fbpx

Daftar Cloud Depa by Dewabiz - Dapatkan Saldo Gratis Secara Cuma Cuma!

Business

Mengenal Reseller Online, Keuntungan, Dan Resikonya

Yanti puspita

Reseller merupakan salah satu bisnis online yang fleksibel serta modalnya tergolong sangat kecil. Reseller itu berasal dari Inggris. “Re” artinya kembali, sedangkan “sell” artinya menjual. Artinya, reseller adalah orang yang menjual produk dari suppliers.

Bagaimana cara jualan reseller online, apa saja keuntungan dan tips menjadi reseller online? Anda dapat membaca artikel ini untuk mempelajari lebih lanjut tentang pentingnya menjadi reseller dan Anda bahkan dapat mencari keuntungan dari bisnis tersebut. 

Cara Jualan Reseller Online

Cara jualan reseller online adalah menjual barang yang dibeli dari supplier. Jadi pastikan Anda memilih barang yang berkualitas untuk memperoleh kepercayaan dari pelanggan tetap Anda.

Sebagai reseller, Anda dapat memasarkan produk Anda secara offline maupun online. Tanpa perlu berlama-lama lagi, berikut adalah beberapa cara jualan reseller online: 

·         Riset Dan Cari Supplier

Reseller diharuskan untuk meneliti dan menemukan produsen. Hal ini karena suppliers merupakan tempat reseller membeli produk untuk dijual kembali nantinya. Bisnis reseller tidak dapat berfungsi tanpa kerja sama dengan suppliers.

Bahkan, alangkah baiknya jika reseller mempunyai beberapa suppliers. Ini untuk berjaga-jaga jika suppliers kehabisan stok, masih ada supplier alternatif yang dapat Anda hubungi nantinya.  

·         Persiapkan Modal Untuk Membeli Produk Dari Supplier

Selain itu, pengecer harus mengalokasikan modal untuk membeli produk dari suppliers. Dalam hal ini tidak menutup kemungkinan adanya reseller yang memakai  sistem pre-order untuk terhindar dari resiko adanya kerugian. 

·         Memilih Produk Untuk Dijual Kembali

Secara umum, reseller menawarkan berbagai produk untuk ditawarkan dan nantinya dijual. Dalam toko reseller dapat menjual banyak barang seperti peralatan memasak dan dapur, barang-barang rumah tangga, serta aksesori rambut, dll. Dengan menawarkan banyak produk, calon konsumen dapat menemukan barang yang mereka butuhkan dari retailer. 

·         Mempunyai Toko Online Ataupun Offline Dalam Memasarkan Produk

Pengecer harus memiliki toko online atau offline untuk memasarkan produk. Selain itu, persaingan resellerpun saat ini cukuplah ketat. Oleh karena itu, retailer harus pintar-pintar menawarkan berbagai platform penjualan yang memudahkan berbelanja. Tempat jualan reseller online bisa berupa situs web, Facebook, dan lainnya. 

·         Mempromosikan Produk Secara Online Maupun Offline

Umumnya, retailer mempromosikan produk di media sosial seperti halnya Instagram, TikTok, Facebook, dll. Selain itu juga bisa dilakukan melalui penjualan langsung, mulut ke mulut atau cara yang lainnya.  

·         Perhatikan Kualitas Layanan Pelanggan

Reseller harus membangun hubungan yang baik dengan konsumen untuk membangun kepercayaan serta loyalitas konsumen. Dengan layanan konsumen yang berkualitas, reputasi merek reseller lebih kuat daripada pesaing. Hal ini meningkatkan kemungkinan bahwa konsumen akan kembali ke toko.

Setelah memahami cara jualan reseller online, pasti Anda juga penasaran dengan keuntungan menjadi reseller. Lihat uraiannya di bawah ini!  

Keuntungan Menjadi Reseller

Keuntungan menjadi reseller ialah tidak membutuhkan modal yang banyak. Anda dapat menentukan jumlah modal yang Anda butuhkan berdasarkan jenis serta jumlah produk yang Anda pilih. Jadi pekerjaan ini cocok untuk Anda yang memiliki modal yang tergolong terbatas.Berikut keuntungan menjadi reseller, simak secara lengkapnya di bawah ini:  

  • Modal kecil dan bisa Anda kelola sendiri. Reseller bebas menentukan jumlah modal yang ingin mereka keluarkan. Selain ingin memperkecil kerugian, retailer juga bisa membuka toko dengan penerapan metode pre-order (PO).  
  • Siapa pun bisa menjalankannya. Apakah Anda seorang pelajar, karyawan atau ibu rumah tangga, profesi seorang pengusaha tidak membutuhkan latar belakang khusus.
  • Fokus pada pemasaran produk. Karena mereka tidak fokus pada pengembangan produk, pemasar hanya fokus pada promosi produk. Baik online maupun offline.
  • Menjadi afiliasi. Reseller bisa menjadi pekerjaan sampingan yang fleksibel dan Anda bisa berjalan bebas dari mana saja.
  • Untuk mendapatkan keuntungan. Anda bisa mendapatkan uang dengan menjual kembali produk tersebut. 

Itulah beberapa keuntungan menjadi reseller. Namun, tidak bisa dipungkiri bahwa ide bisnis ini memiliki resiko yang sangat tidak menyenangkan. apa yang Anda pikirikan? Mari kita lihat ulasannya saja berikut ini. 

Resiko Menjadi Reseller

Saat menjadi reseller, ada resiko produk akan tidak laku. Akibatnya, hasil penjualan barang tidak maksimal bahkan bisa terjadi kerugian. Dalam hal ini, berikut adalah beberapa kerugian menjadi reseller:

  • Bersaing dengan kompetitor memang sulit. Pasalnya, banyak orang yang tertarik menjadi reseller.
  • Memiliki keuntungan yang kecil. Karena persaingan yang ketat, pengecer sering kali menurunkan harga produk untuk menarik pelanggan potensial. Akibatnya, keuntungan yang diperoleh pengecer berkurang.
  • Potensi kerugian tinggi. Tentunya jika produk tidak habis terjual tentun saja reseller berpotensi merugi.

Faktanya, menjadi reseller memiliki pro dan kontra. Namun, keuntungan menjadi reseller jauh lebih besar daripada resikonya. Jadi Anda tidak perlu takut untuk mencoba ide bisnis ini. Mari kita lihat bagaimana cara menjadi reseller online.  

Faktanya, menjadi reseller memiliki pro dan kontra. Namun, keuntungan menjadi reseller jauh lebih besar daripada resikonya. Jadi Anda tidak perlu takut untuk mencoba ide bisnis ini. Mari kita lihat bagaimana menjadi seorang reseller.  

Cara Menjadi Reseller

Memilih Produk

Sebisa mungkin menunjukkan produk yang banyak diminati. Carilah masalah umum dan sajikan produk Anda sebagai solusi untuk masalah tersebut. Tekankan bahwa produk Anda layak dibeli karena mempunyai nilai yang tinggi.  Melakukan riset produk untuk menentukan minat pasar dan potensi penjualan.

Gunakan berbagai alat seperti Google Trends, survei mandiri maupun Google Keyword Planner. 

Lakukan Riset Pasar

Tujuan riset pasar adalah untuk mengumpulkan dan menganalisis data yang Anda kumpulkan pada langkah sebelumnya. Tujuan dari riset pasar ialah untuk mengidentifikasi target pasar untuk mengukur tingkat pesaing. Sehingga reseller bisa memperoleh unique selling point (USP) yang akan membuat bisnis reseller Anda menjadi hebat.

Cari Supplier yang Tepat

Suppliers memainkan peran penting dalam menjadi pengecer. Karena kualitas produk Anda tergantung pada suppliers.Karena itu, cari penyedia yang aman, andal, dan mudah untuk diajak berkomunikasi. Jadi Anda tidak perlu khawatir tentang suppliers yang bertanggung jawab jika produknya berkendala. 

Pahami Informasi Produk

Sebagai seorang penjual, Anda perlu mengontrol produk lebih dari orang lain. Dapatkan informasi sebanyak mungkin tentang produk dari suppliers. Saat pelanggan bertanya, Anda harus siap memberikan informasi produk secara lugas dan jelas.

Dengan mengelola informasi barang, Anda dapat memperjelas keterangan produk mulai dari tampilan dan kegunaan, serta meyakinkan pelanggan mengapa mereka membutuhkan barang Anda tersebut.  

Tentukan Platform Berjualan

Menyediakan platform penjualan agar calon konsumen dapat dengan mudah membeli produk Anda tersebut. Bukan hanya satu, tapi usahakan menjadi beberapa program nantinya. Dengan cara ini, calon konsumen dapat mengakses toko Anda dari mana saja.

Agar lebih fleksibel, kami sarankan untuk membuat toko online dan situs web toko online dan bergabunglah dengan marketplace. Hal ini memungkinkan toko retail Anda melayani transaksi 24 jam sehari, namun tetap dapat Anda kelola dengan lebih mudah tentunya. 

Itulah pembahasan tentang cara jualan reseller online, keuntungan, dan resikonya yang dapat kami sampaikan untuk Anda semua. Semoga bemafaat dan selamat mecoba!

Baca Juga