fbpx

Perbedaan Web Page dan Web Site

Sekilas mungkin masih banyak yang belum tahu apa perbedaan antara webpage dan website. Padahal keduanya memiliki perbedaan yang cukup signifikan dengan fungsi yang masing masing tak sama. Adapun perbedaan paling mendasar dari keduanya adalah, webpage merupakan dokumen tunggal yang ada di internet. Sedangkan website merupakan sekumpulan webpage yang terhubung dalam satu .

Secara sederhana, webpage ini adalah bagian penting dari sebuah website. Sekarang ini, jutaan website hadir dan tersedia di internet. Hampir semua orang bisa membuatnya baik itu individu, instansi, grup  , maupun pemerintahan.

Untuk contohnya sendiri, Anda mungkin sudah tidak asing lagi dengan amazon.com, facebook.com, dan lainnya. Setiap website memiliki kategori yang berbeda, bisa pendidikan, bisnis, jejaring sosial, , dan lain sebagainya.

Apa itu Webpage?

Untuk mengetahui keduanya secara lebih detail, Anda harus tahu apa saja pengertiannya masing-masing istilah tersebut. Webpage sendiri merupakan dokumen tunggal yang bisa diakses menggunakan . Webpage in ini terdiri dari gambar, teks, audio, grafik, maupun hyperlink yang terarah ke page lain.

Adapun bahasa yang paling banyak digunakan untuk membuat web page adalah HTML, , dan CSS. Bahasa HTML ini membantu membangun struktur webpage, sedangkan JavaScript bisa membuat webpage dinamis dengan adanya validasi. CSS sendiri bisa membantu webpage lebih rapi dengan kehadiran gambar serta warna.

 Umumnya, Anda pasti akan mendapati beberapa hyperlink saat membuka sebuah webpage. Entah itu diarahkan ke situs serupa. Keseluruhan webpage ini menjadi bagian dari sebuah website.

Pengertian Website

Sedangkan website sendiri merupakan sekumpulan webpage yang saling berkaitan dengan perantara hyperlink. Masing-masing website memiliki nama domain yang berbeda dan menjadi karakteristik dari website itu sendiri.

Baca Juga :  Perbandingan VPS dan Dedicated Server untuk Paket Hosting yang Tepat

Umumnya, kebanyakan website memungkinkan Anda untuk menghubungi maupun mengirim umpan balik melalui formulir. Itulah mengapa, ketika Anda memasukkan beberapa rincian dalam bentuk , maka data tersebut akan disimpan dalam database website seperti MySQL.

Untuk nya sendiri, website biasanya menggunakan HTML, JavaScript, PHP, Python, CSS, dan lain sebagainya. Penggunaan website saat ini sudah sangat pesat, sebab hampir semua kalangan dan instansi membutuhkan website sebagai sarana untuk mempromosikan ataupun sebagai media company profilenya.

Apa Perbedaan Keduanya?

Setelah mengetahui pengertian keduanya, tentu Anda sudah bisa membayangkan apa saja perbedaan dari webpage dan website. Agar lebih jelas lagi, berikut ini rincian informasinya:

1.       Definisi

Secara definisi, web page adalah dokumen tunggal yang tersedia di internet. Sedangkan website merupakan kebalikannya, yakni kumpulan dari beberapa webpage yang terhubung dalam satu domain yang sama. Bisa dikatakan, jika keduanya saling berkaitan dan menjadi bagian satu sama lain.

2.       Penggunaan

Dari segi penggunaan sendiri, sebenarnya baik webpage dan website sama-sama menyediakan informasi yang bermanfaat bagi pembaca. Webpage sendiri memiliki konten yang terdiri dari satu entitas, sedangkan website terdiri dari beberapa entitas.

Ibaratkan sebuah buku, website memuat semua bab, sub bab beserta chapternya lengkap.

3.       Penggunaan Alamat

Alamat url dari web page biasanya tergantung pada website yang menaunginya sebab hampir semua website memasang alamatnya berbeda. Sedangkan url website ini tidak bergantung pada webpage. Untuk waktu pengembangannya sendiri, webpage lebih mudah dan gampang karena hanya satu sedangkan untuk mebangun website lengkap membutuhkan waktu yang lebih lama.

Bagaimana Cara Mengoptimalkan Web Page dan Website?

Setelah mengetahui beberapa perbedaan web page dan website, mungkin Anda juga membutuhkan informasi tentang bagaimana cara mengoptimalkan keduanya. Sebenarnya, baik webpage dan website bisa dioptimalkan secara bersamaan, tapi agar lebih optimal, penanganannya harus berbeda.

Baca Juga :  Plugin Menu Drop Down WordPress yang Wajib Anda Gunakan

Tujuan dari optimasi ini tentu agar traffic bisa meningkat dan mendatangkan banyak viewers. Selain itu, website yang dioptimalkan dengan baik sangat berpeluang bisa dimonetisasi melalui adsense.

Cara Mengoptimasi Web Page

Dalam rangka mengoptimalkan web page bisa dilakukan melalui berbagai cara, seperti: optimasi url melalui keyword, memuat konten yang berkualitas dan sesuai dengan target pembaca, deskripsi beserta judul konten yang menarik dan persuasif, dan lainnya.

Experience pembaca amat penting untuk meningkatkan trafik web page. Rata-rata orang pasti merasa malas berlama-lama dalam sebuah situs, apalagi jika kinerja kurang optimal (loadingnya lama). Begitupun jika isi kontennya yang tidak menarik dan bahasanya amburadul, pasti kesan negatif yang akan Anda dapatkan.

Usahakan untuk meletakkan keyword antara 0,5-1% dari kata yang dituliskan. Ini dilakukan agar penyebaran keyword tidak terlalu banyak dan berakhir menjadi spam. Wajib untuk meletakkan keyword di judul, paragraf pertama, tengah dan paragraf akhir.

Cara Mengoptimasi Website

Mengoptimasi page tentu tidak sama dengan mengoptimasi situs. Permasalahan dan prosesnya mungkin lebih kompleks karena website terdiri dari ebberapa web page. Paling penting yang harus diperhatikan dalam mengoptimasi website ini adalah memaksimal user experience, load time yang cepat, penggunaan keyword, serta konten yang berkualitas di setiap web pagenya.

Load time sendiri sangat penting dalam proses optimasi ini karena bisa berhubungan dengan kecepatan audiens membuka situs Anda. Coba bayangkan, jika masuk ke web page saja sudah susah, bagaimana dengan  halaman lain yang ada di dalamnya? Untuknya, jangan lupa tingkatkan load time situs Anda ya.

Itulah tadi beberpaa informasi mengenai perbedaan web page dan website serta cara mengoptimasi keduanya. Dikarenakan semuanya berkaitan, keduanya tidak bisa dipisahkan satu sama lain. Jadi, saat akan mengoptimasi situs, web page pun secara tidak langsung akan ikut teroptimasi.