fbpx

Perbedaan URL dan Hyperlink, Simak Bedanya Disini!

Bagi yang bergelut di dunia tentu tidak asing lagi dengan beberapa istilah . Salah satu yang banyak digunakan adalah url dan hyperlink. Apakah keduanya sama? Dimana letak perbedaanya?  Simak penjelasannya berikut ini.

Pada dasarnya hyperlink merupakan fitur yang dapat Anda temukan dalam webpage . Kegunaan link ini  adalah mengarahkan Anda menuju informasi atau artikel lain, baik di situs serupa maupun berbeda. Pengetahuan tentang hyperlink dan url ini tentu sangat bermanfaat untuk kelangsungan aktivitas Anda dalam dunia .

Pengertian URL

Uniform Resources Locator (URL), merupakan sebuah isstilah yang menyebut alamat sebuah website. Fungsinya adalah untuk membawa pengguna internet untuk sampai di website yang akan dituju. Umumnya, pengguna terlebih dahulu akan diminta menuliskan alamat website pada address bar yang telah disediakan.

Ibarat sebuah tempat, url ini menjadi alamat yang akan membawa seseorang agar bisa sampai ke tujuannya. Coba bayangkan, jika tanpa alamat, maka Anda tentu akan kesulitan mencari website yang dituju. Itulah mengapa, url sangat penting agar dibuat unik agar bisa mempengaruhi user experience pengguna.

Apa Saja Komponen URL?

Perbedaan url dan hyperlink sebenarnya beda-beda tipis, Anda akan kesulitan membedakannya jika tak mengetahui karakteristik keduanya. Sebelum membahas hyperlink, perlu juga untuk Anda mengetahui apa saja bagian-bagian url. Berikut informasinya:

Scheme

Menjadi bagian yang mengawali sebuah url. Pada bagian ini akan ditunjukkan fungsi spesifik yang mampu dilakukan dalam sebuah situs. Adapun yang paling umum digunakan adalah (Hypertext Transfer Protocol Secure).

Subdomain

Adalah bagian utama dari utama yang secara independen berdiri sendiri. Meskipun merupakan anak dari domain, subdomain sebenarnya bisa berdiri sendiri. Biasa digunakan untuk staging dan testing website.

Baca Juga :  Perbedaan antara Post dan page pada WordPress yang Perlu Anda Ketahui

Second-Level Domain

Adalah nama untuk website atau domain. Disinilah, Anda akan mengetahui website siapa yang sedang dikunjungi.

Top-Level Domain

Merupakan bagian penting ketiga dalam sebuah url. Sebab dalam eksistensi ini akan menjelaskan jenis organisasi yang menaungi website tersebut.

Subdirectory

Merupakan bagian ekor dari url. Pada bagian ini akan diperlihatkan halaman spesifik yang akan ditampilkan oleh website. Ibarat rumah, subdirectory ini seperti sebuah ruangan khusus.

Setelah mengetahui dari url dan beberapa komponen pendukungnya, Anda tetap harus tahu pula apa itu hyperlink agar bisa mengetahui dengan jelas perbedaan keduanya. Jadi, hyperlink ini adalah perantara yang bisa menghubungkan satu webpage ke webpage lainnya. Adapun link dapat Anda gunakan dalam berbagai keperluan.

Seperti salah satu contohnya yakni dalam hal menggabungkan beberapa file, halaman website, objek, dan berbagai urusan lain, ketika sebuah link Anda klik, maka dengan mudah untuk mencapai halaman baru atau file lain yang relevan. Tentunya, hyperlink bisa diakses jika internet stabil.

Berbeda dengan url, hyperlink terdiri dari beberapa jenis yang berbeda fungsinya. Untuk informasi lebih lanjut, simak ulasan berikut ini:

1.       Relative Address

Merupakan jenis hyperlink yang tercantum dalam alamat yang relatif serta tidak menyebut network location maupun protokol. Jenis hyperlink ini hanya dapat menampilkan nama file serta path. Dari segi fungsi,  relatif address bisa digunakan untuk menghubungkan  link yang satu dengan lainnya.

Ibaratnya, link ini merupakan jalan pintas yang membutuhkan internet agar bisa diakses. Manfaat yang bisa Anda dapatkan, pembaca mungkin akan terus mengklik tak hanya pada satu halaman saja. Sehingga traffic website Anda bisa semakin meningkat karena user lebih lama menjelajah.

2.       Absolute Address

Sama seperti relative address, jenis hyperlink juga membutuhkan koneksi internet agar bisa diakses. Banyak didapati di berbagai situs dalam internet yang mengatakan satu link dengan lainnya dalam satu website yang sama. Jenis ini bisa Anda aplikasikan untuk website perusahaan  dan ampuh untuk meningkatkan traffic pengunjung website.

Baca Juga :  Cara Menyembunyikan Judul Postingan Blog WordPress

Jenis hyperlink satu ini bisa dikatakan paling banyak digunakan, terutama dalam membuat section di berbagai dokumen instansi atau perusahaan. Jika Anda menggunakan link section, pengguna akan lebih mudah dalam hal pencarian.

Anda bisa  menemukan fitur ini di Microsoft excel, word, hingga power point. Tak hanya itu saja, hyperlink pun bisa digunakan untuk membuat kamus pribadi dengan cara melakukan tautan dengan berbagai istilah asing dalam satu dokumen.

Anda yang belum tahu bagaimana membuat hyperlink tak perlu khawatir, sebab caranya cukup mudah. Anda bisa membuatnya dengan memanfaatkan Microsoft Office. Adapun langkah yang harus dilakukan adalah memblok teks yang ada di Ms. Excel atau Word yang akan dihubungkan dengan file lainnya. Kemudian, pilih insert lalu pilih hyperlink.

Jika sudah, Anda akan diarahkan ke tampilan file manager, silahkan pilih file yang ingin ditautkan, lalu klik OK. Setelah itu, secara otomatis Anda sudah membuat hyperlink. Umumnya, pengguna Ms. Word sudah menguasai cara ini karena langkah-langkah yang harus dilakukan memang cukup mudah.

Pada intinya, hyperlink bisa membantu Anda dalam mengelola serta mengorganisir dokumen. Dengan begitu, resiko kehilangan file bisa diminimalisir karena sudah ditautkan dengan file lain sebelumnya.  Tentu pengelolaan ini sangat penting diketahui, apalagi untuk yang menyangkut pengelolaan keuangan.

Bagaimana? Sudah tahu kan perbedaan url dan hyperlink? Cukup mudah bukan untuk membedakannya? Selain fungsinya yang berbeda, baik url dan hyperlink juga sama-sama bermanfaat untuk membuat website lebih terorganisir dan terstruktur.