fbpx

Cara Kerja VPS, Pengertian, dan Tips Memilihnya

VPS adalah opsi terbaik jika Anda belum membutuhkan server, tapi server selalu penuh. Layanan ini cukup populer untuk penggunaan pribadi di mana seluruh resource, hanya satu orang yang menggunakannya. Lantas, bagaimana cara VPS?

Sebelumnya, Anda mungkin sudah tahu jika tersedia dalam berbagai layanan, di antaranya:

  1. Shared Hosting,
  2. Hosting,
  3. Dedicated Hosting, dan
  4. VPS Hosting

Namun, ulasan kali ini hanya akan membahas VPS dan bagaimana layanan ini bekerja.

Mengenal Apa Itu VPS

Cara Kerja VPS

VPS merupakan solusi hosting yang paling aman dan stabil daripada tipe hosting lainnya. Salah satu alasannya adalah karena salah satu komputasi ini tidak memakai ruang server yang dedicated. 

Karena itulah, banyak yang menggunakan VPS karena pelayanan dan fiturnya yang lebih memuaskan. 

Umumnya, bisnis yang memilih VPS adalah bisnis yang memiliki traffic padat sampai-sampai shared hosting sudah kurang optimal. Namun, perusahan tersebut juga masih belum membutuhkan dedicated hosting. 

Hal ini juga menunjukkan bahwa prioritas pemakaian VPS berada di antara shared hosting dan dedicated hosting. 

Bagaimana Cara Kerja VPS?

gambar cara kerja vps

Karena ini merupakan potongan dari dedicated server, cara kerjanya pun tidak jauh berbeda dengan dedicated server. Inilah yang membuat VPS tetap menjadi alternatif yang baik selain dedicated server

Bagaimana cara kerja VPS?

Alur kerjanya berawal dari sebuah server komputer yang sudah terprogram secara virtual. Komputer ini merupakan tempat untuk menyimpan database dan file yang berhubungan langsung dengan .

Lebih jelasnya, cara kerja VPS adalah sebagai berikut:

  1. Visitor mengunjungi web
  2. Selanjutnya, browser mengirimkan permintaan ke server.
  3. Server melakukan transfer file sesuai dengan perintah user dari browser ke pengunjung melewati komputer.
  4. VPS baru akan bekerja dengan cara menerima dan mengirim sebuah layanan. 
Baca Juga :  Cara Membuat Blog Berbahasa Inggris Paling Mudah dan Cepat

Pada tahap ini, VPS yang terhubung ke server akan memberi respon dan juga memberi file sesuai permintaan pengguna melewati jaringan internet. 

Secara lebih sederhana, VPS akan bertugas untuk menerima dan mengirim layanan kepada para penggunanya. 

Masih belum terbayang? 

Anda bisa menyimak gambar cara kerja VPS di atas agar lebih jelas.

Kapan Sebaiknya Memakai VPS?

kelebihan VPS

Lalu, kapan sebaiknya Anda beralih menggunakan VPS? Waktu yang tepat untuk menggunakan VPS hosting adalah sebagai berikut:

  1. Ketika server dan website memerlukan layanan lebih dari sekadar shared hosting. Biasanya ini terjadi karena website sering down akibat lonjakan lalu lintas kunjungan.
  2. Saat server dan website membutuhkan keleluasaan dalam manajemen server lebih dari sekedar shared hosting.
  3. Apabila server dan website memerlukan fleksibilitas pada resource, 

Namun, kenapa harus VPS, alih-alih langsung menggunakan dedicated hosting? 

Jika bisnis Anda masih dalam kategori kategori kelas menengah, tetapi memiliki lalu lintas yang padat, pemilihan VPS tentu saja akan lebih masuk akal. Sebab, dedicated hosting memiliki harga yang sangat tinggi.

Meskipun fasilitas dedicated server sangat memadai, tetapi umumnya jenis layanan ini hanya untuk perusahaan skala besar atau bahkan untuk sektor pemerintahan.

Satu hal yang harus Anda ingat, pastikan jenis VPS yang Anda pilih memiliki kapasitas resource besar dan performa yang baik. Perhatikan juga segi harga, kinerja, performa, dan apa saja dukungannya sebelum benar-benar berlangganan.

Dengan begitu, cara kerja VPS akan jauh lebih maksimal dengan berbagai layanan yang lebih oke dari shared hosting. Jadi, bagaimana? Setelah mengetahui bagaimana cara kerja VPS, apakah sudah saatnya server dan website Anda ke VPS? Jangan lupa upgrade VPS Anda hanya di dewaBiz yang sudah pasti kualitasnya.

Baca Juga :  Cara Menginstal Wordpress via cPanel