fbpx

Daftar Cloud Depa by Dewabiz - Dapatkan Saldo Gratis Secara Cuma Cuma!

General

Apa Itu User Experience dan Kriteria UX yang Ideal

Yodik Prastya

Berbagai macam produk digital belakangan ini semakin memperhatikan pentingnya pengalaman pengguna (User Experience) yang baik. Lihat saja pada aplikasi smartphone, software komputer hingga halaman web dan blog yang kini lebih mengutamakan kenyamanan dengan mengoptimalkan kepuasan pengguna. Lantas apa itu User Experience (UX) ini?

Apa Itu User Experience dan Apa Tujuannya?

Untuk menjawab pertanyaan apa itu user experience, maka Anda bisa mengingat kembali bagaimana pengalaman Anda saat menggunakan produk digital favorit sehari-hari.

Coba Anda nilai sendiri, apakah menggunakan aplikasi di handphone Anda terasa praktis? Apakah tampilan situs yang Anda kunjungi memudahkan Anda?

Nah, User Experience (UX) adalah pengalaman yang dirasakan pengguna saat berinteraksi atau mengakses sistem.

Semakin mudah pengguna menggunakan fitur dan layanan dari sebuah aplikasi atau halaman web, maka semakin baik pula UX yang diterapkan. UX yang baik akan memudahkan pengguna dalam mendapatkan apa yang ingin mereka lakukan atau yang ingin mereka dapatkan. 

Aspek dari UX yang baik ini bisa saja beragam sesuai dengan bagaimana ia akan diimplementasikan. Umumnya, nilai UX yang baik didapatkan dari desain tampilan yang ramah pengguna (user friendly), berbagai elemen UI yang responsif, navigasi yang jelas dan sebagainya.

Intinya, UX yang baik akan memuaskan pengguna karena memudahkan mereka dalam mendapatkan apa yang diinginkan.

Seperti Apa Itu User Experience yang Baik?

Jika Anda memiliki salah satu dari produk digital, entah itu website, blog atau bahkan aplikasi, sudah seharusnya merancang pengalaman pengguna sebaik mungkin.

Jelas agar produk Anda tidak ditinggalkan oleh pengguna. Untuk itu. berikut ini beberapa kriteria dari produk digital yang memiliki UX yang baik:

Dapat Digunakan (Usable)

Elemen UX yang dipilih harus memiliki tingkat kemudahan penggunaan yang baik. Dengan kata lain, pengguna awam pun bisa langsung menggunakannya tanpa harus belajar dulu atau bertanya-tanya kepada orang lain. Sebut saja Google yang sudah bisa langsung digunakan cukup dengan mendikte atau mengetik di kolom pencariannya, membuktikan betapa mudahnya untuk digunakan.  

Menyesuaikan (Equitable)

UX yang baik juga tak hanya bergantung pada salah satu fitur saja untuk dapat memberikan layanan terbaik kepada pengguna. Misalnya, Google Map yang dapat memandu dengan suara apabila pengguna sedang tidak dapat melihat ke layar tampilan aplikasi.

Hal ini menjelaskan bahwa aplikasi tetap dapat digunakan terlepas dari batasan tertentu, seperti latar belakang, jenis kelamin, ras maupun kemampuan spesifik.

Kenyamanan (Enjoyble)

Hal berikutnya yang juga mempengaruhi nilai UX adalah kenyamanan pengguna saat mengakses produk atau layanan digital.

Hal ini dapat dicapai apabila UX dapat memberikan apa yang diharapkan oleh pengguna. Contoh dari aspek ini adalah rekomendasi hasil penelusuran video YouTube saat kita mencari video tertentu.

Bermanfaat (Useful)

Apalah artinya menampilkan sesuatu di UI jika jelas-jelas tidak ada manfaatnya? Justru ini bisa menjadi beban yang kemudian membuat UI jadi tidak responsif.

Dalam hal ini, elemen UI harus memuat hal-hal yang ada kegunaannya bagi pengguna, mulai dari tombol hingga ikon lainnya.

Nah, untuk mencapai pengalaman pengguna yang baik, ada beberapa tips yang bisa coba Anda terapkan. Berikut ini di antaranya:

  • Hindari sering mengubah-ubah tampilan yang justru memaksa pengguna harus beradaptasi dan mempelajari kembali UI 
  • Pertimbangkan desain minimalis, responsif dan konsisten (saat diakses dari desktop maupun mobile) 
  • Kenali lebih jauh pengguna Anda, analisa keinginan dan kebutuhan audiens
  • Pastikan struktur navigasi dan berbagai elemen penting lainnya jadi sejelas mungkin

Akhir Kata

Setelah membaca tentang penjelasan apa itu User Experience dan beberapa kriterianya, Anda pastinya sudah memiliki gambaran bukan tentang pentingnya UX.

Ya, UX yang baik dapat meningkatkan peluang pengguna untuk lebih betah dan kembali menggunakannya lagi dan lagi. Pengguna yang terpuaskan juga akan senang hati merekomendasikan kepada orang lain. 

Baca Juga