebih Bagus Mana, Remote Working atau Tatap Muka?

Berbicara tentang mana yang lebih baik antara Tatap muka atau Remote working tentu hal tersebut tidak bisa diukur. Sebab, tidak semua bidang pekerjaan cocok dengan sistem remote. Tapi, jadi beberapa kondisi urgent, sistem remote working cukup worth it untuk diterapkan. 

Hingga kini, hampir semua startup di Indonesia pun pernah menerapkan yang namanya sistem kerja remote working ini. Ini bukanlah gebrakan baru, mengingat ada beberapa kondisi di mana perusahaan harus mengambil keputusan guna mempertahankan produktivitas perusahaannya.

Nah, demikianlah strategi mengelola karyawan Remote working yang harus anda ketahui. A sebisa mungkin untuk menanyakan kepada karyawan kebersediaan mereka saat sewaktu-waktu harus merubah sistem kerja.

Baca Juga