fbpx

Daftar Cloud Depa by Dewabiz - Dapatkan Saldo Gratis Secara Cuma Cuma!

Pengetahuan

Prinsip-Prinsip Desain Grafis yang Perlu Diketahui

Wiliam

Dunia desain grafis di belakangan ini semakin familiar seiring dengan pertumbuhan dunia digital. Meski kini semakin populer, nyatanya desai. Grafis tidak sesederhana apa yang dibayangkan. Ada beberapa prinsip-prinsip desain grafis yang harus bizzie ketahui.

Apa saja itu prinsip-prinsip desain grafis? Lifeware menyebutkan, bahwa ada enam elemen dasar dari sebuah desain grafis. Mereka adalah garis, tekstur, warna, kontras dan ukuran.

Semua elemen dasar ini akan membentuk prinsip desain grafis. Apakah prinsip tersebut juga banyak seperti dengan elemen dasar dari desain grafis?

Tenang saja, di dalam kesempatan kali ini akan menjelaskan beberapa prinsip-prinsip desain grafis. Bagi bizzie yang penasaran, yuk langsung saja simak penjelasan lengkapnya dibawah ini.

Prinsip-Prinsip Desain Grafis

Ada 10 prinsip dasar desain grafis yang harus bizzie perhatikan. Mereka semua harus hadir di dalam sebuah desain grafis supaya desain menjadi lebih enak dilihat dan sekaligus bisa memberikan informasi secara efektif. Sebagai berikut beberapa prinsip-prinsip desain grafis yang harus bizzie ketahui :

1. Penekanan

Prinsip desain grafis pertama yang harus bizzie ketahui adalah penekanan. Artinya, di saat bizzie membuat desain grafis prinsip penekanan tidak boleh sampai ketinggalan. Selain itu, penting juga untuk bizzie memperhatikan beberapa informasi tambahan apa saja yang mesti ada dan melengkapi informasi utama.

2. Kesimbangan dan Kesejajaran

Prinsip ini berhubungan dengan keseimbangan dan simetri dari sebuah grafis. Disetiap desain grafis yang dibuat, bizzie tidak.boleh terlalu berat sebelah. Artinya, harus simetris agar enak dilihat.

3. Kontras

Di dalam prinsip dasar pada desain grafis, kontras sering disebut sebagai jembatan atau penghubung antara setiap elemen. Secara sederhananya begini, background dan warna dari desain bizzie mesti berbeda supaya desain bisa melahirkan sebuah harmoni.

4. Pengulangan

Pada prinsip kali ini menekankan pada repetisi terhadap beberapa elemen di dalam sebuah desain. Cara ini terbilang sangat efektif, termasuk untuk memperkuat pesan yang ingin disampaikan dari sebuah elemen di daa desain.

5. Proporsi

Proporsi adalah saling keterkaitan antara elemen dan aspek visual di dalam desain. Prinsip dasar kali ini akan membuat bizzie bisa melihat desain secara satu persatu dan tidak secara keseluruhan.

6. Pergerakan

Prinsip ini membuat disetiap elemen desain tampak bergerak. Namun, kenyataanya gambar tersebut tidak bergerak. Desain tersebut juga membuat mata yang melihatnya seakan bergerak, terus mencari informasi di dalam desain.

7. Ruang Kosong

Sesuai dengan namanya, prinsip kali ini memberikan desain grafis di sebuah ruang kosong di dalamnya. Ruang kosong ini mempunyai dua sisi mata uang yang akan membuat desain menjadi lebih baik atau jelek.

8. Hierarki

Maksudnya, elemen dan informasi penting di dalam suatu desain harus benar-benar menonjol dibandingkan lainnya. Sehingga, hal ini akan membantu orang-orang paham maksud dari sebuah desain tersebut.

9. Variasi

Dengan adanya variasi di dalam elemen desain seperti, warna, tipografi, gambar dan bentuk, akan membuat desain terlihat lebih menarik dimata para audiens. Selain itu, variasi juga membuat desain bizzie tidak terlihat membosankan. Sehingga, audiens tidak mudah kehilangan ketertarikan di saat melihatnya.

10. Kesatuan

Untuk prinsip-prinsip desain grafis yang akhir adalah kesatuan. Artinya, bagaimana semua elemen yang digunakan di dalam desain bizzie melakukan kerja sama.

Sehingga, harus ada elemen yang jelas antara setiap elemen yang jelas digunakan dan mengkomunikasikan konsep serupa. Dengan adanya kesatuan, maka hal ini membuat desain terlihat lebih rapi dan setiap elemen saling melengkapi.

Menggunakan Semua Prinsip-Prinsip Desain Grafis

Setelah tahu prinsip-prinsip desain grafis yang ada, saatnya untuk paham mengenai bagaimana caranya menggunakan di dalam desain bizzie. Mari, pelajari bersama-sama sebagai berikut :

1.  Membuat Mental Outline

Supaya prinsip dasar penekanan bisa digunakan di dalam desain grafis, yang harus bizie lakukan adalah membuat mental outline terlebih dahulu. Biarkan otak bizzie mengorganisasi info yang ada ada, lalu biarkan otak menyusun desain versi mereka berdasarkan informasi yang dimiliki.

Dari situ, bizzie akan tahu fokus mana yang kelak akan menjadi fokus desain tersebut. Bizzie tidak akan bingung dan kehilangan fokus, karena sudah tahu apa yang ingin disampaikan di dalam sebuah desain.

2. Tersebar dan Simetris

Supaya prinsip keseimvangan bisa digunqkan, bizzie harus paham bahwa elemen di dalam desain tidak boleh terpojok di satu sudut saja. Elemen-elemen ini harus disebar dan disitu bizzie bisa menggunakan perasaan untuk mengukur keseimbangannya.

Untuk kesejajaran, bizzie harus ingat bahwa desain mesti mempunyai fokus tengah agar tetap simetris. Meski sebenarnya sudah sah-sah saja membuat desain yang simetris, tapi desain yang simetris cenderung lebih nyaman dilihat oleh audiens.

3. Berani Bereksperimen.

Supaya prinsip dasar kontras bisa digunakan di dalam desain grafis, bizzie harus berani bereksperimen untuk menonjolkan semua elemen di dalam mesin. Contohnya, jangan ragu menonjolkan dua font yang berbeda atau menggunakan konsep yang berbeda di dalam background dan layout.

Dari situ, bizzie akan melihat keefektifan kontas yang disajikan untuk para pembaca. Apakah kontras yang bizzie berikan lewat perbedan font dan konsep ini bisa membuat desain lebih mudah dipahami atau tidak.

4.  Pilih Elemen yang Ingin Diulangi

Supaya prinsip pengulangan masih bisa digunakan, bizzie harus mulai memilih. Pilih salah satu atau dua elemen yang ingin bizzie ulangi.

Pastikan, bahwa elemen tersebut adalah elemen yang ingin bizzie tonjolkan di dalam desai. Hal ini berkaitan dengan prinsip penekanan juga.

Nah, itulah dia penjelasan mengenai prinsip-prinsip desain grafis yang harus bizzie ketahui dan perhatikan. Semoga penjelasan diatas bisa membantu bizzie,ya. 

Baca Juga