fbpx

Cara Melihat Website Palsu, Perlu Kamu Waspadai Agar Tidak Tertipu!

Kehadiran kian mempermudah aktivitas manusia. Komunikasi yang dulunya membutuhkan waktu berhari-hari kini semakin praktis. Begitupun dengan penyebaran informasi. Ada berbagai media yang bisa dimanfaatkan, salah satunya melalui website.

Banyaknya web yang ada sekarang tak jarang membuat Bizzie mungkin mendapati kejadian tak mengenakkan. Salah satunya adalah penipuan dari web palsu. Lalu bagaimana sebenarnya cara melihat website palsu ini? Simak berikut sampai selesai ya.

Bahaya Scam Akibat Website Palsu

Sudah diketahui bersama jika tindakan penipuan bukanlah hal yang menguntungkan. Korban scam juga bisa mengalami kerugian besar jika tak segera sadar dan menindaklanjuti tindakan penipuan yang dialami. Saat ini, para scammer memiliki banyak cara untuk mengelabui korbannya.

Kejahatan siber seperti scam ini mengintai pengguna internet. Berbagai bahaya bisa ditimbulkan, seperti kehilangan uang, pencurian informasi pribadi, dan lain sebagainya. Penipuan ini kerap terjadi yang dimana penjahatanya mengelabui korban dengan membuat website yang serupa dengan versi resminya.

Bagaimana Cara Mengenalinya?

Tindakan merugikan ini tentunya sebisa mungkin dihindari sebab sangat merugikan. Lalu bagaimana cara melihat website palsu agar Bizzie bisa lebih waspada terhadap scam? Berikut ini cara mudah mengenali kredibilitas sebuah website:

1.  Perhatikan Tanda Gemboknya

Ketika mengunjungi sebuah website, Anda terlebih dahulu harus melihat keamanan situs tersebut. Biasanya, sebagian bear browser akan menampilkan simbol gembok yang terkunci di sebelah kiri alamat yang anda klik.

Apabila Anda mengkliknya lalu muncul tulisan “secure ” maupun keterangan lain yang menjelaskan maksud yang sama, maka bisa dipastikan bahwa situs tersebut aman. Tidak hanya informasi keamanan, simbol gembok terkunci ini juga biasanya memberikan informasi tambahan kepada Anda.

Baca Juga :  Beberapa Cara Mengatasi Troubleshooting Jaringan

Seperti misalnya cookies yang digunakan oleh pemilik webs, detail sertifikat, sampai pengaturan . Tentu ini menjadi salah satu pembeda dari situs scam yang mungkin mengincar Anda.

2.  Iklan yang Muncul Sangat Banyak

Cara melihat website palsu berikutnya adalah dengan memperhatikan kemunculan iklan pada situs tersebut. Apabila website yang Anda kunjungi menampilkan banyak sekali iklan, ini menjadi salah satu pertanda bahwa situs tersebut tidak kredibel dan bisa jadi palsu.

Kehadiran iklan yang banyak ini bahkan bisa menutupi seluruh halaman situs dan membuat Anda sebagai pengunjung tidak bisa membaca dengan baik informasi yang disajikan.

Beberapa iklan yang harus diwaspadai adalah ketika Anda diwajibkan untuk mengisi survey, mengarahkan Anda ke situs lain, ataupun gambar-gambar yang  tidak senonoh atau yang menjurus ke arah seksual.

3.  Perhatikan Tata Bahasa Website

Situs palsu atau scam biasanya menggunakan tata bahasa yang berantakan, frasa yang aneh, maupun ada beberapa kata yang hilang sehingga menimbulkan miss informasi. Jika mendapati website dengan kondisi tersebut, sebaiknya Anda tinggalkan secepatnya sebelum sesuatu yang tidak diinginkan terjadi.

Sama halnya jika website tersebut menggunakan Bahasa Inggris. Jika dinilai bahasa yang digunakan itu berantakan (bad English) atau maksudnya tidak diketahui, maka bisa disimpulkan jika situs tersebut tidaklah kredibel. Jadi, cara untuk melihat website palsu yang ketiga adalah dengan memperhatikan kalimat yang digunakan.

4.  Perhatikan URL Situs

Berikutnya cara yang terbilang mudah untuk mengecek kredibilitas sebuah situs adalah dengan mengecek url yang mereka gunakan. Anda bisa memulai dengan memperhatikan tag yang digunakan (HTTP atau ), nama , sampai top-level domain yang dipakai (.biz, .com, .co.id, atau .net).

Situs yang menggunakan tag Hypertext Transfer Protocol Secure (HTTPS) biasanya lebih terjamin kredibilitasnya. Mengapa? Karena dibandingkan tag HTTP, HTTPS lebih mampu menyediakan komunikasi terenkripsi serta otentikasi.

Meski demikian, Anda harus tetap memiliki kehati-hatian dengan memperhatikan tanda-tanda lainnya. Sebab, tah HTTPS pun tentu masih berpotensi menjadi situs scam. Sama halnya dengan nama domain, penjahat siber biasanya membuat web palsu dengan meniru beberapa situs resmi yang terkenal.

Baca Juga :  Apa itu Cloudflare dan Apa Saja Fungsinya?

Dengan menambahkan embel-embel lain seperti misalnya tanda hubung maupun simbol-simbol tertentu. Jadi, Anda harus tetap waspada jika mendapati situs yang hampir serupa dengan website terkenal namun diakhiri dengan nama domain yang sedikit berbeda.

5.  Lakukan Verifikasi dengan Menghubungi Situs yang Bersangkutan

Cara lain yang bisa dilakukan yakni dengan menghubungi situs yang dikunjungi secara langsung. Website yang kredibel dan terpercaya biasanya akan mencantumkan kontak person jika ada yang ingin dikonsultasikan. Kontak ini bisa berupa alamat email, ataupun nomor telepon kantor.

Kritik dan saran juga bisa Bizzie berikan pada website yang mencantumkan kontak di halamannya. Jadi, tak perlu khawatir jika masih ragu apakah website yang dikunjungi ini termasuk scam atau bukan.

6.  Manfaatkan Layanan Laporan Transparansi Google

Berikutnya ada layanan transparansi melalui Google Safe Browsing yang bisa diakses di situs Google Transparency Report. Pada situs ini, Google akan menyediakan informasi terkait hasil identifikasi kemana situs yang Bizzie kunjungi. Tak usah khawatir, sebab situs ini bisa mengecek website di seluruh dunia.

Cara ngeceknya pun cukup mudah, berikut caranya:

·         Buka situs Google Transparency Report

·         Salin url yang ingin Anda cek

·         Klik oke

·         Lalu beberapa saat kemudian akan muncul status terupdate mengenai situs tersebut. Jika tergolong website yang aman, maka tulisan yang muncul adalah “no unsafe content found”

Bagaimana? Cukup mudah bukan cara melihat website palsu di Google. Cara diatas perlu Anda ketahui agar bisa lebih berhati-hati terhadap tindakan kejahatan siber yang marak terjadi sekarang ini. Sekian, semoga membantu ya.