fbpx

5 Kekurangan Mengurus Server Sendiri, Yakin Mau Lanjut?

Meski harganya lebih murah, perlu Anda tahu bahwa ada beberapa kekurangan mengurus server sendiri. Service yang akan Anda peroleh juga pasti berbeda dibanding jika Anda memilih full managed server.

Yakin masih mau mengurus server sendiri?

Sebagai bahan pertimbangan, ini akan membahas beberapa kerugian dalam mengurus server sendiri.

Kekurangan Mengurus Server Sendiri

kekurangan mengurus server sendiri

Jika Anda memilih mengurus server sendiri terlebih untuk toko online dan bisnis, maka Anda akan berperan sebagai admin website, pemilik bisnis, sekaligus sistem administrator.

Tak mengherankan jika mengurus server sendiri akan menguras banyak waktu dan tenaga. 

Tak hanya itu, secara lebih lengkap, berikut beberapa kerugian yang harus Anda hadapi saat investasi server sendiri.

1. Biaya Murah Hanya di Awal Saja

Awalnya memang terlihat murah, tapi ini hanya di awal saja. Sebab, Anda membutuhkan banyak waktu dan tenaga untuk mengurusnya.

Jika diibaratkan dengan membangun rumah, unmanaged server ini seperti membangun rumah dari nol. Harganya memang lebih murah, tetapi prosesnya sangat panjang. Ada kemungkinan Anda juga perlu membayar biaya tambahan.

Berbeda dengan full managed server, di mana Anda seperti sudah memperoleh rumah layak huni. Anda hanya perlu mengeluarkan biaya untuk tanpa ada biaya lain. 

2. Memerlukan Banyak Konfigurasi

Jika di awal sudah dikatakan bahwa mengurus server sendiri berarti Anda menjalankan 3 peran sekaligus, itu tidaklah bercanda. Tak hanya di tahap awal saja, tanggung jawab Anda juga meliputi:

  • Menetapkan alamat IP;
  • Menginstal seperti Apache atau Nginx;
  • Menginstal Node.js;
  • Mengatur DNS;
  • Melakukan pemasangan framework PHP;
  • Mengelola database server menggunakan program MySQL.
Baca Juga :  Wordpress dan Sejarahnya

Dengan banyaknya tugas di atas, tentu menghabiskan banyak waktu. Anda perlu melakukan , instalasi, dan juga konfigurasi berkali-kali. 

Anda juga tidak tahu apakah website sudah benar-benar aman dan update atau belum. Jika ingin mengetahui hal ini, Anda perlu mengeceknya secara manual. Sungguh tidak worth it.

3. Tingginya Risiko Pengaturan Root Access

Saat mengelola server sendiri, Anda akan memiliki izin ke full root access. Hal ini memungkinkan Anda untuk melakukan kustomisasi seperti:

  • Melakukan perubahan pada sistem server;
  • Mengubah file;
  • Melakukan konfigurasi software;
  • Membatalkan atau memberikan akses ke server dari user;
  • Melakukan penginstalan software.

Sayangnya, kebebasan akses ke full root ini memiliki risiko yang tinggi. Jika ada satu saja command yang salah, maka seluruh server akan down

Jika ini terjadi, hanya Anda yang tahu bagaimana pengelolaan servernya. Penyedia layanan tidak bisa berbuat apa-apa.

4. Harus Sering Melakukan Backup Data

Anda harus sering melakukan backup saat memilih untuk mengurus server sendiri. Tidak hanya backup data website, tetapi juga backup data server. 

Jika keduanya tidak Anda lakukan, maka Anda akan kehilangan data pengaturan server atau data yang berasal website seperti data user, post, dan komentar.

Karena pengaturannya manual, Anda tidak akan memperoleh notifikasi yang mengingatkan Anda untuk melakukan backup. Untuk itu, sebaiknya Anda membuat jadwal sendiri untuk backup data. Waktu idealnya adalah seminggu sekali.

5. Harus Siap Memantau Performa Setiap Saat

Saat memutuskan untuk tidak menggunakan full managed service, mau tidak mau Anda harus memantau performa server sendiri. Anda dipaksa untuk memonitoring kondisi website dan setiap saat 24/7. 

Bagaimana jika performanya tidak dipantau? 

Baca Juga :  Cara Mudah Menarik Pelanggan dengan Bisnis OnlineĀ 

Jika tidak terpantau, maka Anda tidak akan pernah tahu kapan server sedang down, yang bisa berdampak buruk bagi website Anda.

Anda yang jago pemrograman dan paham bagaimana cara membuat server sendiri di laptop, mungkin bisa menangani semua hal di atas dengan baik. Namun, jika Anda masih awam, coba pikirkan kembali.

Mengurus server sendiri akan menghabiskan banyak waktu, tenaga, dan juga pikiran. Jika Anda belum siap, sebaiknya pilihlah layanan full managed server.

Sudah siap menanggung kekurangan mengurus server sendiri? Jika belum, sebaiknya pilih layanan full managed server dari DewaBiz. Biarkan kami yang mengelola server Anda dan Anda tinggal menikmati hasilnya.