fbpx

Langkah Mengamankan Website Agar Tidak Mengalami DDoS

Semakin canggihnya , semakin berkembang pula kejahatan terutama di dunia maya. Salah satunya yang paling akrab di telinga kita adalah . Sekarang website rentan dengan pencurian , peretasan dan virus. 

Tidak hanya website perusahaan yang memiliki pengamanan maksimal, website pribadi juga seringkali menjadi incaran hacker untuk meretas data pengguna. Baru saja terjadi mengenai website Pemprov DKI yang mengalami peretasan, sehingga informasi seputar covid bocor. 

Tidak hanya itu Anda juga sering mendengar website pemerintah diretas, dan menyebabkan sejumlah informasi kependudukan masyarakat Indonesia tersebar. Inilah pentingnya mengamankan website agar terhindar dari serangan malware, hacker dan kejahatan lainnya. 

Pengertian Serangan DDoS

Bagi Anda yang memiliki website dan memuat mengenai informasi penting. Wajib mengamankan website dari serangan DDoS. Namun, sebelum itu apa sih yang dinamakan serangan DDos?  Apakah ada hal yang dirugikan jika sebuah website terkena serangan DDoS?

DDoS sendiri merupakan kepanjangan dari Distributed Denial Service. Serangan DDoS merupakan kejahatan yang menyerang atau layanan dengan target memutus. Sehingga layanan tidak akan tersedia untuk menghandle request.

Tentunya ini akan sangat merugikan dikarenakan banyaknya spam. Maka dari itu penting bagi pengelola website untuk memiliki tips dan trik menghindari serangan DDos.  Apa saja sih tips dan triknya? yuk simak kelanjutannya. 

Langkah-Langkah Mengamankan Website dari Serangan DDoS 

Biasanya serangan DDoS memanfaatkan beberapa sistem sebagai sumber lintas serangan. Adapun yang dieksploitasi adalah dan perangkat lainnya. Akibatnya serangan DDos menyebabkan kemacetan, sehingga server akan berjalan sangat lama bahkan down. 

Beberapa langkah yang dapat diterapkan untuk mengamankan serangan DDoS antara lain:

Baca Juga :  Inilah Panduan Lengkap Cara Menambahkan Link di WordPress

1. Menginstall Pengaman

Anda bisa menginstal pengaman untuk melindungi website dari serangan DDoS. Adapun beberapa manajemen pengaman yang dapat diinstal antara lain firewall, network monitoring, , , anti spam, anti virus, anti malware, dan lainnya.

Semua itu amat sangat penting untuk mengidentifikasi kemungkinan terjadinya gangguan lalu lintas. Beberapa pengaman diatas menjamin website Anda akan terlindungi secara maksimal dan konsisten. Jadi Anda tidak terlalu was-was mengenai website.

2. Menambah Outsourcing

Cara kedua untuk mengamankan website adalah dengan menambah outsourcing. Beberapa layanan tambahan outsourcing melengkapi fiturnya dengan opsi mitigasi DDoS. Anda bisa mengakses mitigasi dan melindungi website sampai ke tahap lanjut.

Tentunya layanan yang didapatkan tidak gratis. Perlindungan tingkat lanjut dilakukan dengan cara menghitung besaran pembayaran per penggunaan. Sehingga semakin tinggi angka maka akan semakin tinggi tingkat perlindungan. 

3. Memblokir Port

Anda bisa melakukan pemblokiran terhadap port  yang sudah tidak digunakan. Dikarenakan por memang lebih mudah diserang. Maka dari itu sangat aman jika Anda memblokir port dan alamat IP nya jika Anda mencurigai sesuatu yang janggal. 

Semua itu dilakukan dengan cara antisipasi serangan DDoS. Jadi data Anda akan terlindungi dan tidak akan disalahgunakan oleh para peretas. Maka dari itu segera blokir port yang mati atau tidak digunakan dalam jangka waktu lama. 

4. Mengupdate Sistem

Perlu diketahui, bahwa mengupdate sistem berarti juga mengupdate segala fiturnya. Biasanya sistem yang baru memiliki tingkat keamanan dua kali lipat dibandingkan dengan sistem lama. Inilah pentingnya mengupdate sistem untuk memastikan keamanan tetap terjaga.

Lagipula, sistem yang tidak diupdate memiliki banyak celah untuk diretas. Hal ini disebabkan karena sistem keamanannya turut lemah. Oleh karena itu penting bagi Anda untuk mengupdate sistem agar website juga ikut aman. 

5. Menjajal Praktek Keamanan Jaringan

Langkah selanjutnya adalah dengan terus menjajal praktik keamanan. Ini merupakan salah satu antipasti paling penting, dikarenakan Anda tidak tahu kapan dan bagaimana kejahatan DDoS menyerang website Anda. Karena itulah latihan mengenai keamanan juga berfungsi untuk meminimalisir jika sewaktu-waktu munculnya serangan. 

Baca Juga :  Macam-Macam Ekstensi Domain yang Perlu Anda Ketahui

Anda bisa melakukan praktik keamanan secara rutin, dimulai dengan mengganti secara berkala. Usahakan sandi terus diganti untuk mensiasati serangan yang terjadi sewaktu-waktu. Kemudian Anda juga bisa menggunakan metode anti-phising dan firewall yang aman.

Dua metode tersebut memungkinkan sedikitnya lalu lintas yang akan digunakan diluar. Hal ini tidak hanya berfungsi untuk meminimalisir serangan DDoS namun juga berfungsi untuk meningkatkan keamanan. Sehingga pemilik website tidak perlu khawatir berlebihan. 

6. Memanfaatkan Cloud

Langkah selanjutnya untuk meminimalisir serangan DDoS adalah dengan memanfaatkan . Layanan cloud memiliki banyak keuntungan bagi yang menggunakannya. Sayangnya sangat sedikit orang yang tahu mengenai cara yang satu ini.

Layanan cloud memiliki banyak bandwidth dan resource yang lebih besar dari pada jaringan milik pribadi. Cloud dapat berfungsi untuk menyerap lalu lintas yang berbahaya sebelum mencapai tempat yang dituju. Dengan ini cloud juga berfungsi sebagai pelindung dan mencegah serangan yang masuk lewat lalu lintas. 

7. Memahami Tanda Peringatan

Anda perlu mengetahui tanda peringatan apa saja yang akan diberikan jika website diserang DDoS. Salah satu tanda yang paling ketara adalah lambatnya jaringan, koneksi yang tidak teratur dan penutupan website yang macet atau terputus. 

Bila Anda kerap menemui gejala atau tanda seperti diatas, dapat dipastikan bahwa website mengalami serangan. Terutama jika kinerja website kerap macet bahkan lebih parah. Maka Anda harus segera mengambil tindakan dengan cepat.

Itulah beberapa informasi seputar serangan DDoS.  Tentunya serangan apapun berbentuk kejahatan sangat mengganggu dan merugikan. Anda bisa menghentikan serangan DDoS dengan system checklist jika website terlanjur diserang. Semoga ulasan diatas membantu.